Menu

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Soroti Kedisiplinan ASN, Junda Maulana Beberkan PR Sulbar: Kemiskinan 10,18%, IPM di Bawah Nasional, Stunting hingga Infrastruktur Sekda Sulbar Buka MPLS Sekolah Rakyat, Tekankan Karakter dan Kemandirian Siswa Suardi S.IP Siap Bertarung di Pilkades, Bawa Gagasan Desa Maju, Lagi-agi Lebih Baik Sekda Sulbar Tegur Keras ASN: Disiplin Bukan Hanya Datang dan Pulang, Tapi Kinerja untuk Rakyat Komitmen Gubernur SDK Perluas Kuota Beasiswa Sulbar Dari 203 Jadi 524, Tahun Kedua Capai 1.040 Penerima Manfaat Disambut Hangat Diaspora, SDK Apresiasi Kekompakan Masyarakat Mandar di Jabodetabek-Banten

Advertorial

Pemprov Sulbar Hadiri Rakor Integrasi Data SIGIZI–PASTIPADU untuk Percepat Penanganan Stunting

badge-check


					Pemprov Sulbar Hadiri Rakor Integrasi Data SIGIZI–PASTIPADU untuk Percepat Penanganan Stunting Perbesar

Jakarta Selatan – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Teknis Integrasi Data Sistem Informasi Gizi (SIGIZI) dengan Dashboard PASTIPADU dalam rangka penguatan penanganan stunting, yang dilaksanakan di Gedung Adhyatma, Kementerian Kesehatan RI, Jakarta Selatan, Selasa (14/4/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis dalam memperkuat koordinasi lintas sektor serta integrasi data berbasis digital guna meningkatkan efektivitas pengambilan kebijakan penanganan stunting di daerah. Integrasi SIGIZI dengan Dashboard PASTIPADU diharapkan mampu menghadirkan data yang lebih akurat, real-time, dan terintegrasi dari tingkat puskesmas hingga pemerintah daerah.

Kehadiran Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam forum nasional ini juga sejalan dengan visi Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera yang digagas oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, khususnya dalam upaya percepatan penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem melalui Gerakan PASTI PADU.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, bersama Kepala Bidang Kesehatan Primer dan Komunitas, Putri Anindy.

“Kehadiran ini menegaskan komitmen kuat Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam mendukung kebijakan nasional berbasis data untuk peningkatan kualitas kesehatan masyarakat,” kata dr. Nursyamsi.

Dalam rakor ini dibahas berbagai aspek penting terkait integrasi data, mulai dari penguatan sistem pelaporan gizi, sinkronisasi indikator stunting, hingga pemanfaatan dashboard sebagai alat monitoring dan evaluasi kinerja program di tingkat daerah. Selain itu, forum ini juga menyoroti pentingnya kolaborasi antar lembaga dalam memastikan data yang dihasilkan dapat menjadi dasar intervensi yang tepat sasaran.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dapat semakin mengoptimalkan pemanfaatan data dalam perencanaan dan pelaksanaan program penanganan stunting. Dengan sistem yang terintegrasi dan koordinasi yang kuat, upaya percepatan penurunan stunting di Sulawesi Barat diharapkan dapat berjalan lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan. (Rls)

Facebook Comments Box

Read More

Soroti Kedisiplinan ASN, Junda Maulana Beberkan PR Sulbar: Kemiskinan 10,18%, IPM di Bawah Nasional, Stunting hingga Infrastruktur

8 September 2026 - 12:50 WIT

Sekda Sulbar Buka MPLS Sekolah Rakyat, Tekankan Karakter dan Kemandirian Siswa

8 September 2026 - 12:46 WIT

Sekda Sulbar Tegur Keras ASN: Disiplin Bukan Hanya Datang dan Pulang, Tapi Kinerja untuk Rakyat

7 September 2026 - 22:09 WIT

Komitmen Gubernur SDK Perluas Kuota Beasiswa Sulbar Dari 203 Jadi 524, Tahun Kedua Capai 1.040 Penerima Manfaat

7 September 2026 - 14:00 WIT

Disambut Hangat Diaspora, SDK Apresiasi Kekompakan Masyarakat Mandar di Jabodetabek-Banten

5 September 2026 - 21:43 WIT

Trending on Advertorial