Menu

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Bupati Polman: Setelah Puskesmas, Kerja Sama Perbankan Akan Menyasar Seluruh Rumah Sakit Pemprov Sulbar Optimalkan MTQ XI sebagai Ajang Promosi Produk Unggulan Daerah Pemkab Polman Cairkan Gaji ke-13 Senilai Rp35,2 Miliar 72,75% Responden Nilai Suhardi Duka Berhasil Tunaikan Janji Kampanye, 78% Sebut Sulbar Lebih Baik SDK Lantik Rektor UNSUMA: Perguruan Tinggi Wajib Jawab Kebutuhan Dunia Kerja Gubernur Sulbar Sambut Kepala BKN RI, Suasana Akrab Warnai Silaturahmi

Advertorial

Bupati Polman Tegaskan Moratorium Izin Minimarket Demi Lindungi Umkm

badge-check


					Bupati Polman Tegaskan Moratorium Izin Minimarket Demi Lindungi Umkm Perbesar

Polman — Menjamurnya minimarket di Polewali Mandar akhirnya mendapat respons tegas dari Bupati Polman Samsul Mahmud. Ia memastikan bahwa sejak awal menjabat Bupati Polwali Mandar pada 2025, Samsul Mahmud telah memberlakukan moratorium izin usaha bagi ritel modern.

Minimarket berjaringan seperti, Alfamart, Alfamidi, dan Indomaret disebut tidak lagi mendapatkan izin baru untuk beroperasi di wilayah Polman.

“Sejak kami menjabat tahun 2025, izin minimarket sudah kami moratorium. Tidak ada lagi izin baru yang keluar untuk pembukaan gerai di Polman,” tegas Samsul Mahmud, Rabu 1 April 2026.

Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai langkah strategis untuk melindungi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang jumlahnya mencapai sekitar 30 ribu di daerah tersebut. Dan Ritel modern sekitar 40 gerai yang tersebar di wilayah Polman.

“Kalau terus dibiarkan, minimarket ini bisa mematikan UMKM kita. Apalagi sekarang mereka sudah masuk sampai ke pelosok desa,” ujarnya.

Ia menyoroti ekspansi ritel modern yang telah merambah hingga wilayah pedesaan seperti Kecamatan Wonomulyo, yang selama ini menjadi ruang hidup bagi pedagang kecil.

“Ini yang kita jaga. Jangan sampai ekonomi rakyat kecil tergilas oleh ritel besar,” lanjutnya.

Bupati menegaskan, keputusan menghentikan izin bukan untuk menghambat investasi, melainkan untuk menjaga keseimbangan ekonomi daerah agar tetap berpihak pada masyarakat lokal.

“Kami ingin usaha yang sudah ada tetap berjalan, tapi tidak ada lagi penambahan. Ini demi menghidupkan ekonomi lokal dan menjaga UMKM tetap bertahan,” tandasnya.

Facebook Comments Box

Read More

Bupati Polman: Setelah Puskesmas, Kerja Sama Perbankan Akan Menyasar Seluruh Rumah Sakit

9 June 2026 - 21:13 WIT

Pemprov Sulbar Optimalkan MTQ XI sebagai Ajang Promosi Produk Unggulan Daerah

9 June 2026 - 21:07 WIT

Pemkab Polman Cairkan Gaji ke-13 Senilai Rp35,2 Miliar

5 June 2026 - 22:17 WIT

72,75% Responden Nilai Suhardi Duka Berhasil Tunaikan Janji Kampanye, 78% Sebut Sulbar Lebih Baik

5 June 2026 - 22:10 WIT

SDK Lantik Rektor UNSUMA: Perguruan Tinggi Wajib Jawab Kebutuhan Dunia Kerja

5 June 2026 - 21:57 WIT

Trending on Advertorial