POLEWALI MANDAR – UPTD Taman Budaya dan Museum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat menggelar Mandar Ethno Music Concert bertema “Bunyi Etnik Membaca Zaman” di halaman Taman Budaya dan Museum Sulawesi Barat, Buttu Ciping, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat Nehru Sagena, anggota DPRD Sulawesi Barat, Kepala Kantor Pelestarian Kebudayaan, Kepala UPTD Taman Budaya dan Museum Sulawesi Barat Irma Trisnawati, serta para seniman, budayawan, dan masyarakat.
Pada malam pembukaan, panitia menampilkan tujuh pertunjukan musik etnik yang mengangkat kekayaan musik tradisional Mandar. Penampilan para talenta lokal memadukan unsur tradisi dengan sentuhan kreatif sehingga menghadirkan pertunjukan yang tetap berakar pada nilai budaya, namun relevan dengan perkembangan zaman.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Barat, Nehru Sagena, mengatakan tema “Bunyi Etnik Membaca Zaman” menjadi pengingat bahwa kebudayaan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri maupun nilai-nilai yang diwariskan para leluhur.
Menurut Nehru Sagena, pelestarian budaya tidak cukup dilakukan melalui upaya konservasi, tetapi juga membutuhkan inovasi agar tetap hidup dan dekat dengan masyarakat. Karena itu, para seniman didorong untuk terus berkarya dengan menghadirkan kreativitas yang tetap berpijak pada akar budaya Mandar.
Ia berharap Mandar Ethno Music Concert menjadi ruang kolaborasi bagi para pelaku seni sekaligus memperkuat identitas budaya Sulawesi Barat. Melalui kegiatan tersebut, musik etnik Mandar diharapkan semakin dikenal di tingkat nasional hingga internasional sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia.
Sementara itu, Kepala UPTD Taman Budaya dan Museum Sulawesi Barat, Irma Trisnawati, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam mendukung pelestarian dan pengembangan kebudayaan daerah.
Menurut Irma, musik tradisional Mandar merupakan warisan budaya yang memiliki nilai sejarah, kearifan lokal, dan menjadi identitas masyarakat Sulawesi Barat. Melalui Mandar Ethno Music Concert, pemerintah ingin menghadirkan ruang ekspresi bagi para pelaku seni untuk mengembangkan musik tradisional tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya yang menjadi akar peradaban masyarakat Mandar.
Selain melestarikan budaya, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap musik tradisional, membuka ruang kreativitas bagi talenta lokal, mendokumentasikan karya sebagai aset budaya daerah, serta mempromosikan Mandar Ethno Music ke tingkat nasional dan internasional melalui berbagai platform digital.

"










