Menu

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Bupati Polman: Setelah Puskesmas, Kerja Sama Perbankan Akan Menyasar Seluruh Rumah Sakit Pemprov Sulbar Optimalkan MTQ XI sebagai Ajang Promosi Produk Unggulan Daerah Pemkab Polman Cairkan Gaji ke-13 Senilai Rp35,2 Miliar 72,75% Responden Nilai Suhardi Duka Berhasil Tunaikan Janji Kampanye, 78% Sebut Sulbar Lebih Baik SDK Lantik Rektor UNSUMA: Perguruan Tinggi Wajib Jawab Kebutuhan Dunia Kerja Gubernur Sulbar Sambut Kepala BKN RI, Suasana Akrab Warnai Silaturahmi

Advertorial

Wujudkan Sistem Merit, BKPSDM Sulbar Uji Kompetensi ASN Biro Hukum

badge-check


					Wujudkan Sistem Merit, BKPSDM Sulbar Uji Kompetensi ASN Biro Hukum Perbesar

MAMUJU – Dalam upaya memperkuat sistem tata kelola kepegawaian berbasis merit, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Sulawesi Barat melalui UPTD Penilaian Kompetensi menggelar kegiatan penilaian kompetensi (assessment) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Rabu (08/04/2026).

Kegiatan ini merupakan langkah strategis tahunan BKPSDM untuk melakukan pemetaan talenta (talent mapping) di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Fokus utama dari penilaian ini adalah mengidentifikasi dan mengukur kesenjangan kompetensi (competency gap) antara standar jabatan yang dipersyaratkan dengan profil aktual yang dimiliki oleh setiap pegawai.

Upaya ini sejalan dengan arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka yang menekankan pentingnya penerapan sistem merit sebagai fondasi utama dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kinerja.

Kepala BKPSDM Provinsi Sulawesi Barat, Herdin Ismail, menegaskan bahwa penilaian kompetensi ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan fondasi dalam menempatkan orang yang tepat pada posisi yang tepat (right man on the right place).

“Kita ingin memastikan bahwa setiap ASN di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, termasuk di Biro Hukum, memiliki kapasitas yang relevan dengan tuntutan tugasnya. Melalui talent mapping ini, kita dapat menyusun strategi pengembangan karier yang lebih akurat dan objektif demi mendukung visi pembangunan daerah,” ujar Herdin Ismail.

Senada dengan hal tersebut, Kepala UPTD Penilaian Kompetensi, Dikry Pranaharsyah, menjelaskan bahwa hasil dari assessment ini akan menjadi rapor profesional bagi para pegawai untuk melihat aspek mana yang perlu ditingkatkan.

“Fokus kami adalah melihat sejauh mana competency gap yang ada. Dengan data yang akurat dari hasil penilaian ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dapat memberikan intervensi pelatihan atau pengembangan yang lebih spesifik. Kami ingin setiap individu di Biro Hukum memiliki profil kompetensi yang selaras dengan standar jabatan mereka, sehingga pelayanan hukum di Sulawesi Barat semakin prima,” pungkas Dikry.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diharapkan dapat melahirkan basis data talenta yang kuat, yang nantinya akan menjadi acuan dalam pengisian jabatan maupun penyusunan program diklat di masa mendatang. (Rls)

Facebook Comments Box

Read More

Bupati Polman: Setelah Puskesmas, Kerja Sama Perbankan Akan Menyasar Seluruh Rumah Sakit

9 June 2026 - 21:13 WIT

Pemprov Sulbar Optimalkan MTQ XI sebagai Ajang Promosi Produk Unggulan Daerah

9 June 2026 - 21:07 WIT

Pemkab Polman Cairkan Gaji ke-13 Senilai Rp35,2 Miliar

5 June 2026 - 22:17 WIT

72,75% Responden Nilai Suhardi Duka Berhasil Tunaikan Janji Kampanye, 78% Sebut Sulbar Lebih Baik

5 June 2026 - 22:10 WIT

SDK Lantik Rektor UNSUMA: Perguruan Tinggi Wajib Jawab Kebutuhan Dunia Kerja

5 June 2026 - 21:57 WIT

Trending on Advertorial