Menu

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Samsul Mahmud Ajak Warga Dukung Sekolah Rakyat, Serahkan Bantuan untuk Masjid di Luyo Sulbar Raih WTP ke-12 Kalinya, Gubernur Suhardi Duka Tegaskan Komitmen Penuh Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK RI Dorong Pembangunan RS Rujukan KJSU-KIA, Gubernur Suhardi Duka dan Kepala Daerah Se-Sulbar Temui Kemenkes Bupati Polman Ingatkan ASN Hindari Gratifikasi dan Pungli dalam Pelayanan Publik Junda Maulana Minta OPD Tingkatkan Kualitas Data, BPS Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi Bupati Polman: Setelah Puskesmas, Kerja Sama Perbankan Akan Menyasar Seluruh Rumah Sakit

Daerah

Wagub Pastikan Ketersediaan Infus dan Obat di RS Regional Jelang Natal dan Tahun Baru

badge-check


					Wagub Pastikan Ketersediaan Infus dan Obat di RS Regional Jelang Natal dan Tahun Baru Perbesar

MAMUJU — Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S. Mengga, melakukan peninjauan langsung ke Rumah Sakit Regional untuk memastikan ketersediaan infus dan obat-obatan bagi pasien, Senin (22/12/2025).

Langkah itu diambil setelah sempat beredar kabar bahwa rumah sakit tersebut mengalami kekosongan stok infus, sehingga menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.

Dalam pantauan di lokasi, Wakil Gubernur menegaskan bahwa kebutuhan infus telah dipenuhi dan distribusi kembali normal. Ia menyebutkan bahwa pihaknya bergerak cepat berkoordinasi dengan manajemen rumah sakit dan pemasok agar pelayanan pasien tidak terganggu.

“Kami pastikan ketersediaan infus aman. Tidak boleh ada gangguan pelayanan, apalagi di masa libur panjang seperti Natal dan Tahun Baru. Pemprov bersama pihak rumah sakit sudah menyiapkan langkah antisipatif agar stok tetap terjaga,” ujar Wakil Gubernur.

Lebih jauh, ia menambahkan bahwa pemerintah akan terus meningkatkan sistem pengawasan dan respons cepat terhadap potensi kekurangan alat medis di fasilitas kesehatan. Menurutnya, pelayanan kesehatan tidak boleh menunggu viral dulu baru bertindak.

“Kami tidak ingin ada lagi pelayanan yang tersendat. Pemerintah harus hadir lebih cepat dari masalah. Kita benahi bersama agar pelayanan kesehatan di Sulbar semakin profesional dan responsif,” tegasnya.

Sementara pihak Rumah Sakit Regional juga memberikan klarifikasi terkait kabar kehabisan infus yang sempat viral. Mereka menyebut keadaan tersebut hanya terjadi sesaat akibat keterlambatan pengiriman dari distributor.

Saat ini, pihak rumah sakit memastikan stok infus berada dalam kondisi aman dengan jumlah 2.000 botol cairan infus yang telah tersedia, serta 5.000 botol tambahan yang sedang dalam proses pengiriman.

“Ketersediaan saat ini mencukupi. Dengan tambahan 5.000 botol yang sedang dikirim, kami pastikan stok untuk pelayanan selama Natal dan Tahun Baru aman,” kata Bachtiar, Staf Bagian Penunjang Rs. Regional Sulbar.

Dengan kepastian ketersediaan infus tersebut, pemerintah daerah berharap masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Pemerintah juga menegaskan komitmen untuk terus memantau kesiapan fasilitas kesehatan menjelang momentum liburan akhir tahun, tutup Wagub.

Facebook Comments Box

Read More

Samsul Mahmud Ajak Warga Dukung Sekolah Rakyat, Serahkan Bantuan untuk Masjid di Luyo

14 June 2026 - 23:12 WIT

Sulbar Raih WTP ke-12 Kalinya, Gubernur Suhardi Duka Tegaskan Komitmen Penuh Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK RI

13 June 2026 - 23:06 WIT

Dorong Pembangunan RS Rujukan KJSU-KIA, Gubernur Suhardi Duka dan Kepala Daerah Se-Sulbar Temui Kemenkes

11 June 2026 - 19:03 WIT

Bupati Polman Ingatkan ASN Hindari Gratifikasi dan Pungli dalam Pelayanan Publik

11 June 2026 - 00:10 WIT

Junda Maulana Minta OPD Tingkatkan Kualitas Data, BPS Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi

11 June 2026 - 00:04 WIT

Trending on Advertorial