Menu

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Logo HUT ke-22 Sulawesi Barat Jadi Simbol Perjalanan Bersama Menuju Sulbar Maju dan Sejahtera Orasi Ilmiah di UNM, Gube@rnur Sulbar Dorong Perguruan Tinggi Kuasai Teknologi Pengolahan Tanah Jarang NasDem Sulbar Resmi Usung Fatmawaty Salim sebagai Calon Wakil Gubernur Orasi Ilmiah di UNM, Gubernur Sulbar Dorong Perguruan Tinggi Kuasai Teknologi Pengolahan Tanah Jarang Kukuhkan Pengurus BWI Sulbar, Suhardi Duka Dorong Wakaf Lebih Produktif untuk Kemaslahatan Umat Sekprov Junda Maulana Buka Pelatihan, Sulbar Bersiap Terapkan Katalog Versi 6

Advertorial

Gubernur Sulbar Hadiri Lepas Sambut Kajati, Tekankan Sinergi dan Pencegahan Hukum

badge-check


					Gubernur Sulbar Hadiri Lepas Sambut Kajati, Tekankan Sinergi dan Pencegahan Hukum Perbesar

MAMUJU – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka, menghadiri malam ramah tamah dan lepas sambut Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulbar dari Sukarman Sumarinton kepada Budi Hartawan Pandjaitan, Selasa, 5 Mei 2026.

Suhardi Duka menyampaikan bahwa rotasi jabatan di lingkungan kejaksaan merupakan hal yang lumrah, mengingat wilayah kerja institusi tersebut mencakup seluruh Indonesia.

“Jajaran kejaksaan itu memang wilayah kerjanya Indonesia. Jadi mutasi antar Kajati itu hal yang biasa,” ujar Suhardi Duka.

Ia juga mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dengan Kejati Sulbar selama masa kepemimpinan Sukarman Sumarinton.
“Selama saya menjadi gubernur bersama Pak Sukarman Sumarinton sebagai Kajati, kita saling bersinergi. Bahkan beberapa kerja sama yang kita bangun termasuk konsultasi hukum dan saling mengingatkan,” ungkapnya.

Menurut Suhardi Duka, kolaborasi tersebut menitikberatkan pada upaya pencegahan dalam penegakan hukum. Ia menilai pendekatan preventif menjadi langkah strategis dalam menghindari terjadinya pelanggaran hukum.

“Orientasi kita adalah pencegahan. Sepanjang masih bisa dicegah tindakan hukum itu, maka kita upayakan seperti itu,” jelas Suhardi Duka.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa penindakan tetap harus dilakukan apabila pelanggaran hukum telah terjadi. “Kalau memang sudah terlanjur salah, tentu penindakan harus dilakukan,” pungkasnya.

Suhardi Duka juga menyoroti pentingnya pendampingan hukum dari Kejati dalam pelaksanaan proyek-proyek strategis daerah. Ia menyebutkan bahwa selama ini pihaknya selalu melibatkan Kejati dan juga Polda dalam mengawal program pembangunan.

“Setiap proyek strategis, kita selalu minta pendampingan dari kejaksaan tinggi, begitu juga dengan Polda,” kata Suhardi Duka.

Kepada Kajati Sulbar yang baru, Budi Hartawan Pandjaitan, Gubernur Suhardi Duka berharap dapat melanjutkan sinergi yang telah terbangun serta memiliki komitmen yang sama dalam memajukan daerah.

“Saya kira beliau punya pengalaman panjang dan komitmen yang sama untuk memajukan daerah ini,” tutupnya. (Rls)

Facebook Comments Box

Read More

Logo HUT ke-22 Sulawesi Barat Jadi Simbol Perjalanan Bersama Menuju Sulbar Maju dan Sejahtera

24 August 2026 - 10:17 WIT

Orasi Ilmiah di UNM, Gube@rnur Sulbar Dorong Perguruan Tinggi Kuasai Teknologi Pengolahan Tanah Jarang

21 August 2026 - 19:56 WIT

NasDem Sulbar Resmi Usung Fatmawaty Salim sebagai Calon Wakil Gubernur

20 August 2026 - 20:41 WIT

Orasi Ilmiah di UNM, Gubernur Sulbar Dorong Perguruan Tinggi Kuasai Teknologi Pengolahan Tanah Jarang

20 August 2026 - 19:02 WIT

Kukuhkan Pengurus BWI Sulbar, Suhardi Duka Dorong Wakaf Lebih Produktif untuk Kemaslahatan Umat

20 August 2026 - 07:25 WIT

Trending on Advertorial