Menu ✖

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Bupati Polman Bergerak, 800 Geobag Disiapkan Hadapi Abrasi yang Ancam Rumah Warga Tammangalle Polemik Blokir ASN Digital Sulbar Temui Titik Terang, Sekda Junda: 68 Jadi Fungsional Ahli Madya, 13 Dikembalikan ke Eselon III Buka Musda IV APDESI Sulbar, Sekda Junda: Tolak Ukur Keberhasilan Pembangunan Ada di Desa – 575 Desa Jadi Ujung Tombak Empat Bulan Kekurangan Air Bersih, BPBD Polman Salurkan Bantuan ke Ponpes Salafiyah Parappe Gubernur Sulbar: Kuatnya Pramuka Jadi Wadah Cetak SDM Berkarakter Pejuang Muda Mandar untuk Panca Daya Hadiri Pembukaan Karate Piala Panglima TNI, Gubernur SDK: Anak Muda Harus Punya Nilai Juang Tinggi di Tengah Persaingan Global

Advertorial

Usia 14 Tahun Rawat Ibu Lumpuh, Kepsek SMP Satap Katumbangan Pastikan Sulfa Tetap Sekolah

badge-check


					Usia 14 Tahun Rawat Ibu Lumpuh, Kepsek SMP Satap Katumbangan Pastikan Sulfa Tetap Sekolah Perbesar

POLEWALI MANDAR — Di saat anak-anak seusianya sibuk belajar dan bermain bersama teman, Sulfa (14) justru harus menjalani tanggung jawab yang tak ringan.

Siswi SMP Satap Katumbangan, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, itu kini menjadi salah satu tumpuan bagi ibunya, Uni (41), yang terbaring sakit akibat lumpuh.

Example 728x250

Hari-hari Sulfa tak hanya diisi dengan pelajaran sekolah. Ia harus membagi waktu antara membuka buku dan merawat sang ibu di rumah.

Kondisi itu membuat aktivitas belajar Sulfa ikut terdampak. Ia tidak selalu bisa mengikuti kegiatan pembelajaran seperti teman-temannya karena harus berada di rumah mendampingi ibunya.

Namun, keadaan tersebut tidak membuat sekolah menutup mata.
Kepala SMP Satap Katumbangan, Syarifah Marwah, mendatangi langsung rumah Sulfa untuk melihat kondisi siswinya sekaligus memastikan pendidikannya tetap berjalan, selasa (15/09/26).

Syarifah datang tidak dengan tangan kosong. Sejumlah buku pelajaran dibawanya untuk diberikan kepada Sulfa. Buku-buku tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi Sulfa untuk tetap belajar dari rumah di tengah tanggung jawabnya merawat ibunya.

Selain buku pelajaran, Syarifah juga memberikan bantuan lainnya untuk membantu memenuhi kebutuhan Sulfa sehari-hari.

Bantuan itu menjadi bentuk kepedulian sekolah terhadap kondisi Sulfa dan keluarganya yang sedang menghadapi kesulitan.

Bagi kepala sekolah SMP Satap Katumbangan, keadaan Sulfa tidak boleh menjadi alasan untuk mengorbankan pendidikannya.

Sebab, Sulfa sedang menghadapi keadaan yang seharusnya belum harus dipikul seorang anak seusianya.

Di satu sisi, ia adalah seorang pelajar yang memiliki cita-cita dan masa depan. Di sisi lain, ia harus menjadi anak yang setia mendampingi ibunya yang sedang terbaring sakit.

Di tengah kondisi itu, buku-buku yang dibawa kepala sekolah bukan sekadar perlengkapan belajar.

Bagi Sulfa, buku tersebut menjadi pesan bahwa meski ia harus berada di rumah untuk merawat ibunya, sekolah tidak melupakannya.

Pendidikan Sulfa tetap harus berjalan. Dan di balik perjuangan seorang anak berusia 14 tahun merawat ibunya, ada masa depan yang tak boleh ikut terbaring, tutup Syarifah Marwah.

Facebook Comments Box

Read More

Bupati Polman Bergerak, 800 Geobag Disiapkan Hadapi Abrasi yang Ancam Rumah Warga Tammangalle

14 October 2026 - 23:46 WIT

Polemik Blokir ASN Digital Sulbar Temui Titik Terang, Sekda Junda: 68 Jadi Fungsional Ahli Madya, 13 Dikembalikan ke Eselon III

14 October 2026 - 23:38 WIT

Buka Musda IV APDESI Sulbar, Sekda Junda: Tolak Ukur Keberhasilan Pembangunan Ada di Desa – 575 Desa Jadi Ujung Tombak

14 October 2026 - 19:59 WIT

Empat Bulan Kekurangan Air Bersih, BPBD Polman Salurkan Bantuan ke Ponpes Salafiyah Parappe

10 October 2026 - 11:21 WIT

Gubernur Sulbar: Kuatnya Pramuka Jadi Wadah Cetak SDM Berkarakter Pejuang Muda Mandar untuk Panca Daya

10 October 2026 - 09:22 WIT

Trending on Advertorial