Menu

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Lewat Hearing Dialog, Ketua Komisi IV DPRD Sulbar Gaungkan Semangat Persatuan dari Piala Dunia Bangunan Sekolah Rakyat di Polman Capai 75 Persen, Ditarget Beroperasi Juli 2026 Resmob dan URC Polresta Mamuju Bekuk Pencuri Spesialis Rumah Kosong Akselerasi Ekonomi Syariah Sulbar 2026: Sekprov Junda Tekankan Halal Lifestyle dan Keuangan Keluarga Hadiri Dzikir Bersama Polda Sulbar, Junda Maulana Tekankan Pentingnya Evaluasi dan Perbaikan Diri Terkait Sandeq Silumba 2026, Ini Penjelasan Dispoparekraf Sulbar

Advertorial

Sekda Sulbar Ajak Para Dai Jadi Jembatan Informasi Cegah Lonjakan Harga Jelang Idul Adha

badge-check


					Sekda Sulbar Ajak Para Dai Jadi Jembatan Informasi Cegah Lonjakan Harga Jelang Idul Adha Perbesar

Mamuju – Sekretaris Daerah Sulawesi Barat, Junda Maulana, membuka kegiatan Refreshment Gerakan Bersama Jaga Inflasi (GERAI) Sulawesi Barat menjelang Idul Adha 1447 H di Hotel Matos, Mamuju, Selasa 5 Mei 2026.

Kegiatan ini digelar Bank Indonesia bersama Pemprov dan Kementerian Agama Sulbar. Kegiatan ini bertujuan, menjaga inflasi tetap terkendali di momen Idul Adha yang rawan lonjakan harga.

Momentum hari besar keagamaan memang kerap diikuti kenaikan harga kebutuhan. Karena itu, peran berbagai pihak dinilai penting, termasuk para dai yang menjadi peserta kegiatan ini.

Junda mengatakan, pemerintah sudah menyiapkan berbagai langkah, mulai dari ketersediaan komoditas hingga dukungan transportasi. Namun, ada satu hal yang dinilai krusial, yakni komunikasi ke masyarakat.

“Karena kita sudah melakukan bagaimana penyediaan komoditas, kemudian transportasi keterjangkauan dan lain sebagainya. Tapi tinggal satu yaitu bagaimana komunikasi, karena apa pun yang dilakukan pemerintah, kalau masyarakatnya tidak mendukung maka tidak akan sukses,” jelasnya.

Ia berharap para dai bisa menjadi jembatan informasi di tengah masyarakat. Pesan yang disampaikan diharapkan sederhana namun berdampak, yakni mengajak masyarakat merayakan Idul Adha secara tidak berlebihan.

Selain itu, distribusi daging kurban juga diharapkan lebih merata, terutama kepada masyarakat kurang mampu, agar tidak memicu lonjakan permintaan di pasar.

“Sebenarnya peran ini tidak hanya sampai di sini. Kita berharap sustainable, para dai ini bukan hanya momentumnya ini, tapi dimana-mana juga memberikan advokasi penjelasan kepada masyarakat berkaitan inflasi,” jelasnya.

Junda juga memastikan kondisi inflasi di Sulbar saat ini masih terkendali. Angkanya berada di level 1,6 persen.

“Syukur alhamdulillah Sulawesi Barat ini Y-on-Y itu 1,6 persen masih dalam batas normal karena inflasi yang bagus itu ada 2,5 persen plus minus 1 persen. Kita 1,6 artinya masih di atas batas bawah yaitu 1,5 persen. Itu yang kita perlu jaga,” pungkasnya. (Rls)

Facebook Comments Box

Read More

Lewat Hearing Dialog, Ketua Komisi IV DPRD Sulbar Gaungkan Semangat Persatuan dari Piala Dunia

27 June 2026 - 22:00 WIT

Bangunan Sekolah Rakyat di Polman Capai 75 Persen, Ditarget Beroperasi Juli 2026

27 June 2026 - 18:41 WIT

Resmob dan URC Polresta Mamuju Bekuk Pencuri Spesialis Rumah Kosong

25 June 2026 - 22:34 WIT

Akselerasi Ekonomi Syariah Sulbar 2026: Sekprov Junda Tekankan Halal Lifestyle dan Keuangan Keluarga

25 June 2026 - 20:53 WIT

Hadiri Dzikir Bersama Polda Sulbar, Junda Maulana Tekankan Pentingnya Evaluasi dan Perbaikan Diri

25 June 2026 - 20:51 WIT

Trending on Advertorial