Menu ✖

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Empat Bulan Kekurangan Air Bersih, BPBD Polman Salurkan Bantuan ke Ponpes Salafiyah Parappe Gubernur Sulbar: Kuatnya Pramuka Jadi Wadah Cetak SDM Berkarakter Pejuang Muda Mandar untuk Panca Daya Hadiri Pembukaan Karate Piala Panglima TNI, Gubernur SDK: Anak Muda Harus Punya Nilai Juang Tinggi di Tengah Persaingan Global Malam Kenal Pamit Kapolda Sulbar, Gubernur Suhardi Duka: Peran Polisi Sangat Tinggi Sukseskan Pembangunan, Perlu Sinergi Kuat Gubernur Suhardi Duka Harap Media Siber Bantu Masyarakat Pilah Informasi dan Tangkal Hoaks Gubernur Suhardi Duka Terima Manager PLN UP2K Sulbar, Bahas Percepatan Lisdes dan Peningkatan Elektrifikasi Sulbar

Advertorial

Anggaran Minim, Wagub Sulbar: Program Penanganan Stunting dan Kemiskinan Diprioritaskan

badge-check


					Anggaran Minim, Wagub Sulbar: Program Penanganan Stunting dan Kemiskinan Diprioritaskan Perbesar

MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melakukan perampingan terhadap sejumlah program penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem. Hal ini dibahas dalam rapat bersama Tim Penanganan Stunting Dan Kemiskinan Secara Terpadu (Pastipadu) yang dipimpin Wakil Gubernur Sulbar, Salim S Mengga.

Rapat digelar di ruang rapat Wakil Gubernur Lantai 2 Kantor Gubernur Sulawesi, Rabu 19 November 2025.

Example 728x250

Pasangan Gubernur Sulbar Suhardi Duka ini mengatakan, kondisi keterbatasan anggaran saat ini membuat pemerintah harus lebih jeli menentukan program prioritas. Karena itu sasaran program kembali dievaluasi satu per satu, agar program yang dijalankan benar-benar berdampak kepada penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem.

“Maka sasaran ini kita evaluasi untuk kita fokus pada sasaran-sasaran yang paling berpengaruh untuk menurunkan angka stunting,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Sulbar Junda Maulana menambahkan, kondisi keuangan saat ini membuat semua program tidak mungkin dijalankan sekaligus.

Karena itu, pemerintah harus memetakan kembali mana yang paling berdampak besar dan paling berpotensi untuk penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem.

“Karena kalau semua kita kerja dengan kondisi fiskal ini tidak mungkin, sehingga dilakukan evaluasi,” katanya.

Pada rapat tersebut, ia meminta kepada tim untuk bergerak cepat untuk segera dibahas lagi bersama instansi terkait.

“Saya minta kepada tim lakukan evaluasi satu dua hari, kemudian laporkan kepada saya mana program yang dianggap penting dan prioritas itu, namun tidak tertuang dalam RAPBD atau tidak tertuang dalam Renja OPD, panggil OPD nya kita diskusikan kembali seperti itu tadi penekanannya,” jelasnya

Menurut Junda, langkah evaluasi cepat ini diperlukan agar implementasi program berjalan lebih tepat sasaran.

“Jadi tadi ini lebih kepada implementasinya agar lebih cepat tepat sasaran,” tutupnya. (Rls)

Facebook Comments Box

Read More

Gubernur Sulbar: Kuatnya Pramuka Jadi Wadah Cetak SDM Berkarakter Pejuang Muda Mandar untuk Panca Daya

10 October 2026 - 09:22 WIT

Hadiri Pembukaan Karate Piala Panglima TNI, Gubernur SDK: Anak Muda Harus Punya Nilai Juang Tinggi di Tengah Persaingan Global

10 October 2026 - 09:18 WIT

Malam Kenal Pamit Kapolda Sulbar, Gubernur Suhardi Duka: Peran Polisi Sangat Tinggi Sukseskan Pembangunan, Perlu Sinergi Kuat

10 October 2026 - 09:15 WIT

Gubernur Suhardi Duka Harap Media Siber Bantu Masyarakat Pilah Informasi dan Tangkal Hoaks

9 October 2026 - 09:18 WIT

Gubernur Suhardi Duka Terima Manager PLN UP2K Sulbar, Bahas Percepatan Lisdes dan Peningkatan Elektrifikasi Sulbar

9 October 2026 - 09:13 WIT

Trending on Advertorial