Menu

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Bupati Polman Ingatkan ASN Hindari Gratifikasi dan Pungli dalam Pelayanan Publik Junda Maulana Minta OPD Tingkatkan Kualitas Data, BPS Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi Bupati Polman: Setelah Puskesmas, Kerja Sama Perbankan Akan Menyasar Seluruh Rumah Sakit Pemprov Sulbar Optimalkan MTQ XI sebagai Ajang Promosi Produk Unggulan Daerah Pemkab Polman Cairkan Gaji ke-13 Senilai Rp35,2 Miliar 72,75% Responden Nilai Suhardi Duka Berhasil Tunaikan Janji Kampanye, 78% Sebut Sulbar Lebih Baik

Advertorial

APBD 2025 Sulbar Masuk Meja Bedah, Komisi II DPRD Sorot Realisasi dan Titik Macet Program

badge-check


					APBD 2025 Sulbar Masuk Meja Bedah, Komisi II DPRD Sorot Realisasi dan Titik Macet Program Perbesar

Mamuju – Komisi II DPRD Sulbar menajamkan pengawasan atas pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2025.
Wakil Ketua Komisi II, Hj. Jumiaty A. Mahmud, memimpin rapat kerja monitoring dan evaluasi (monev). Tidak lain untuk menguji realisasi anggaran, capaian program, hingga kendala yang menghambat kinerja perangkat daerah.

Rapat berlangsung di Ruang Rapat Komisi II Selasa (27/1). Agenda ini menempatkan penggunaan anggaran dalam sorotan langsung. Program mana yang mencapai target, mana yang meleset, dan faktor apa yang membuat pelaksanaan tersendat

Komisi II memfokuskan pembahasan pada efektivitas program dan optimalisasi belanja. Apakah sudah sejalan dengan rencana kerja serta ketentuan yang berlaku. Evaluasi juga menyasar konsistensi pelaksanaan kegiatan dengan sasaran manfaat, bukan sekadar serapan angka.

Sejumlah mitra kerja hadir untuk menyampaikan paparan dan menjawab catatan Komisi II. Rapat melibatkan Biro Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) serta Biro Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Provinsi Sulawesi Barat. Anggota Komisi II H. Habsi Wahid juga mengikuti rapat.

Jumiaty menegaskan, monev menjadi instrumen pengawasan DPRD untuk menuntut transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan anggaran.

“Melalui rapat kerja ini, kami ingin memastikan setiap program yang dibiayai APBD benar-benar berjalan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Jumiaty.

Komisi II mendorong sinergi dengan perangkat daerah agar pelaksanaan APBD 2025 bergerak lebih terarah, tepat sasaran, dan terukur. Pengawasan, menurut DPRD, harus berujung pada program efektif, belanja tepat guna, dan kendala cepat tertangani. (ADV)

Facebook Comments Box

Read More

Bupati Polman Ingatkan ASN Hindari Gratifikasi dan Pungli dalam Pelayanan Publik

11 June 2026 - 00:10 WIT

Junda Maulana Minta OPD Tingkatkan Kualitas Data, BPS Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi

11 June 2026 - 00:04 WIT

Bupati Polman: Setelah Puskesmas, Kerja Sama Perbankan Akan Menyasar Seluruh Rumah Sakit

9 June 2026 - 21:13 WIT

Pemprov Sulbar Optimalkan MTQ XI sebagai Ajang Promosi Produk Unggulan Daerah

9 June 2026 - 21:07 WIT

Pemkab Polman Cairkan Gaji ke-13 Senilai Rp35,2 Miliar

5 June 2026 - 22:17 WIT

Trending on Advertorial