POLEWALI MANDAR, SUARAMANDAR.com Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, terus dikebut menjelang operasional perdana yang dijadwalkan pada Juli 2026. Hingga kini, progres pembangunan telah mencapai sekitar 75 persen dan memasuki tahap finishing. Sabtu (27 Juli 2026).
Di lokasi proyek, ratusan pekerja tampak menyelesaikan berbagai pekerjaan akhir, mulai dari pengecatan, pemasangan lantai, instalasi utilitas, hingga penataan kawasan sekolah. Sebanyak 15 bangunan di dalam kompleks Sekolah Rakyat menjadi fokus penyelesaian agar seluruh fasilitas siap digunakan sesuai target.
Deputi Project Manager PT Hutama Karya, Ahmad Daroji, mengatakan pembangunan mencakup berbagai fasilitas utama, yakni gedung Sekolah Dasar (SD), gedung pembelajaran, masjid, asrama siswa, rumah susun untuk guru, ruang dapur, kantin, serta aula.
“Progres pekerjaan saat ini telah mencapai sekitar 75 persen dan sudah memasuki tahap finishing.
“Kami terus mengoptimalkan seluruh pekerjaan agar dapat selesai sesuai jadwal operasional pada Juli 2026,” kata Ahmad Daroji.
Menurut Ahmad, proyek tersebut melibatkan sekitar 650 pekerja, dengan 200 orang di antaranya merupakan tenaga kerja lokal. Seluruh pekerja juga diwajibkan menggunakan alat pelindung diri (APD) sebagai bagian dari penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja di area proyek.
Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Abdul Rahim, melakukan kunjungan kerja ke lokasi pembangunan Sekolah Rakyat untuk melihat langsung progres pengerjaan.
Abdul Rahim mengatakan, kehadiran Sekolah Rakyat di Sulawesi Barat, yang dibangun di Kabupaten Polewali Mandar dan Kabupaten Mamuju, harus menjadi langkah nyata dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui sektor pendidikan.
“Program pemerintah ini patut kita dukung bersama karena ini merupakan misi menekan angka kemiskinan di sektor pendidikan,” ujar Abdul Rahim.
Ia berharap pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga sekolah dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Pemerintah menargetkan Sekolah Rakyat mulai beroperasi pada Juli 2026. Kehadiran sekolah tersebut diharapkan mampu memperluas akses pendidikan yang berkualitas sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendidikan.

"










