Menu

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Bupati Polman Ingatkan ASN Hindari Gratifikasi dan Pungli dalam Pelayanan Publik Junda Maulana Minta OPD Tingkatkan Kualitas Data, BPS Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi Bupati Polman: Setelah Puskesmas, Kerja Sama Perbankan Akan Menyasar Seluruh Rumah Sakit Pemprov Sulbar Optimalkan MTQ XI sebagai Ajang Promosi Produk Unggulan Daerah Pemkab Polman Cairkan Gaji ke-13 Senilai Rp35,2 Miliar 72,75% Responden Nilai Suhardi Duka Berhasil Tunaikan Janji Kampanye, 78% Sebut Sulbar Lebih Baik

Advertorial

Momen Haru Hj. Fatmawati Salim Terima Lipatan Merah Putih Usai Upacara Pemakaman Militer

badge-check


					Momen Haru Hj. Fatmawati Salim Terima Lipatan Merah Putih Usai Upacara Pemakaman Militer Perbesar

JAKARTA — Suasana hening menyelimuti Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata saat petugas upacara dengan penuh kehormatan menyerahkan lipatan bendera merah putih kepada istri almarhum Mayjen TNI (Purn) Salim S. Mengga, Minggu (1/2/2026).

Prosesi tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian upacara pemakaman militer sekaligus bentuk penghormatan negara atas pengabdian almarhum semasa hidup.

“Ada sebuah tanggung jawab yang tidak perlu diucapkan dengan kata-kata, namun terikat kuat dalam janji setia. Menerima kain merah putih ini bukan sekadar prosesi, melainkan simbol bahwa napas pengabdian almarhum akan selalu menemukan jalannya untuk tetap hidup,” demikian ungkapan yang menggambarkan makna mendalam dari momen tersebut.

Dengan ekspresi tegar namun sarat duka, Hj. Fatmawati Salim Mengga menerima lipatan bendera itu dan memeluknya erat. Tangis keluarga pecah, mengiringi detik-detik ketika simbol kehormatan negara tersebut berpindah ke pangkuannya.

Di tengah suasana duka, saudara kandung almarhum, Aladin S. Mengga, turut menyampaikan ucapan belasungkawa kepada para pelayat sekaligus mewakili keluarga besar. Ia mengungkapkan permohonan maaf apabila almarhum semasa hidup pernah khilaf dalam perkataan maupun perbuatan.

“Atas nama keluarga, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya jika almarhum pernah memiliki salah, baik yang disengaja maupun tidak. Bila pernah ada kata yang melukai perasaan saudara, kami mohon kiranya dimaafkan,” ujarnya.

Penyerahan bendera dalam upacara militer merupakan bentuk penghormatan tertinggi negara kepada sosok yang dikenal berdedikasi dalam menjalankan tugas.

Bagi keluarga, momen tersebut bukan hanya seremonial, tetapi juga pengingat bahwa nilai-nilai perjuangan almarhum akan terus hidup dan diwariskan.

Facebook Comments Box

Read More

Bupati Polman Ingatkan ASN Hindari Gratifikasi dan Pungli dalam Pelayanan Publik

11 June 2026 - 00:10 WIT

Junda Maulana Minta OPD Tingkatkan Kualitas Data, BPS Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi

11 June 2026 - 00:04 WIT

Bupati Polman: Setelah Puskesmas, Kerja Sama Perbankan Akan Menyasar Seluruh Rumah Sakit

9 June 2026 - 21:13 WIT

Pemprov Sulbar Optimalkan MTQ XI sebagai Ajang Promosi Produk Unggulan Daerah

9 June 2026 - 21:07 WIT

Pemkab Polman Cairkan Gaji ke-13 Senilai Rp35,2 Miliar

5 June 2026 - 22:17 WIT

Trending on Advertorial