Menu

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Bupati Polman Ingatkan ASN Hindari Gratifikasi dan Pungli dalam Pelayanan Publik Junda Maulana Minta OPD Tingkatkan Kualitas Data, BPS Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi Bupati Polman: Setelah Puskesmas, Kerja Sama Perbankan Akan Menyasar Seluruh Rumah Sakit Pemprov Sulbar Optimalkan MTQ XI sebagai Ajang Promosi Produk Unggulan Daerah Pemkab Polman Cairkan Gaji ke-13 Senilai Rp35,2 Miliar 72,75% Responden Nilai Suhardi Duka Berhasil Tunaikan Janji Kampanye, 78% Sebut Sulbar Lebih Baik

Daerah

Wagub Salim S. Mengga Tegaskan Komitmen: Pembangunan Fisik Harus Sejalan dengan Moral

badge-check


					Wagub Salim S. Mengga Tegaskan Komitmen: Pembangunan Fisik Harus Sejalan dengan Moral Perbesar

POLEWALI MANDAR, SUARAMANDAR. COM — Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Salim S. Mengga, menegaskan komitmennya bersama Gubernur untuk terus memperjuangkan peningkatan infrastruktur serta pengembangan pendidikan keagamaan di Kabupaten Polewali Mandar.

Hal itu disampaikan Salim saat menghadiri peresmian Yayasan Pendidikan Pondok Pesantren Nurul Haq Dakka, Kecamatan Tapango, Kabupaten Polewali Mandar, Senin (3/11/2025).

Dalam sambutannya, Salim S. Mengga memaparkan sejumlah langkah yang telah ia tempuh, mulai dari memperjuangkan anggaran pembangunan pesantren hingga fasilitas pertanian dan pengairan di Jakarta baru-baru ini.

“Di BAZNAS banyak bantuan, mulai dari bedah rumah untuk warga miskin sampai beasiswa S1, S2, dan S3. Saya juga minta dan Alhamdulillah dikabulkan,” ungkapnya.

Wagub Salim juga menjelaskan bahwa dirinya telah menjalin komunikasi dengan Ketua BAZNAS Nasional untuk menyalurkan berbagai program bantuan sosial dan pendidikan bagi masyarakat Sulbar.

Selain itu, ia menyebut telah bertemu sejumlah pejabat di tingkat pusat guna memperjuangkan program strategis untuk masyarakat Sulbar, termasuk bantuan pertanian dan pengembangan sumber daya lokal.

“Saya sudah bertemu Menteri Pertanian, meminta bantuan bibit padi, traktor, dan rehabilitasi laboratorium kesehatan hewan. Karena itu semua bisa menjadi sumber PAD dan manfaat langsung bagi masyarakat,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Salim juga menyoroti pentingnya tata kelola investasi yang bersih dan profesional di daerah.

“Kalau investor datang, jangan belum bekerja sudah dimintai macam-macam. Itu membuat mereka enggan datang. Saya sudah bilang, tidak boleh ada perantara, harus langsung ke pemerintah daerah supaya rakyat yang menikmati manfaatnya,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa efisiensi anggaran di pemerintah pusat bukan berarti ketiadaan dana, melainkan bentuk pengawasan agar daerah lebih kreatif menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Jadi jangan putus asa. Di pusat itu banyak anggaran, asal kita bisa tunjukkan program yang benar dan transparan,” katanya.

Tak hanya berbicara soal pembangunan, Wagub Salim juga menekankan pentingnya etika beragama dan keikhlasan dalam bekerja. Ia menolak tawaran perjalanan ibadah haji dengan fasilitas negara.

“Saya bilang, haji itu untuk yang mampu. Jangan haji atas biaya dinas. Saya tidak mau jadi haji Abidin,” ujarnya sambil tersenyum.

Di akhir sambutannya, Salim S. Mengga berharap ke depan pendamping jamaah haji berasal dari para ustaz, guru agama, dan imam masjid, bukan hanya dari kalangan pejabat.

“Biar para tokoh agama yang mendampingi jamaah, supaya makna ibadahnya lebih terasa,” tutup Wagub Sulbar.

Facebook Comments Box

Read More

Bupati Polman Ingatkan ASN Hindari Gratifikasi dan Pungli dalam Pelayanan Publik

11 June 2026 - 00:10 WIT

Junda Maulana Minta OPD Tingkatkan Kualitas Data, BPS Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi

11 June 2026 - 00:04 WIT

Bupati Polman: Setelah Puskesmas, Kerja Sama Perbankan Akan Menyasar Seluruh Rumah Sakit

9 June 2026 - 21:13 WIT

Pemprov Sulbar Optimalkan MTQ XI sebagai Ajang Promosi Produk Unggulan Daerah

9 June 2026 - 21:07 WIT

Pemkab Polman Cairkan Gaji ke-13 Senilai Rp35,2 Miliar

5 June 2026 - 22:17 WIT

Trending on Advertorial