Menu

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Bupati Polman: Setelah Puskesmas, Kerja Sama Perbankan Akan Menyasar Seluruh Rumah Sakit Pemprov Sulbar Optimalkan MTQ XI sebagai Ajang Promosi Produk Unggulan Daerah Pemkab Polman Cairkan Gaji ke-13 Senilai Rp35,2 Miliar 72,75% Responden Nilai Suhardi Duka Berhasil Tunaikan Janji Kampanye, 78% Sebut Sulbar Lebih Baik SDK Lantik Rektor UNSUMA: Perguruan Tinggi Wajib Jawab Kebutuhan Dunia Kerja Gubernur Sulbar Sambut Kepala BKN RI, Suasana Akrab Warnai Silaturahmi

Daerah

Pasien BPJS Tertahan Rujukan, Wagub Sulbar Salim S. Mengga Turun Tangan

badge-check


					Pasien BPJS Tertahan Rujukan, Wagub Sulbar Salim S. Mengga Turun Tangan Perbesar

MAMUJU — Seorang pasien peserta BPJS Kesehatan di Kabupaten Mamuju, yang sempat tertahan rujukan akibat tunggakan iuran kini telah mendapatkan penanganan medis setelah Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S. Mengga turun tangan, senin (22/12/2025).

Pasien bernama Pase (75), warga Desa Salukayu, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju, sebelumnya membutuhkan penanganan lanjutan. Namun, proses rujukan dari Puskesmas Topore belum dapat dilakukan karena status kepesertaan BPJS Kesehatan pasien tercatat menunggak iuran.

Kondisi tersebut membuat keluarga pasien kesulitan, mengingat keterbatasan ekonomi yang tidak memungkinkan mereka menempuh jalur pengobatan umum. Informasi mengenai kondisi pasien kemudian disampaikan masyarakat melalui media sosial dan mendapat perhatian pemerintah daerah.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Wakil Gubernur Sulawesi Barat segera berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk BPJS Kesehatan dan manajemen rumah sakit, untuk mencari solusi atas kendala administratif yang dihadapi pasien.

Hasil koordinasi itu memungkinkan pasien akhirnya memperoleh surat rujukan dan mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Regional Sulawesi Barat. Pihak keluarga menyampaikan apresiasi atas respons cepat pemerintah daerah.

Wakil Gubernur Sulawesi Barat menegaskan bahwa akses terhadap layanan kesehatan merupakan hak dasar masyarakat. Ia meminta agar pelayanan kesehatan tetap mengedepankan aspek kemanusiaan dan tidak semata-mata terhambat persoalan administratif, terutama dalam situasi mendesak.

Kasus ini menjadi perhatian pemerintah daerah untuk mendorong perbaikan koordinasi layanan kesehatan, sehingga kejadian serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari, tutup Wagub.

Facebook Comments Box

Read More

Bupati Polman: Setelah Puskesmas, Kerja Sama Perbankan Akan Menyasar Seluruh Rumah Sakit

9 June 2026 - 21:13 WIT

Pemprov Sulbar Optimalkan MTQ XI sebagai Ajang Promosi Produk Unggulan Daerah

9 June 2026 - 21:07 WIT

Pemkab Polman Cairkan Gaji ke-13 Senilai Rp35,2 Miliar

5 June 2026 - 22:17 WIT

72,75% Responden Nilai Suhardi Duka Berhasil Tunaikan Janji Kampanye, 78% Sebut Sulbar Lebih Baik

5 June 2026 - 22:10 WIT

SDK Lantik Rektor UNSUMA: Perguruan Tinggi Wajib Jawab Kebutuhan Dunia Kerja

5 June 2026 - 21:57 WIT

Trending on Advertorial