Menu

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Suhardi Duka Apresiasi Loyalitas Karyawan pada HUT ke-14 RS Mitra Manakarra UPTD TBM Sulbar angkat kekayaan musik tradisi lewat Mandar Ethno Music Concert Sekda Junda Maulana: Pergub Pastipadu Jadi Pegangan agar Program Tak Berjalan Parsial Sekda Sulbar Pimpin Rapat Koordinasi Pelaksanaan Program BSPS, 5.250 Unit Rumah Siap Disalurkan Sulbar Jadi Tuan Rumah Liga Sepak Takraw Regional Sulawesi, SDK Dorong Kebangkitan Prestasi Sekda Junda di Pawai Ta’aruf Mamuju: Hijrah dari Kelalaian ke Ketaatan, dari Saling Menyalahkan ke Saling Menguatkan

Advertorial

Pemkab Polman Tegaskan Tak Akan Pecat PPPK Meski di Tengah Keterbatasan Anggaran

badge-check


					Pemkab Polman Tegaskan Tak Akan Pecat PPPK Meski di Tengah Keterbatasan Anggaran Perbesar

POLEWALI MANDAR – Kabar tentang pemberhentian/pemecatan Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja (PPPK) tengah menguat di berbagai daerah.

Salah satunya di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) yang ikut serta menanggapi nasib PPPK penuh waktu yang telah berkontrak di daerah.

Isu pemberhentian/pemecatan PPPK penuh waktu mencuat seiring dengan terbitnya aturan dari pemerintah melalui UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Lalu ditambah lagi dengan terbatasnya dana Transfer ke Daerah (TKD) yang mengalami pengurangan dari pemerintah pusat.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Polman (Sekda Polman), Nursaid Mustafa angkat bicara.

Menurutnya, Pemkab Polman tidak akan melakukan pemberhentian atau pemecatan terhadap PPPK yang telah berkontrak di daerah, meski dana TKD dan UU HKPD diteken pemerintah.

“Kita akan Carikan solusi yang terbaik tanpa harus mengorbankan atau memberhentikan PPPK,” tegas Nursaid saat dikonfirmasi wartawan, Senin, 30 Maret 2026.

Dia bilang, Bupati Polman, H. Samsul Mahmud tidak menginginkan adanya pemberhentian PPPK di Polman.

“Meski daerah lain akan melakukan demikian, tapi pak bupati tidak ingin mengorbankan melakukan tindakan yang sama. Intinya, pemerintah akan mencarikan solusi terbaik,” tutup Nursaid.

Diketahui, Pemkab Polman saat ini memiliki jumlah PPPK penuh waktu sebanyak 2938 orang.

Dengan jumlah tersebut, belanja pegawai Pemkab Polman mencapai 38 persen dari total APBD untuk tahun 2026. Artinya, jumlah belanja pegawai Polman lebih delapan persen dari aturan yang ditetapkan pemerintah pusat.

Untuk mengantisipasi hal itu, Nursaid mengatakan, pemerintah akan berupaya memaksimalkan belanja pegawai tanpa mengorbankan PPPK penuh waktu.(*)

Facebook Comments Box

Read More

Suhardi Duka Apresiasi Loyalitas Karyawan pada HUT ke-14 RS Mitra Manakarra

10 July 2026 - 00:59 WIT

UPTD TBM Sulbar angkat kekayaan musik tradisi lewat Mandar Ethno Music Concert

10 July 2026 - 00:46 WIT

Sekda Junda Maulana: Pergub Pastipadu Jadi Pegangan agar Program Tak Berjalan Parsial

8 July 2026 - 13:53 WIT

Sekda Sulbar Pimpin Rapat Koordinasi Pelaksanaan Program BSPS, 5.250 Unit Rumah Siap Disalurkan

8 July 2026 - 13:51 WIT

Sulbar Jadi Tuan Rumah Liga Sepak Takraw Regional Sulawesi, SDK Dorong Kebangkitan Prestasi

8 July 2026 - 13:48 WIT

Trending on Advertorial