Menu

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Sekda Sulbar Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Polman, Target Rampung 31 Agustus 2026 Gubernur Sulbar Hadiri Peringatan Hari Mamuju, Bumi Manakarra Terus Mengalami Kemajuan Sekda Junda: Penilaian Jamsostek Award untuk Pastikan Perlindungan Ketenagakerjaan di Sulbar Sekda Junda Pimpin Rakor SAKIP 2026: Target Nilai Lebih Tinggi, 2027 Kita Kejar Predikat A Gubernur Sulbar Minta Penyuluh Pertanian Jadi Motor Swasembada Pangan, Targetkan IP Naik Jadi 2 Festival Rakyat Nusantara 2026 Resmi Dibuka, Sekda Sulbar Sebut UMKM Penopang Ekonomi Daerah

Advertorial

Bangunan Sekolah Rakyat di Polman Capai 75 Persen, Ditarget Beroperasi Juli 2026

badge-check


					Bangunan Sekolah Rakyat di Polman Capai 75 Persen, Ditarget Beroperasi Juli 2026 Perbesar

POLEWALI MANDAR, SUARAMANDAR.com Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, terus dikebut menjelang operasional perdana yang dijadwalkan pada Juli 2026. Hingga kini, progres pembangunan telah mencapai sekitar 75 persen dan memasuki tahap finishing. Sabtu (27 Juli 2026).

Di lokasi proyek, ratusan pekerja tampak menyelesaikan berbagai pekerjaan akhir, mulai dari pengecatan, pemasangan lantai, instalasi utilitas, hingga penataan kawasan sekolah. Sebanyak 15 bangunan di dalam kompleks Sekolah Rakyat menjadi fokus penyelesaian agar seluruh fasilitas siap digunakan sesuai target.

Deputi Project Manager PT Hutama Karya, Ahmad Daroji, mengatakan pembangunan mencakup berbagai fasilitas utama, yakni gedung Sekolah Dasar (SD), gedung pembelajaran, masjid, asrama siswa, rumah susun untuk guru, ruang dapur, kantin, serta aula.
“Progres pekerjaan saat ini telah mencapai sekitar 75 persen dan sudah memasuki tahap finishing.

“Kami terus mengoptimalkan seluruh pekerjaan agar dapat selesai sesuai jadwal operasional pada Juli 2026,” kata Ahmad Daroji.

Menurut Ahmad, proyek tersebut melibatkan sekitar 650 pekerja, dengan 200 orang di antaranya merupakan tenaga kerja lokal. Seluruh pekerja juga diwajibkan menggunakan alat pelindung diri (APD) sebagai bagian dari penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja di area proyek.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Abdul Rahim, melakukan kunjungan kerja ke lokasi pembangunan Sekolah Rakyat untuk melihat langsung progres pengerjaan.

Abdul Rahim mengatakan, kehadiran Sekolah Rakyat di Sulawesi Barat, yang dibangun di Kabupaten Polewali Mandar dan Kabupaten Mamuju, harus menjadi langkah nyata dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui sektor pendidikan.

“Program pemerintah ini patut kita dukung bersama karena ini merupakan misi menekan angka kemiskinan di sektor pendidikan,” ujar Abdul Rahim.

Ia berharap pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga sekolah dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Pemerintah menargetkan Sekolah Rakyat mulai beroperasi pada Juli 2026. Kehadiran sekolah tersebut diharapkan mampu memperluas akses pendidikan yang berkualitas sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendidikan.

Facebook Comments Box

Read More

Sekda Sulbar Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Polman, Target Rampung 31 Agustus 2026

14 July 2026 - 22:48 WIT

Gubernur Sulbar Hadiri Peringatan Hari Mamuju, Bumi Manakarra Terus Mengalami Kemajuan

14 July 2026 - 22:45 WIT

Sekda Junda: Penilaian Jamsostek Award untuk Pastikan Perlindungan Ketenagakerjaan di Sulbar

13 July 2026 - 23:39 WIT

Sekda Junda Pimpin Rakor SAKIP 2026: Target Nilai Lebih Tinggi, 2027 Kita Kejar Predikat A

13 July 2026 - 23:37 WIT

Gubernur Sulbar Minta Penyuluh Pertanian Jadi Motor Swasembada Pangan, Targetkan IP Naik Jadi 2

13 July 2026 - 17:03 WIT

Trending on Advertorial