POLEWALI MANDAR, SUARAMANDAR.COM — Pemerintah Desa Napo menyampaikan pernyataan resmi terkait aksi sekelompok orang yang melakukan tarian di kawasan Makam Todzilaling dan memicu perhatian luas masyarakat, selasa(18/11/2025).
Dalam keterangannya, Kepala Desa Napo Basri, mengecam keras tindakan tersebut. Aktivitas itu dinilai tidak menghormati kawasan makam dan menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.
Pemerintah Desa menegaskan tidak mengetahui, tidak terlibat, serta tidak pernah memberikan izin atas kegiatan yang belakangan viral tersebut.
Pemerintah Desa menambahkan, seluruh aktivitas yang dilakukan di luar sepengetahuan dan tanpa izin resmi dari Pemerintah Desa Napo sepenuhnya berada di luar tanggung jawab pemerintah desa.
Di tengah perkembangan informasi yang beredar, Pemerintah Desa Napo mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terpancing provokasi, dan menunggu penjelasan resmi dari pihak-pihak yang memiliki kewenangan.
Sebagai langkah antisipatif, Pemerintah Desa Napo berkomitmen berkoordinasi dengan tokoh masyarakat, tokoh adat, serta pihak terkait lainnya untuk memastikan kejadian serupa tidak kembali terjadi di wilayah Desa Napo.

"










