Menu

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Bupati Polman: Setelah Puskesmas, Kerja Sama Perbankan Akan Menyasar Seluruh Rumah Sakit Pemprov Sulbar Optimalkan MTQ XI sebagai Ajang Promosi Produk Unggulan Daerah Pemkab Polman Cairkan Gaji ke-13 Senilai Rp35,2 Miliar 72,75% Responden Nilai Suhardi Duka Berhasil Tunaikan Janji Kampanye, 78% Sebut Sulbar Lebih Baik SDK Lantik Rektor UNSUMA: Perguruan Tinggi Wajib Jawab Kebutuhan Dunia Kerja Gubernur Sulbar Sambut Kepala BKN RI, Suasana Akrab Warnai Silaturahmi

Advertorial

Polman Gelar Musrenbang 2026, Bupati: Prioritaskan Program Berbasis Data dan Kebutuhan Mendesak

badge-check


					Polman Gelar Musrenbang 2026, Bupati: Prioritaskan Program Berbasis Data dan Kebutuhan Mendesak Perbesar

POLEWALI MANDAR – Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh empat kecamatan, yakni Kecamatan Luyo, Campalagian, Tutar, dan Wonomulyo.

Dalam sambutannya, Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud, menegaskan bahwa Musrenbang merupakan forum partisipatif yang sangat strategis dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah di masa depan.

Namun, Ia tidak menampik adanya tantangan serius terkait kondisi ekonomi dan keterbatasan keuangan daerah.

“Tentu Musrenbang ini adalah forum yang sangat baik dan partisipatif untuk menentukan arah kebijakan pembangunan daerah mendatang. Meski begitu, kita harus mengakui adanya tantangan serius akibat keterbatasan aspek ekonomi dan keuangan daerah yang sangat terbatas,” ujar Samsul Mahmud.

Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, namun tetap menjadi perhatian utama.

Samsul Mahmud mengungkapkan bahwa pemerintah akan terus berupaya agar perbaikan jalan di wilayah Polman masuk dalam skala prioritas tahun ini.

Selain infrastruktur, sektor kesehatan juga menjadi beban sekaligus komitmen besar bagi pemerintah daerah. Polman tercatat sebagai satu-satunya kabupaten di Sulawesi Barat yang konsisten membiayai kesehatan masyarakat secara mandiri.

“Cuma Polman di Sulbar yang membiayai kesehatan masyarakat dengan program Universal Health Coverage (UHC), yang tentunya membutuhkan biaya cukup besar, yakni sekitar 40 miliar rupiah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Samsul Mahmud menekankan agar setiap usulan program dari tingkat kecamatan harus selaras dengan kebijakan di tingkat provinsi maupun nasional. Ia meminta agar perencanaan ke depan dilakukan secara cermat dengan mengacu pada dua hal.

Pertama, perencanaan berbasis data dengan memastikan program tepat sasaran.
Kedua, kebutuhan mendesak dengan mendahulukan aspirasi yang berdampak langsung pada masyarakat.

Sebagai penutup, ia berharap agar seluruh aparatur pemerintah tetap mengedepankan pelayanan kepada masyarakat. Ia mengajak semua pihak untuk bersatu demi membangun Polewali Mandar yang lebih baik di masa yang akan datang. (*)

Facebook Comments Box

Read More

Bupati Polman: Setelah Puskesmas, Kerja Sama Perbankan Akan Menyasar Seluruh Rumah Sakit

9 June 2026 - 21:13 WIT

Pemprov Sulbar Optimalkan MTQ XI sebagai Ajang Promosi Produk Unggulan Daerah

9 June 2026 - 21:07 WIT

Pemkab Polman Cairkan Gaji ke-13 Senilai Rp35,2 Miliar

5 June 2026 - 22:17 WIT

72,75% Responden Nilai Suhardi Duka Berhasil Tunaikan Janji Kampanye, 78% Sebut Sulbar Lebih Baik

5 June 2026 - 22:10 WIT

SDK Lantik Rektor UNSUMA: Perguruan Tinggi Wajib Jawab Kebutuhan Dunia Kerja

5 June 2026 - 21:57 WIT

Trending on Advertorial