Menu

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Bupati Polman: Setelah Puskesmas, Kerja Sama Perbankan Akan Menyasar Seluruh Rumah Sakit Pemprov Sulbar Optimalkan MTQ XI sebagai Ajang Promosi Produk Unggulan Daerah Pemkab Polman Cairkan Gaji ke-13 Senilai Rp35,2 Miliar 72,75% Responden Nilai Suhardi Duka Berhasil Tunaikan Janji Kampanye, 78% Sebut Sulbar Lebih Baik SDK Lantik Rektor UNSUMA: Perguruan Tinggi Wajib Jawab Kebutuhan Dunia Kerja Gubernur Sulbar Sambut Kepala BKN RI, Suasana Akrab Warnai Silaturahmi

Advertorial

Pelatihan UMKM di Mamuju: Gubernur Sulbar Minta Pelaku Usaha Punya Integritas dan Daya Juang Tinggi

badge-check


					Pelatihan UMKM di Mamuju: Gubernur Sulbar Minta Pelaku Usaha Punya Integritas dan Daya Juang Tinggi Perbesar

Mamuju — Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK) menutup kegiatan Pelatihan UMKM hasil kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan Bank BTN Cabang Mamuju, yang digelar di Ballroom Andi Depu, Lantai 3 Kantor Gubernur Sulawesi Barat. Rabu 22 April 2026.

Kegiatan ini dihadiri sekitar 300 peserta yang merupakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari enam kabupaten di Sulawesi Barat. Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar lebih kompetitif dan mampu berkembang di tengah tantangan ekonomi.

Dalam sambutannya, Gubernur Suhardi Duka memberikan motivasi kepada para peserta agar terus bersemangat dalam menjalankan usaha. Ia menegaskan bahwa pelaku usaha harus memiliki integritas, menjaga kepercayaan, serta memiliki daya juang tinggi dan tidak mudah menyerah.

“Seorang pengusaha harus konsisten, berintegritas, dan mampu menjaga kepercayaan. Selain itu, semangat juang menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan usaha,” kata Suhardi Duka.

Gubernur juga menyampaikan harapannya agar sektor UMKM ke depan mampu menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah. Ia menargetkan kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sulawesi Barat dapat mencapai minimal 25 persen.

Lebih lanjut, ia meminta para pelaku UMKM untuk lebih jeli dalam menangkap peluang usaha, khususnya dengan memanfaatkan potensi lokal yang melimpah di Sulawesi Barat. Komoditas seperti pisang dan kakao disebut memiliki nilai ekonomi tinggi jika diolah dengan baik.

“Sulawesi Barat memiliki sumber daya yang luar biasa. Tinggal bagaimana kita mengolahnya agar memiliki nilai tambah dan daya saing di pasar,” Ujarnya.

Selain itu, Gubernur SDK juga menyinggung dukungan pemerintah pusat terhadap dunia usaha, termasuk kemudahan akses pembiayaan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dapat dimanfaatkan hingga Rp500 juta.

Ia turut mengimbau pemerintah kabupaten untuk mempermudah proses perizinan usaha bagi masyarakat, serta tidak membebani pelaku UMKM kecil dengan pungutan pajak.

Di sisi lain, SDK mengingatkan para pelaku UMKM agar tetap memperhatikan ketertiban umum dalam menjalankan usaha, termasuk tidak membuka lapak di bahu jalan yang dapat mengganggu pengguna jalan.

Melalui pelatihan ini, diharapkan pelaku UMKM di Sulawesi Barat semakin berkembang dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah. (Rls)

Facebook Comments Box

Read More

Bupati Polman: Setelah Puskesmas, Kerja Sama Perbankan Akan Menyasar Seluruh Rumah Sakit

9 June 2026 - 21:13 WIT

Pemprov Sulbar Optimalkan MTQ XI sebagai Ajang Promosi Produk Unggulan Daerah

9 June 2026 - 21:07 WIT

Pemkab Polman Cairkan Gaji ke-13 Senilai Rp35,2 Miliar

5 June 2026 - 22:17 WIT

72,75% Responden Nilai Suhardi Duka Berhasil Tunaikan Janji Kampanye, 78% Sebut Sulbar Lebih Baik

5 June 2026 - 22:10 WIT

SDK Lantik Rektor UNSUMA: Perguruan Tinggi Wajib Jawab Kebutuhan Dunia Kerja

5 June 2026 - 21:57 WIT

Trending on Advertorial