Menu

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Samsul Mahmud Ajak Warga Dukung Sekolah Rakyat, Serahkan Bantuan untuk Masjid di Luyo Sulbar Raih WTP ke-12 Kalinya, Gubernur Suhardi Duka Tegaskan Komitmen Penuh Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK RI Dorong Pembangunan RS Rujukan KJSU-KIA, Gubernur Suhardi Duka dan Kepala Daerah Se-Sulbar Temui Kemenkes Bupati Polman Ingatkan ASN Hindari Gratifikasi dan Pungli dalam Pelayanan Publik Junda Maulana Minta OPD Tingkatkan Kualitas Data, BPS Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi Bupati Polman: Setelah Puskesmas, Kerja Sama Perbankan Akan Menyasar Seluruh Rumah Sakit

Daerah

Pasien BPJS Tertahan Rujukan, Wagub Sulbar Salim S. Mengga Turun Tangan

badge-check


					Pasien BPJS Tertahan Rujukan, Wagub Sulbar Salim S. Mengga Turun Tangan Perbesar

MAMUJU — Seorang pasien peserta BPJS Kesehatan di Kabupaten Mamuju, yang sempat tertahan rujukan akibat tunggakan iuran kini telah mendapatkan penanganan medis setelah Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S. Mengga turun tangan, senin (22/12/2025).

Pasien bernama Pase (75), warga Desa Salukayu, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju, sebelumnya membutuhkan penanganan lanjutan. Namun, proses rujukan dari Puskesmas Topore belum dapat dilakukan karena status kepesertaan BPJS Kesehatan pasien tercatat menunggak iuran.

Kondisi tersebut membuat keluarga pasien kesulitan, mengingat keterbatasan ekonomi yang tidak memungkinkan mereka menempuh jalur pengobatan umum. Informasi mengenai kondisi pasien kemudian disampaikan masyarakat melalui media sosial dan mendapat perhatian pemerintah daerah.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Wakil Gubernur Sulawesi Barat segera berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk BPJS Kesehatan dan manajemen rumah sakit, untuk mencari solusi atas kendala administratif yang dihadapi pasien.

Hasil koordinasi itu memungkinkan pasien akhirnya memperoleh surat rujukan dan mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Regional Sulawesi Barat. Pihak keluarga menyampaikan apresiasi atas respons cepat pemerintah daerah.

Wakil Gubernur Sulawesi Barat menegaskan bahwa akses terhadap layanan kesehatan merupakan hak dasar masyarakat. Ia meminta agar pelayanan kesehatan tetap mengedepankan aspek kemanusiaan dan tidak semata-mata terhambat persoalan administratif, terutama dalam situasi mendesak.

Kasus ini menjadi perhatian pemerintah daerah untuk mendorong perbaikan koordinasi layanan kesehatan, sehingga kejadian serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari, tutup Wagub.

Facebook Comments Box

Read More

Samsul Mahmud Ajak Warga Dukung Sekolah Rakyat, Serahkan Bantuan untuk Masjid di Luyo

14 June 2026 - 23:12 WIT

Sulbar Raih WTP ke-12 Kalinya, Gubernur Suhardi Duka Tegaskan Komitmen Penuh Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK RI

13 June 2026 - 23:06 WIT

Dorong Pembangunan RS Rujukan KJSU-KIA, Gubernur Suhardi Duka dan Kepala Daerah Se-Sulbar Temui Kemenkes

11 June 2026 - 19:03 WIT

Bupati Polman Ingatkan ASN Hindari Gratifikasi dan Pungli dalam Pelayanan Publik

11 June 2026 - 00:10 WIT

Junda Maulana Minta OPD Tingkatkan Kualitas Data, BPS Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi

11 June 2026 - 00:04 WIT

Trending on Advertorial