Menu ✖

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Gubernur Suhardi Duka Harap Media Siber Bantu Masyarakat Pilah Informasi dan Tangkal Hoaks Gubernur Suhardi Duka Terima Manager PLN UP2K Sulbar, Bahas Percepatan Lisdes dan Peningkatan Elektrifikasi Sulbar Pemprov Sulbar Launching SIPAINGARANG, Kerja Humas OPD Kini Tak Sekadar Posting Berita HMI Mamuju Demo SPBU Simbuang, Soroti Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi 232 Pejabat Polman Dimutasi, Bupati Samsul: Jangan Hanya Duduk di Kursi Dingin Junda Maulana Uji Calon Dekan Fakultas Pertanian dan Kehutanan Unsulbar dengan Isu Hilirisasi hingga Deforestasi

Advertorial

Sekda Sulbar: Penilaian Jamsostek Award 2026 Gali Kepesertaan, Komitmen Perusahaan, hingga Upaya Peningkatan

badge-check


					Sekda Sulbar: Penilaian Jamsostek Award 2026 Gali Kepesertaan, Komitmen Perusahaan, hingga Upaya Peningkatan Perbesar

Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menggelar Wawancara Tingkat Provinsi Penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) Award Tahun 2026 di Grand Maleo, Mamuju, Senin 27 Juli 2026.

Wawancara ini menjadi tahapan akhir untuk menentukan pemenang kategori pemerintah daerah dan perusahaan besar dalam mendorong peningkatan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Example 728x250

Sekretaris Daerah (Sekda) Sulbar Junda Maulana mengatakan, peserta yang mengikuti wawancara merupakan kandidat yang telah lolos seleksi administrasi.

“Hari ini adalah wawancara bagi calon juara dari dua kategori yaitu kategori yang pertama dari pemerintah daerah yang kedua dari perusahaan besar, berkaitan dengan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di perusahaan ataupun di pemerintah daerah,” kata Junda Maulana.

Untuk kategori pemerintah daerah, tiga kabupaten yang masuk tahap akhir yakni Mamuju Tengah, Polewali Mandar, dan Pasangkayu.

Berdasarkan hasil penilaian, Mamuju Tengah meraih juara pertama, disusul Polewali Mandar sebagai juara kedua, dan Pasangkayu di posisi ketiga.

Sementara itu, pada kategori perusahaan besar, dua perusahaan yang mengikuti penilaian akhir adalah PT Manakarra Unggul Lestari dan PT Unggul Widya Teknologi Lestari.

Sekprov Sulbar mengatakan, tim penilai menggali sejumlah aspek dalam wawancara, mulai dari kepesertaan, komitmen terhadap pekerja, hingga upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

“Yang pertama kepesertaan, kemudian yang kedua komitmen terhadap pekerjanya, kemudian yang ketiga berkaitan dengan apa upaya yang akan dilakukan oleh masing-masing baik itu pemerintah kabupaten maupun dari perusahaan untuk meningkatkan kepesertaan. Karena apa pun juga itu pekerja harus dijamin sekaitan dengan keselamatan kerja mereka,” ujarnya.

Ia berharap, sesuai pesan Gubernur Suhardi Duka (SDK), kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Sulawesi Barat bisa terus meningkat sehingga seluruh pekerja memperoleh perlindungan jaminan sosial. Pemprov Sulbar juga menargetkan cakupan kepesertaan mencapai 99 persen pada 2030 sesuai komitmen pemerintah daerah.

“Kita mengharapkan lebih meningkat UHC, agar semua buruh, karyawan atau pegawai itu terakomodir dalam kepesertaan, kenapa, itu sebagai jaminan mereka dalam bekerja, itu target kita, kalau bisa sesuai dengan komitmen yang tadi disampaikan oleh beberapa kepala daerah yang atau yang mewakili, itu komitmennya di tahun 2030 itu sampai 99 persen, kita harapkan itu terwujud,” tutup Junda Maulana. (Rls)

Facebook Comments Box

Read More

Gubernur Suhardi Duka Harap Media Siber Bantu Masyarakat Pilah Informasi dan Tangkal Hoaks

9 October 2026 - 09:18 WIT

Gubernur Suhardi Duka Terima Manager PLN UP2K Sulbar, Bahas Percepatan Lisdes dan Peningkatan Elektrifikasi Sulbar

9 October 2026 - 09:13 WIT

Pemprov Sulbar Launching SIPAINGARANG, Kerja Humas OPD Kini Tak Sekadar Posting Berita

9 October 2026 - 06:03 WIT

HMI Mamuju Demo SPBU Simbuang, Soroti Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi

8 October 2026 - 21:17 WIT

232 Pejabat Polman Dimutasi, Bupati Samsul: Jangan Hanya Duduk di Kursi Dingin

8 October 2026 - 10:12 WIT

Trending on Advertorial