Menu

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Suhardi Duka Apresiasi Loyalitas Karyawan pada HUT ke-14 RS Mitra Manakarra UPTD TBM Sulbar angkat kekayaan musik tradisi lewat Mandar Ethno Music Concert Sekda Junda Maulana: Pergub Pastipadu Jadi Pegangan agar Program Tak Berjalan Parsial Sekda Sulbar Pimpin Rapat Koordinasi Pelaksanaan Program BSPS, 5.250 Unit Rumah Siap Disalurkan Sulbar Jadi Tuan Rumah Liga Sepak Takraw Regional Sulawesi, SDK Dorong Kebangkitan Prestasi Sekda Junda di Pawai Ta’aruf Mamuju: Hijrah dari Kelalaian ke Ketaatan, dari Saling Menyalahkan ke Saling Menguatkan

Daerah

UPTD TBM Sulbar angkat kekayaan musik tradisi lewat Mandar Ethno Music Concert

badge-check


					UPTD TBM Sulbar angkat kekayaan musik tradisi lewat Mandar Ethno Music Concert Perbesar

POLEWALI MANDAR – UPTD Taman Budaya dan Museum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat menggelar Mandar Ethno Music Concert bertema “Bunyi Etnik Membaca Zaman” di halaman Taman Budaya dan Museum Sulawesi Barat, Buttu Ciping, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, Kamis (9/7/2026).

Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat Nehru Sagena, anggota DPRD Sulawesi Barat, Kepala Kantor Pelestarian Kebudayaan, Kepala UPTD Taman Budaya dan Museum Sulawesi Barat Irma Trisnawati, serta para seniman, budayawan, dan masyarakat.

Pada malam pembukaan, panitia menampilkan tujuh pertunjukan musik etnik yang mengangkat kekayaan musik tradisional Mandar. Penampilan para talenta lokal memadukan unsur tradisi dengan sentuhan kreatif sehingga menghadirkan pertunjukan yang tetap berakar pada nilai budaya, namun relevan dengan perkembangan zaman.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Barat, Nehru Sagena, mengatakan tema “Bunyi Etnik Membaca Zaman” menjadi pengingat bahwa kebudayaan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri maupun nilai-nilai yang diwariskan para leluhur.

Menurut Nehru Sagena, pelestarian budaya tidak cukup dilakukan melalui upaya konservasi, tetapi juga membutuhkan inovasi agar tetap hidup dan dekat dengan masyarakat. Karena itu, para seniman didorong untuk terus berkarya dengan menghadirkan kreativitas yang tetap berpijak pada akar budaya Mandar.

Ia berharap Mandar Ethno Music Concert menjadi ruang kolaborasi bagi para pelaku seni sekaligus memperkuat identitas budaya Sulawesi Barat. Melalui kegiatan tersebut, musik etnik Mandar diharapkan semakin dikenal di tingkat nasional hingga internasional sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia.

Sementara itu, Kepala UPTD Taman Budaya dan Museum Sulawesi Barat, Irma Trisnawati, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam mendukung pelestarian dan pengembangan kebudayaan daerah.

Menurut Irma, musik tradisional Mandar merupakan warisan budaya yang memiliki nilai sejarah, kearifan lokal, dan menjadi identitas masyarakat Sulawesi Barat. Melalui Mandar Ethno Music Concert, pemerintah ingin menghadirkan ruang ekspresi bagi para pelaku seni untuk mengembangkan musik tradisional tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya yang menjadi akar peradaban masyarakat Mandar.

Selain melestarikan budaya, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap musik tradisional, membuka ruang kreativitas bagi talenta lokal, mendokumentasikan karya sebagai aset budaya daerah, serta mempromosikan Mandar Ethno Music ke tingkat nasional dan internasional melalui berbagai platform digital.

Facebook Comments Box

Read More

Suhardi Duka Apresiasi Loyalitas Karyawan pada HUT ke-14 RS Mitra Manakarra

10 July 2026 - 00:59 WIT

Sekda Junda Maulana: Pergub Pastipadu Jadi Pegangan agar Program Tak Berjalan Parsial

8 July 2026 - 13:53 WIT

Sekda Sulbar Pimpin Rapat Koordinasi Pelaksanaan Program BSPS, 5.250 Unit Rumah Siap Disalurkan

8 July 2026 - 13:51 WIT

Sulbar Jadi Tuan Rumah Liga Sepak Takraw Regional Sulawesi, SDK Dorong Kebangkitan Prestasi

8 July 2026 - 13:48 WIT

Sekda Junda di Pawai Ta’aruf Mamuju: Hijrah dari Kelalaian ke Ketaatan, dari Saling Menyalahkan ke Saling Menguatkan

8 July 2026 - 13:46 WIT

Trending on Advertorial