Menu

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Tak Hanya Jalan dan Rumah, TMMD Polman Sentuh Fasilitas Ibadah Puasa Pertama Jauh dari Keluarga, Prada Farizaldi Tetap Semangat Bertugas di TMMD Polman Gelar Musrenbang 2026, Bupati: Prioritaskan Program Berbasis Data dan Kebutuhan Mendesak Hari ke-15 TMMD Kodim 1402/Polman, Rabat Beton Capai 58 Persen Safari Ramadan di Majene, Gubernur Sulbar Bersama Staf Ahli PKK Bagikan 1.000 Paket dan Sampaikan Alokasikan Rp50 Miliar untuk Pembangunan Gubernur Suhardi Duka Turun Tangan, Harga Bawang dan Telur di Pasar Murah Majene Dibuat Lebih Terjangkau

Advertorial

Polman Gelar Musrenbang 2026, Bupati: Prioritaskan Program Berbasis Data dan Kebutuhan Mendesak

badge-check


					Polman Gelar Musrenbang 2026, Bupati: Prioritaskan Program Berbasis Data dan Kebutuhan Mendesak Perbesar

POLEWALI MANDAR – Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh empat kecamatan, yakni Kecamatan Luyo, Campalagian, Tutar, dan Wonomulyo.

Dalam sambutannya, Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud, menegaskan bahwa Musrenbang merupakan forum partisipatif yang sangat strategis dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah di masa depan.

Namun, Ia tidak menampik adanya tantangan serius terkait kondisi ekonomi dan keterbatasan keuangan daerah.

“Tentu Musrenbang ini adalah forum yang sangat baik dan partisipatif untuk menentukan arah kebijakan pembangunan daerah mendatang. Meski begitu, kita harus mengakui adanya tantangan serius akibat keterbatasan aspek ekonomi dan keuangan daerah yang sangat terbatas,” ujar Samsul Mahmud.

Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, namun tetap menjadi perhatian utama.

Samsul Mahmud mengungkapkan bahwa pemerintah akan terus berupaya agar perbaikan jalan di wilayah Polman masuk dalam skala prioritas tahun ini.

Selain infrastruktur, sektor kesehatan juga menjadi beban sekaligus komitmen besar bagi pemerintah daerah. Polman tercatat sebagai satu-satunya kabupaten di Sulawesi Barat yang konsisten membiayai kesehatan masyarakat secara mandiri.

“Cuma Polman di Sulbar yang membiayai kesehatan masyarakat dengan program Universal Health Coverage (UHC), yang tentunya membutuhkan biaya cukup besar, yakni sekitar 40 miliar rupiah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Samsul Mahmud menekankan agar setiap usulan program dari tingkat kecamatan harus selaras dengan kebijakan di tingkat provinsi maupun nasional. Ia meminta agar perencanaan ke depan dilakukan secara cermat dengan mengacu pada dua hal.

Pertama, perencanaan berbasis data dengan memastikan program tepat sasaran.
Kedua, kebutuhan mendesak dengan mendahulukan aspirasi yang berdampak langsung pada masyarakat.

Sebagai penutup, ia berharap agar seluruh aparatur pemerintah tetap mengedepankan pelayanan kepada masyarakat. Ia mengajak semua pihak untuk bersatu demi membangun Polewali Mandar yang lebih baik di masa yang akan datang. (*)

Facebook Comments Box

Read More

Tak Hanya Jalan dan Rumah, TMMD Polman Sentuh Fasilitas Ibadah

26 February 2026 - 08:43 WIT

Puasa Pertama Jauh dari Keluarga, Prada Farizaldi Tetap Semangat Bertugas di TMMD

26 February 2026 - 06:02 WIT

Hari ke-15 TMMD Kodim 1402/Polman, Rabat Beton Capai 58 Persen

25 February 2026 - 21:23 WIT

Safari Ramadan di Majene, Gubernur Sulbar Bersama Staf Ahli PKK Bagikan 1.000 Paket dan Sampaikan Alokasikan Rp50 Miliar untuk Pembangunan

25 February 2026 - 20:55 WIT

Gubernur Suhardi Duka Turun Tangan, Harga Bawang dan Telur di Pasar Murah Majene Dibuat Lebih Terjangkau

25 February 2026 - 20:28 WIT

Trending on Advertorial