Menu ✖

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Gubernur Suhardi Duka Harap Media Siber Bantu Masyarakat Pilah Informasi dan Tangkal Hoaks Gubernur Suhardi Duka Terima Manager PLN UP2K Sulbar, Bahas Percepatan Lisdes dan Peningkatan Elektrifikasi Sulbar Pemprov Sulbar Launching SIPAINGARANG, Kerja Humas OPD Kini Tak Sekadar Posting Berita HMI Mamuju Demo SPBU Simbuang, Soroti Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi 232 Pejabat Polman Dimutasi, Bupati Samsul: Jangan Hanya Duduk di Kursi Dingin Junda Maulana Uji Calon Dekan Fakultas Pertanian dan Kehutanan Unsulbar dengan Isu Hilirisasi hingga Deforestasi

Advertorial

Pengawasan Publik Kian Terbuka, Kominfo Sulbar Minta ASN Jaga Kualitas Layanan

badge-check


					Pengawasan Publik Kian Terbuka, Kominfo Sulbar Minta ASN Jaga Kualitas Layanan Perbesar

MAMUJU –Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfo SS) Sulawesi Barat menegaskan pentingnya kehati-hatian aparatur dalam memberikan pelayanan publik. Penekanan ini sejalan dengan arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka yang mengingatkan kuatnya pengawasan masyarakat di era digital saat ini.

Kepala Dinas Kominfo SS Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, menjelaskan, komunikasi publik kini tidak lagi bertumpu pada media konvensional. Seperti disampaikan Gubernur, setiap individu memiliki ruang dan alat untuk menyampaikan kritik secara terbuka, bahkan dalam hitungan detik dapat menyebar luas di berbagai platform digital.

Example 728x250

Ia menyebut, kondisi ini menjadi tantangan baru bagi aparatur pemerintah. Pelayanan yang lambat, tidak transparan, atau berpotensi menimbulkan keluhan masyarakat bisa dengan mudah menjadi perhatian publik. Karena itu, seluruh ASN diminta lebih cermat dan profesional dalam menjalankan tugasnya.

Ridwan menegaskan, arahan Gubernur Sulbar dalam aper virtual harus dimaknai sebagai pengingat bahwa citra pemerintah kini sangat bergantung pada kualitas pelayanan di lapangan.

“Hari ini publik tidak lagi hanya menunggu informasi dari media. Setiap orang bisa merekam, menilai, lalu menyebarkan. Kalau pelayanan kita buruk, itu sangat mudah menjadi viral dan berdampak luas,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa fenomena viral tidak selalu membawa dampak positif. Menurutnya, jika yang tersebar adalah hal negatif, maka kepercayaan publik terhadap pemerintah bisa ikut tergerus. Karena itu, langkah pencegahan harus dimulai dari sikap aparatur itu sendiri.

Lebih jauh, Kominfo SS Sulbar mendorong seluruh perangkat daerah untuk membangun budaya pelayanan yang cepat, responsif, dan transparan. Ridwan menilai, pendekatan tersebut bukan hanya menjawab tuntutan zaman, tetapi juga menjadi kunci menjaga kepercayaan masyarakat di tengah derasnya arus informasi digital.

“Intinya, jangan beri ruang bagi hal-hal yang berpotensi menimbulkan persepsi negatif. Layani masyarakat dengan baik, karena satu kesalahan kecil saja hari ini bisa tersebar luas dan sulit dikendalikan,” tegasnya. (Rls)

Facebook Comments Box

Read More

Gubernur Suhardi Duka Harap Media Siber Bantu Masyarakat Pilah Informasi dan Tangkal Hoaks

9 October 2026 - 09:18 WIT

Gubernur Suhardi Duka Terima Manager PLN UP2K Sulbar, Bahas Percepatan Lisdes dan Peningkatan Elektrifikasi Sulbar

9 October 2026 - 09:13 WIT

Pemprov Sulbar Launching SIPAINGARANG, Kerja Humas OPD Kini Tak Sekadar Posting Berita

9 October 2026 - 06:03 WIT

HMI Mamuju Demo SPBU Simbuang, Soroti Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi

8 October 2026 - 21:17 WIT

232 Pejabat Polman Dimutasi, Bupati Samsul: Jangan Hanya Duduk di Kursi Dingin

8 October 2026 - 10:12 WIT

Trending on Advertorial