Polman — Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud, menyatakan kesiapannya menghibahkan lahan pribadi seluas sekitar 5 hektare untuk mendukung pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Balanipa.
Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri Kongres Rakyat Balanipa I di Ponpes Darul Mahfudz Lekopa’dis, Sabtu (4/4/2026).
“Untuk kesiapan Balanipa menjadi daerah otonomi baru, saya akan menghibahkan tanah saya sekitar 5 hektare di kawasan Palippis untuk pembangunan perkantoran,” kata Samsul.
Politisi Golkar itu menegaskan dukungan terhadap DOB Balanipa telah ia tunjukkan sejak lama, bahkan sebelum menjabat sebagai bupati.
Samsul menyebut sebagai putra daerah, ia memiliki tanggung jawab moral untuk mendorong terbentuknya Kabupaten Balanipa.
“Tidak ada alasan untuk tidak total mendukung. Sejak awal saya bersama perjuangan ini dan akan tetap konsisten,” ujarnya.
Samsul juga mengingatkan agar perjuangan pembentukan daerah baru tetap dijalankan secara solid dan tanpa kepentingan pribadi.
“Semua harus berjuang dengan ikhlas, tetap kompak, solid, dan bersatu,” katanya.
Namun, wacana pemekaran daerah masih menghadapi tantangan kebijakan moratorium dari pemerintah pusat.
Meski demikian, sejumlah daerah terus mempersiapkan berbagai prasyarat, termasuk dukungan lahan dan infrastruktur pemerintahan, sebagai bagian dari upaya percepatan realisasi DOB.
Kongres Rakyat Balanipa I menjadi momentum penting untuk mempertegas komitmen tersebut di tingkat lokal.
Acara tersebut turut dihadiri Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, serta diikuti tokoh masyarakat, akademisi, dan ribuan warga dari wilayah calon DOB.

"










