Menu

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Bupati Polman: Setelah Puskesmas, Kerja Sama Perbankan Akan Menyasar Seluruh Rumah Sakit Pemprov Sulbar Optimalkan MTQ XI sebagai Ajang Promosi Produk Unggulan Daerah Pemkab Polman Cairkan Gaji ke-13 Senilai Rp35,2 Miliar 72,75% Responden Nilai Suhardi Duka Berhasil Tunaikan Janji Kampanye, 78% Sebut Sulbar Lebih Baik SDK Lantik Rektor UNSUMA: Perguruan Tinggi Wajib Jawab Kebutuhan Dunia Kerja Gubernur Sulbar Sambut Kepala BKN RI, Suasana Akrab Warnai Silaturahmi

Advertorial

Gubernur Suhardi Duka Turun Tangan, Harga Bawang dan Telur di Pasar Murah Majene Dibuat Lebih Terjangkau

badge-check


					Gubernur Suhardi Duka Turun Tangan, Harga Bawang dan Telur di Pasar Murah Majene Dibuat Lebih Terjangkau Perbesar

Majene – Setelah mengunjungi pabrik es di Palipi, Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, meninjau langsung pelaksanaan pasar murah yang digelar di halaman Masjid Jami’ Baiturrafiah, Lingkungan Cambа, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Rabu, 25 Februari 2026.

Kegiatan pasar murah ini merupakan langkah strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang dan selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama bulan puasa.

Kehadiran Gubernur Sulbar disambut antusias warga, khususnya para ibu rumah tangga yang memadati lokasi kegiatan. Pasalnya, sejumlah harga komoditas pangan yang telah disubsidi langsung diturunkan atas instruksi Gubernur untuk meringankan beban masyarakat.

Di hadapan warga, Suhardi Duka melakukan komunikasi langsung dengan warga yang hadir dan menegaskan bahwa pasar murah digelar sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan pokok masyarakat.

“Pasar murah ini bagian dari upaya pemerintah membantu masyarakat. Biasanya paket dijual Rp50 ribu, sekarang hanya Rp30 ribu. Namun pembelian dibatasi agar semua warga bisa merasakan manfaatnya,” ujar Suhardi Duka.

Berbagai kebutuhan pokok tersedia dalam kegiatan tersebut, antara lain beras, telur, gula pasir, bawang merah, bawang putih, hingga ikan segar. Program ini diharapkan mampu menjaga kestabilan harga di pasar sekaligus menekan potensi inflasi selama Ramadhan.

Gubernur Suhardi Duka juga melakukan penyesuaian harga langsung di lokasi setelah berdialog dengan pedagang dan panitia pelaksana. Beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga antara lain:

Bawang putih dari Rp37.000 (harga subsidi) menjadi Rp30.000 per kilogram, Bawang merah dari Rp35.000 (harga subsidi menjadi Rp30.000 per kilogram, Telur dari Rp53.000 (harga subsidi) menjadi Rp50.000 per rak, Ikan layang dari Rp35.000 (harga subsidi) menjadi Rp30.000 per kilogram.

Menurut SDK, langkah ini penting untuk memastikan harga pangan tetap terkendali di tengah meningkatnya permintaan masyarakat saat bulan puasa.

“Silakan masyarakat memanfaatkan pasar murah ini dengan baik. Tujuannya untuk membantu kebutuhan rumah tangga sekaligus menjaga stabilitas harga agar inflasi tidak meningkat,” tambahnya.

Peninjauan pasar murah tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Kapolda, Bupati Majene, Ketua Pengadilan, serta sejumlah pejabat daerah yang ikut memastikan pelaksanaan program berjalan lancar dan tepat sasaran. (Rls)

Facebook Comments Box

Read More

Bupati Polman: Setelah Puskesmas, Kerja Sama Perbankan Akan Menyasar Seluruh Rumah Sakit

9 June 2026 - 21:13 WIT

Pemprov Sulbar Optimalkan MTQ XI sebagai Ajang Promosi Produk Unggulan Daerah

9 June 2026 - 21:07 WIT

Pemkab Polman Cairkan Gaji ke-13 Senilai Rp35,2 Miliar

5 June 2026 - 22:17 WIT

72,75% Responden Nilai Suhardi Duka Berhasil Tunaikan Janji Kampanye, 78% Sebut Sulbar Lebih Baik

5 June 2026 - 22:10 WIT

SDK Lantik Rektor UNSUMA: Perguruan Tinggi Wajib Jawab Kebutuhan Dunia Kerja

5 June 2026 - 21:57 WIT

Trending on Advertorial