Menu

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Sekda Sulbar Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Polman, Target Rampung 31 Agustus 2026 Gubernur Sulbar Hadiri Peringatan Hari Mamuju, Bumi Manakarra Terus Mengalami Kemajuan Sekda Junda: Penilaian Jamsostek Award untuk Pastikan Perlindungan Ketenagakerjaan di Sulbar Sekda Junda Pimpin Rakor SAKIP 2026: Target Nilai Lebih Tinggi, 2027 Kita Kejar Predikat A Gubernur Sulbar Minta Penyuluh Pertanian Jadi Motor Swasembada Pangan, Targetkan IP Naik Jadi 2 Festival Rakyat Nusantara 2026 Resmi Dibuka, Sekda Sulbar Sebut UMKM Penopang Ekonomi Daerah

Daerah

Miris Bayi di Luyo Terpaksa Minum Susu Campur Air Sumur Keruh

badge-check


					Miris Bayi di Luyo Terpaksa Minum Susu Campur Air Sumur Keruh Perbesar

POLEWALI MANDAR — Kisah memilukan datang dari Dusun Lammisiang, Desa Baru, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar. Seorang bayi bernama Annisa, yang baru berusia tiga bulan (3), terpaksa meminum susu yang dicampur air sumur keruh akibat keterbatasan ekonomi dan minimnya akses air bersih, Sabtu (17/01/2026).

Kondisi Annisa semakin memprihatinkan setelah sang ibu meninggal dunia beberapa waktu lalu. Sejak saat itu, ia dirawat sepenuhnya oleh neneknya yang biasa di panggil Mama Bahar, sementara ayahnya bekerja sebagai buruh harian dengan penghasilan tidak menentu.

Keterbatasan ekonomi membuat keluarga ini kesulitan memenuhi kebutuhan gizi dan air layak konsumsi bagi sang bayi.

Sang nenek mengaku tidak memiliki alternatif lain selain menggunakan air sumur yang tampak keruh untuk membuat susu cucunya.

“Air ini saja yang ada. Saya kasihan, tapi mau bagaimana lagi,” ujarnya.
Ia mengungkapkan rasa cemas yang terus menghantuinya setiap kali melihat kondisi Annisa. “Saya takut Annisa sakit. Dia masih kecil sekali,” tuturnya sambil menahan tangis.

Dengan suara lirih, ia berharap ada bantuan dari pemerintah maupun pihak dermawan untuk meringankan beban mereka.

“Kalau bisa, ada yang bantu kami. Saya cuma ingin Annisa sehat. Saya takut cucu saya sakit karena airnya keruh,” tambahnya.

Salah satu dermawan yang mengetahui kondisi ini, Risma, mengaku pertama kali mendapat laporan dari warga sekitar dan langsung meneruskan informasi tersebut ke aparat desa. Namun, upayanya tak membuahkan hasil.

“Saya sudah sampaikan ke aparat desa bahwa ada warga dalam kondisi sangat memprihatinkan, apalagi ini menyangkut bayi. Tapi sampai sekarang tidak ada respon sama sekali,” ujarnya.

Sementara itu, upaya untuk mengonfirmasi Kepala Desa Baru terkait laporan dan kondisi warganya belum membuahkan hasil. Hingga berita ini terbit, Kepala Desa belum dapat dihubungi.

Facebook Comments Box

Read More

Sekda Sulbar Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Polman, Target Rampung 31 Agustus 2026

14 July 2026 - 22:48 WIT

Gubernur Sulbar Hadiri Peringatan Hari Mamuju, Bumi Manakarra Terus Mengalami Kemajuan

14 July 2026 - 22:45 WIT

Sekda Junda: Penilaian Jamsostek Award untuk Pastikan Perlindungan Ketenagakerjaan di Sulbar

13 July 2026 - 23:39 WIT

Sekda Junda Pimpin Rakor SAKIP 2026: Target Nilai Lebih Tinggi, 2027 Kita Kejar Predikat A

13 July 2026 - 23:37 WIT

Gubernur Sulbar Minta Penyuluh Pertanian Jadi Motor Swasembada Pangan, Targetkan IP Naik Jadi 2

13 July 2026 - 17:03 WIT

Trending on Advertorial