POLEWALI MANDAR –Bank Indonesia kembali mendorong penguatan ekonomi lokal melalui dukungan terhadap industri kecil. Kali ini, perusahaan briket Hikmah Surabaya Arang (HSA) di Desa Parappe, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, menerima bantuan berupa alat open briket, Senin (26/01/2026).
Bantuan tersebut merupakan bagian dari program BI untuk mendukung pelaku usaha yang bergerak di sektor energi alternatif ramah lingkungan.
HSA selama ini dikenal memproduksi briket tempurung kelapa yang diminati pasar Timur Tengah dan Eropa.
Dengan hadirnya alat open briket, proses pengeringan yang sebelumnya memerlukan waktu lama kini dapat dilakukan lebih cepat dan efisien. Pelaku usaha optimistis kapasitas produksi dapat meningkat dua hingga tiga kali lipat sehingga mampu memenuhi permintaan pasar yang terus bertambah.
Direktur HSA, Sudirman Abu, menyampaikan apresiasi atas dukungan Bank Indonesia. Ia menyebut bantuan tersebut memberi dampak signifikan bagi performa produksi.
“Dengan alat ini, hasil produksi meningkat signifikan. Dari sebelumnya hanya mampu mengirim sekitar tiga kontainer per bulan, kini kami optimistis bisa mencapai hingga 20 kontainer per bulan,” ujarnya.
Sudirman menambahkan bahwa peningkatan kapasitas produksi tidak hanya menguatkan daya saing briket asal Polman di pasar internasional, tetapi juga membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar. Ia berharap briket dari Polman dapat menjadi salah satu ikon industri energi terbarukan di Sulawesi Barat.

"










