Menu ✖

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Empat Bulan Kekurangan Air Bersih, BPBD Polman Salurkan Bantuan ke Ponpes Salafiyah Parappe Gubernur Sulbar: Kuatnya Pramuka Jadi Wadah Cetak SDM Berkarakter Pejuang Muda Mandar untuk Panca Daya Hadiri Pembukaan Karate Piala Panglima TNI, Gubernur SDK: Anak Muda Harus Punya Nilai Juang Tinggi di Tengah Persaingan Global Malam Kenal Pamit Kapolda Sulbar, Gubernur Suhardi Duka: Peran Polisi Sangat Tinggi Sukseskan Pembangunan, Perlu Sinergi Kuat Gubernur Suhardi Duka Harap Media Siber Bantu Masyarakat Pilah Informasi dan Tangkal Hoaks Gubernur Suhardi Duka Terima Manager PLN UP2K Sulbar, Bahas Percepatan Lisdes dan Peningkatan Elektrifikasi Sulbar

Daerah

Wagub Sulbar Murka di Upacara: ASN Terlambat, Mengobrol, hingga Tak Taat Aba-aba

badge-check


					Wagub Sulbar Murka di Upacara: ASN Terlambat, Mengobrol, hingga Tak Taat Aba-aba Perbesar

MAMUJU — Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S. Mengga, kembali menyoroti rendahnya kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) saat upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional yang digelar di halaman kantor Gubernur Sulawesi Barat, Rabu (17/11/2025). Sorotan tersebut disampaikan menyusul masih ditemukannya sejumlah ASN yang terlambat mengikuti upacara.

Dalam amanatnya, Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S. Mengga menegaskan bahwa Hari Kesadaran Nasional seharusnya menjadi momentum refleksi bagi seluruh ASN untuk memperkuat komitmen, tanggung jawab, dan disiplin sebagai pelayan publik. Namun, ia menyayangkan masih adanya sikap tidak serius yang ditunjukkan sebagian peserta upacara.

Example 728x250

“Saya masih melihat ASN yang datang terlambat, bahkan ada yang mengobrol saat upacara berlangsung. Ini menunjukkan bahwa kesadaran disiplin kita masih perlu dibenahi bersama,” ujar Wakil Gubernur.

Selain masih banyak ASN yang datang terlambat dan mengobrol saat upacara berlangsung, Wakil Gubernur juga menekankan pentingnya sikap tertib dan kepatuhan terhadap aba-aba pimpinan upacara.

Wakil Gubernur menegaskan bahwa upacara bukan sekadar berdiri di lapangan, melainkan bagian dari pembentukan karakter dan disiplin ASN.

“Biasakan ketika mengambil sikap sempurna, maka seluruhnya tidak ada lagi gerakan. Ini bagian dari disiplin, bukan hanya sekadar berdiri di lapangan,” tegasnya.

Ia mempertanyakan komitmen ASN dalam menjalankan tugas apabila hal mendasar seperti disiplin belum mampu ditegakkan.

“Bagaimana kita bisa bekerja dengan lebih baik, kalau untuk disiplin saja tidak mampu kita tegakkan,” ujarnya.

Wakil Gubernur juga meminta agar pada upacara-upacara berikutnya, seluruh peserta benar-benar mendengarkan dan mematuhi aba-aba dari pimpinan upacara. Menurutnya, kedisiplinan harus menjadi budaya bersama di lingkungan birokrasi.

“Kalau yang lain bisa, kita juga harus bisa,” katanya.

Untuk memperkuat pembinaan ASN, Wakil Gubernur meminta Sekretaris Daerah agar setiap organisasi perangkat daerah (OPD) memiliki buku absen atau daftar kehadiran khusus saat upacara. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengetahui tingkat kehadiran ASN di masing-masing OPD sebagai bahan evaluasi dan pembinaan.

“Ini bagian dari pembinaan kita,” ujar Wakil Gubernur.

Ia juga menegaskan aturan waktu pelaksanaan upacara. Jika upacara dijadwalkan pukul 07.30 Wita, maka seluruh peserta harus sudah siap di lapangan paling lambat pukul 07.10 Wita.

“Ke depan tidak ada lagi saat upacara dimulai masih ada yang berdatangan. Yang terlambat berdiri di luar,” tegasnya.

Menurut Wakil Gubernur, ketidakmampuan mengatur diri sendiri akan berdampak langsung pada kinerja pemerintahan secara keseluruhan.

“Tidak mungkin kita bisa bekerja dengan baik kalau mengatur diri sendiri saja tidak mampu. Karena itu biasakan mendengarkan perintah dan taat pada perintah agar kita bisa menciptakan cita-cita nasional kita,” katanya.

Upacara Hari Kesadaran Nasional merupakan agenda rutin pemerintah yang bertujuan menumbuhkan disiplin, tanggung jawab, dan semangat pengabdian ASN. Wakil Gubernur berharap kedepan, para ASN untuk memperbaiki sikap, kedisiplinan, dan kinerja dengan baik sesuai Cita-cita Nasional.

Facebook Comments Box

Read More

Empat Bulan Kekurangan Air Bersih, BPBD Polman Salurkan Bantuan ke Ponpes Salafiyah Parappe

10 October 2026 - 11:21 WIT

Gubernur Sulbar: Kuatnya Pramuka Jadi Wadah Cetak SDM Berkarakter Pejuang Muda Mandar untuk Panca Daya

10 October 2026 - 09:22 WIT

Hadiri Pembukaan Karate Piala Panglima TNI, Gubernur SDK: Anak Muda Harus Punya Nilai Juang Tinggi di Tengah Persaingan Global

10 October 2026 - 09:18 WIT

Malam Kenal Pamit Kapolda Sulbar, Gubernur Suhardi Duka: Peran Polisi Sangat Tinggi Sukseskan Pembangunan, Perlu Sinergi Kuat

10 October 2026 - 09:15 WIT

Gubernur Suhardi Duka Harap Media Siber Bantu Masyarakat Pilah Informasi dan Tangkal Hoaks

9 October 2026 - 09:18 WIT

Trending on Advertorial