Menu

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Bupati Polman Lantik Anggota BPD PAW dari Dua Desa, Tekankan Peran Strategis dalam Pengawasan dan Aspirasi Masyarakat Persiapkan MTQ Tingkat Provinsi 2026, Biro Pemkesra Setda Sulbar Matangkan Koordinasi Teknis KominfoSS Sulbar Perkuat Strategi Komunikasi Publik dan Targetkan Kinerja Lebih Optimal HUT ke-23 Pasangkayu, Suhardi Duka Tekankan Optimisme di Tengah Tantangan Global Festival Jiwa Wastra Dibuka, Pemprov Sulbar Perkuat Strategi Pengembangan Tenun Hadiri Paripurna DPRD Sulbar, Sekprov: Kita Terima Rekomendasi untuk Ditindaklanjuti

Daerah

Petani di Limboro Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati, Polisi Lakukan Olah TKP

badge-check


					Petani di Limboro Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati, Polisi Lakukan Olah TKP Perbesar

POLMAN — Personel Polres Polewali Mandar bersama Polsek Tinambung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) penemuan seorang warga yang diduga meninggal dunia akibat bunuh diri di Desa Renggeang, Kecamatan Limboro, Kabupaten Polewali Mandar, Jumat (6/3/2026).

Korban diketahui bernama Abdul Rahman alias Pua Ke’mang (59), seorang petani yang berdomisili di Dusun Renggeang, Desa Renggeang, Kecamatan Limboro.

Berdasarkan keterangan keluarga, pada Kamis malam (5/3/2026) sekitar pukul 22.00 WITA korban masih berada di rumah dan beraktivitas seperti biasa.

Namun saat itu korban sempat mengeluhkan kepada anaknya, Rahmadi, bahwa tubuhnya terasa panas dan mengalami sesak napas.

Sekitar pukul 23.00 WITA korban kemudian keluar dari rumah. Hingga pukul 01.00 WITA dini hari, korban tidak kunjung kembali sehingga keluarga merasa khawatir dan berinisiatif melakukan pencarian di sekitar rumah hingga ke kebun yang biasa digarap korban.

Namun hingga sekitar pukul 05.00 WITA korban belum ditemukan.
Sekitar pukul 07.30 WITA, Rahmadi menerima informasi dari warga bernama Suhardi bahwa korban telah ditemukan oleh seorang warga bernama Johora dalam kondisi tergantung di pohon jati menggunakan tali nilon berwarna merah.

Rahmadi kemudian menuju lokasi kejadian dan mendapati korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa dengan posisi kaki sekitar satu meter dari permukaan tanah. Bersama warga sekitar, korban kemudian diturunkan dan dibawa ke rumah duka.

Kasat Reskrim Polres Polewali Mandar AKP Budi Adi, S.H., S.Sos., M.H. mengatakan pihaknya telah melakukan olah TKP untuk memastikan kejadian tersebut.
“Personel Sat Reskrim bersama piket fungsi langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengamankan beberapa barang bukti yang ditemukan di sekitar tempat kejadian,” ujarnya.

Barang bukti yang diamankan di antaranya satu lembar sarung batik, pakaian dalam, serta tali nilon berwarna merah sepanjang kurang lebih 4,70 meter yang diduga digunakan korban.

“Dari hasil pemeriksaan awal, korban ditemukan mengalami luka memar pada bagian leher akibat bekas lilitan tali,” jelasnya.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Renggeang Brigpol Alamsyah Saputra juga turut hadir menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta mengikuti rangkaian prosesi pemakaman.

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban dengan membuat surat pernyataan resmi.

 

Facebook Comments Box

Read More

Bupati Polman Lantik Anggota BPD PAW dari Dua Desa, Tekankan Peran Strategis dalam Pengawasan dan Aspirasi Masyarakat

21 April 2026 - 13:16 WIT

Pemda Polman Pegang Kendali Irigasi Tersier, Sektor Pertanian Digenjot

15 April 2026 - 23:10 WIT

Kasus Penipuan Oknum ASN Pemprov Sulbar Masuki Tahap Penuntutan

14 April 2026 - 16:17 WIT

Bupati Polman Kunjungi Korban Kebakaran di Desa Buku, Serahkan Bantuan Pribadi

14 April 2026 - 11:46 WIT

Dukung Syiar Islam, Bupati Samsul Mahmud Bantu 16 Kafilah MTQ XI di Polman

12 April 2026 - 23:51 WIT

Trending on Advertorial