Menu ✖

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Empat Bulan Kekurangan Air Bersih, BPBD Polman Salurkan Bantuan ke Ponpes Salafiyah Parappe Gubernur Sulbar: Kuatnya Pramuka Jadi Wadah Cetak SDM Berkarakter Pejuang Muda Mandar untuk Panca Daya Hadiri Pembukaan Karate Piala Panglima TNI, Gubernur SDK: Anak Muda Harus Punya Nilai Juang Tinggi di Tengah Persaingan Global Malam Kenal Pamit Kapolda Sulbar, Gubernur Suhardi Duka: Peran Polisi Sangat Tinggi Sukseskan Pembangunan, Perlu Sinergi Kuat Gubernur Suhardi Duka Harap Media Siber Bantu Masyarakat Pilah Informasi dan Tangkal Hoaks Gubernur Suhardi Duka Terima Manager PLN UP2K Sulbar, Bahas Percepatan Lisdes dan Peningkatan Elektrifikasi Sulbar

Daerah

Sengketa Warisan Berakhir Tragis, Pria di Mamuju Tewas Dianiaya Kakak Kandungnya

badge-check


					Sengketa Warisan Berakhir Tragis, Pria di Mamuju Tewas Dianiaya Kakak Kandungnya Perbesar

MAMUJU –Perselisihan mengenai sengketa warisan kepemilikan lahan di Desa Pokkang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, berakhir tragis.

Seorang pria berinisial BR (62) tega menganiaya saudaranya bernama Kama (51), menggunakan parang hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Example 728x250

​Peristiwa penganiayaan berat ini terjadi pada Senin (1/12/2025) sekitar pukul 14.10 WITA di Dusun Talaki, Desa Pokkang.

​Kapolsek Kalukku, Iptu Makmur, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa setelah menerima laporan dari warga, personel gabungan dari Polsek Kalukku dan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Mamuju segera bergerak ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

​”Di TKP, tim gabungan berhasil mengamankan terduga pelaku berinisial BR (62) di lokasi kejadian. Kami juga langsung mengevakuasi korban, Kamaruddin alias Kama (51), ke Puskesmas terdekat,” ujar Iptu Makmur.

​Namun, setibanya di Puskesmas, tenaga kesehatan menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia akibat luka parah yang diderita.

​Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh pihak kepolisian, perselisihan maut ini diduga kuat dipicu oleh sengketa warisan terkait kepemilikan lahan.

​Kejadian bermula saat pelaku, BR, sedang mengambil bambu di area yang ia anggap sebagai milik orang tuanya. Korban, Kama, kemudian datang dan menegur pelaku, melarangnya mengambil bambu tersebut.

​”Pelaku sempat meminta korban untuk pulang. Namun, korban membalas dengan ucapan ‘rakus’ yang memicu ketegangan,” jelas Kapolsek.

​Perselisihan memuncak ketika korban memukul pelaku menggunakan rumput menjalar. Merasa diserang, pelaku kemudian membalas dan menyerang korban menggunakan sebilah parang.

Menurut keterangan pelaku, serangan tersebut dilakukan sebanyak dua kali dan mengenai bagian leher serta kepala korban.

​Saat ini, terduga pelaku BR beserta barang bukti berupa sebilah parang telah diamankan di Polsek Kalukku. Selanjutnya, pelaku akan dibawa ke ruang Satreskrim Polresta Mamuju untuk proses penyidikan dan pendalaman kasus lebih lanjut.

​Menyikapi insiden ini, Polresta Mamuju mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menyerahkan setiap permasalahan hukum kepada pihak berwenang.

​”Kami mengimbau masyarakat untuk menghindari tindakan main hakim sendiri yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Serahkan setiap permasalahan hukum kepada pihak berwajib,” tutup Iptu Makmur.

Facebook Comments Box

Read More

Empat Bulan Kekurangan Air Bersih, BPBD Polman Salurkan Bantuan ke Ponpes Salafiyah Parappe

10 October 2026 - 11:21 WIT

Gubernur Sulbar: Kuatnya Pramuka Jadi Wadah Cetak SDM Berkarakter Pejuang Muda Mandar untuk Panca Daya

10 October 2026 - 09:22 WIT

Hadiri Pembukaan Karate Piala Panglima TNI, Gubernur SDK: Anak Muda Harus Punya Nilai Juang Tinggi di Tengah Persaingan Global

10 October 2026 - 09:18 WIT

Malam Kenal Pamit Kapolda Sulbar, Gubernur Suhardi Duka: Peran Polisi Sangat Tinggi Sukseskan Pembangunan, Perlu Sinergi Kuat

10 October 2026 - 09:15 WIT

Gubernur Suhardi Duka Harap Media Siber Bantu Masyarakat Pilah Informasi dan Tangkal Hoaks

9 October 2026 - 09:18 WIT

Trending on Advertorial