Menu ✖

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Gubernur Suhardi Duka Harap Media Siber Bantu Masyarakat Pilah Informasi dan Tangkal Hoaks Gubernur Suhardi Duka Terima Manager PLN UP2K Sulbar, Bahas Percepatan Lisdes dan Peningkatan Elektrifikasi Sulbar Pemprov Sulbar Launching SIPAINGARANG, Kerja Humas OPD Kini Tak Sekadar Posting Berita HMI Mamuju Demo SPBU Simbuang, Soroti Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi 232 Pejabat Polman Dimutasi, Bupati Samsul: Jangan Hanya Duduk di Kursi Dingin Junda Maulana Uji Calon Dekan Fakultas Pertanian dan Kehutanan Unsulbar dengan Isu Hilirisasi hingga Deforestasi

Advertorial

Pelatihan UMKM di Mamuju: Gubernur Sulbar Minta Pelaku Usaha Punya Integritas dan Daya Juang Tinggi

badge-check


					Pelatihan UMKM di Mamuju: Gubernur Sulbar Minta Pelaku Usaha Punya Integritas dan Daya Juang Tinggi Perbesar

Mamuju — Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK) menutup kegiatan Pelatihan UMKM hasil kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan Bank BTN Cabang Mamuju, yang digelar di Ballroom Andi Depu, Lantai 3 Kantor Gubernur Sulawesi Barat. Rabu 22 April 2026.

Kegiatan ini dihadiri sekitar 300 peserta yang merupakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari enam kabupaten di Sulawesi Barat. Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar lebih kompetitif dan mampu berkembang di tengah tantangan ekonomi.

Example 728x250

Dalam sambutannya, Gubernur Suhardi Duka memberikan motivasi kepada para peserta agar terus bersemangat dalam menjalankan usaha. Ia menegaskan bahwa pelaku usaha harus memiliki integritas, menjaga kepercayaan, serta memiliki daya juang tinggi dan tidak mudah menyerah.

“Seorang pengusaha harus konsisten, berintegritas, dan mampu menjaga kepercayaan. Selain itu, semangat juang menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan usaha,” kata Suhardi Duka.

Gubernur juga menyampaikan harapannya agar sektor UMKM ke depan mampu menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah. Ia menargetkan kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sulawesi Barat dapat mencapai minimal 25 persen.

Lebih lanjut, ia meminta para pelaku UMKM untuk lebih jeli dalam menangkap peluang usaha, khususnya dengan memanfaatkan potensi lokal yang melimpah di Sulawesi Barat. Komoditas seperti pisang dan kakao disebut memiliki nilai ekonomi tinggi jika diolah dengan baik.

“Sulawesi Barat memiliki sumber daya yang luar biasa. Tinggal bagaimana kita mengolahnya agar memiliki nilai tambah dan daya saing di pasar,” Ujarnya.

Selain itu, Gubernur SDK juga menyinggung dukungan pemerintah pusat terhadap dunia usaha, termasuk kemudahan akses pembiayaan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dapat dimanfaatkan hingga Rp500 juta.

Ia turut mengimbau pemerintah kabupaten untuk mempermudah proses perizinan usaha bagi masyarakat, serta tidak membebani pelaku UMKM kecil dengan pungutan pajak.

Di sisi lain, SDK mengingatkan para pelaku UMKM agar tetap memperhatikan ketertiban umum dalam menjalankan usaha, termasuk tidak membuka lapak di bahu jalan yang dapat mengganggu pengguna jalan.

Melalui pelatihan ini, diharapkan pelaku UMKM di Sulawesi Barat semakin berkembang dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah. (Rls)

Facebook Comments Box

Read More

Gubernur Suhardi Duka Harap Media Siber Bantu Masyarakat Pilah Informasi dan Tangkal Hoaks

9 October 2026 - 09:18 WIT

Gubernur Suhardi Duka Terima Manager PLN UP2K Sulbar, Bahas Percepatan Lisdes dan Peningkatan Elektrifikasi Sulbar

9 October 2026 - 09:13 WIT

Pemprov Sulbar Launching SIPAINGARANG, Kerja Humas OPD Kini Tak Sekadar Posting Berita

9 October 2026 - 06:03 WIT

HMI Mamuju Demo SPBU Simbuang, Soroti Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi

8 October 2026 - 21:17 WIT

232 Pejabat Polman Dimutasi, Bupati Samsul: Jangan Hanya Duduk di Kursi Dingin

8 October 2026 - 10:12 WIT

Trending on Advertorial