Menu

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Sekda Sulbar Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Polman, Target Rampung 31 Agustus 2026 Gubernur Sulbar Hadiri Peringatan Hari Mamuju, Bumi Manakarra Terus Mengalami Kemajuan Sekda Junda: Penilaian Jamsostek Award untuk Pastikan Perlindungan Ketenagakerjaan di Sulbar Sekda Junda Pimpin Rakor SAKIP 2026: Target Nilai Lebih Tinggi, 2027 Kita Kejar Predikat A Gubernur Sulbar Minta Penyuluh Pertanian Jadi Motor Swasembada Pangan, Targetkan IP Naik Jadi 2 Festival Rakyat Nusantara 2026 Resmi Dibuka, Sekda Sulbar Sebut UMKM Penopang Ekonomi Daerah

Advertorial

Momen Haru Hj. Fatmawati Salim Terima Lipatan Merah Putih Usai Upacara Pemakaman Militer

badge-check


					Momen Haru Hj. Fatmawati Salim Terima Lipatan Merah Putih Usai Upacara Pemakaman Militer Perbesar

JAKARTA — Suasana hening menyelimuti Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata saat petugas upacara dengan penuh kehormatan menyerahkan lipatan bendera merah putih kepada istri almarhum Mayjen TNI (Purn) Salim S. Mengga, Minggu (1/2/2026).

Prosesi tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian upacara pemakaman militer sekaligus bentuk penghormatan negara atas pengabdian almarhum semasa hidup.

“Ada sebuah tanggung jawab yang tidak perlu diucapkan dengan kata-kata, namun terikat kuat dalam janji setia. Menerima kain merah putih ini bukan sekadar prosesi, melainkan simbol bahwa napas pengabdian almarhum akan selalu menemukan jalannya untuk tetap hidup,” demikian ungkapan yang menggambarkan makna mendalam dari momen tersebut.

Dengan ekspresi tegar namun sarat duka, Hj. Fatmawati Salim Mengga menerima lipatan bendera itu dan memeluknya erat. Tangis keluarga pecah, mengiringi detik-detik ketika simbol kehormatan negara tersebut berpindah ke pangkuannya.

Di tengah suasana duka, saudara kandung almarhum, Aladin S. Mengga, turut menyampaikan ucapan belasungkawa kepada para pelayat sekaligus mewakili keluarga besar. Ia mengungkapkan permohonan maaf apabila almarhum semasa hidup pernah khilaf dalam perkataan maupun perbuatan.

“Atas nama keluarga, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya jika almarhum pernah memiliki salah, baik yang disengaja maupun tidak. Bila pernah ada kata yang melukai perasaan saudara, kami mohon kiranya dimaafkan,” ujarnya.

Penyerahan bendera dalam upacara militer merupakan bentuk penghormatan tertinggi negara kepada sosok yang dikenal berdedikasi dalam menjalankan tugas.

Bagi keluarga, momen tersebut bukan hanya seremonial, tetapi juga pengingat bahwa nilai-nilai perjuangan almarhum akan terus hidup dan diwariskan.

Facebook Comments Box

Read More

Sekda Sulbar Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Polman, Target Rampung 31 Agustus 2026

14 July 2026 - 22:48 WIT

Gubernur Sulbar Hadiri Peringatan Hari Mamuju, Bumi Manakarra Terus Mengalami Kemajuan

14 July 2026 - 22:45 WIT

Sekda Junda: Penilaian Jamsostek Award untuk Pastikan Perlindungan Ketenagakerjaan di Sulbar

13 July 2026 - 23:39 WIT

Sekda Junda Pimpin Rakor SAKIP 2026: Target Nilai Lebih Tinggi, 2027 Kita Kejar Predikat A

13 July 2026 - 23:37 WIT

Gubernur Sulbar Minta Penyuluh Pertanian Jadi Motor Swasembada Pangan, Targetkan IP Naik Jadi 2

13 July 2026 - 17:03 WIT

Trending on Advertorial