Menu

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Soroti Kedisiplinan ASN, Junda Maulana Beberkan PR Sulbar: Kemiskinan 10,18%, IPM di Bawah Nasional, Stunting hingga Infrastruktur Sekda Sulbar Buka MPLS Sekolah Rakyat, Tekankan Karakter dan Kemandirian Siswa Suardi S.IP Siap Bertarung di Pilkades, Bawa Gagasan Desa Maju, Lagi-agi Lebih Baik Sekda Sulbar Tegur Keras ASN: Disiplin Bukan Hanya Datang dan Pulang, Tapi Kinerja untuk Rakyat Komitmen Gubernur SDK Perluas Kuota Beasiswa Sulbar Dari 203 Jadi 524, Tahun Kedua Capai 1.040 Penerima Manfaat Disambut Hangat Diaspora, SDK Apresiasi Kekompakan Masyarakat Mandar di Jabodetabek-Banten

Advertorial

Upacara HUT RI ke-79 di Sulbar, Gubernur Suhardi Duka Kenakan Putih-Putih dan Dihadiri Perwakilan 14 Kerajaan

badge-check


					Upacara HUT RI ke-79 di Sulbar, Gubernur Suhardi Duka Kenakan Putih-Putih dan Dihadiri Perwakilan 14 Kerajaan Perbesar

Mamuju – Upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Sulawesi Barat digelar di Lapangan Ahmad Kirang, Mamuju, Senin 17 Agustus 2026. Upacara berlangsung khidmat.

Gubernur Sulbar Suhardi Duka bertindak sebagai pembina upacara. Mengenakan setelan putih-putih, Suhardi Duka memimpin jalannya upacara yang diikuti pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Sulbar dan peserta lainnya.

Dalam upacara tersebut, sejumlah perwakilan 14 kerajaan di Sulawesi Barat turut hadir. Mereka merupakan perwakilan dari konfederasi Pitu Babbana Binanga dan Pitu Ulunna Salu.

Kepala Kesbangpol Sulbar Muh Darwis Damir mengatakan kehadiran perwakilan kerajaan berkaitan dengan sejarah panjang perjuangan bangsa Indonesia menuju kemerdekaan.

“Perjuangan itu dimulai dari kerajaan kerajaan. Setelah kerajaan masuklah ke masa persatuan dan kesatuan itu dimaknai dengan adanya pemuda-pemuda yang berhasil dan termasuk juga pimpinan pimpinan kita. Para founder yang menyiapkan kemerdekaan itu,” kata Darwis.

Menurut Darwis, sejarah tersebut menjadi alasan penting untuk mengingat kembali perjalanan perjuangan menuju kemerdekaan.

“Itu pengantar, bahwa bendera itu tidak akan berdiri sendiri, tidak akan bisa direbut kalau tidak ada perjuangan. Perjuangan itu dimulai dari kerajaan-kerajaan kita. Habis itu masuk kepada masa perjuangan dari masa perjuangan itu masuklah kepada kemerdekaan saat ini,” ujarnya.

Dia mengatakan kemerdekaan Indonesia diperoleh melalui perjuangan, bukan hadiah.

“Masa perjuangan itu kita salah satunya bangsa Indonesia yang berjuang untuk merebut merdeka itu. Kalau mungkin bangsa-bangsa lain mungkin hadiah, tapi kita bukan hadiah. Ini adalah perjuangan, perjuangan kemerdekaan kita,” katanya. (Rls)

Facebook Comments Box

Read More

Soroti Kedisiplinan ASN, Junda Maulana Beberkan PR Sulbar: Kemiskinan 10,18%, IPM di Bawah Nasional, Stunting hingga Infrastruktur

8 September 2026 - 12:50 WIT

Sekda Sulbar Buka MPLS Sekolah Rakyat, Tekankan Karakter dan Kemandirian Siswa

8 September 2026 - 12:46 WIT

Sekda Sulbar Tegur Keras ASN: Disiplin Bukan Hanya Datang dan Pulang, Tapi Kinerja untuk Rakyat

7 September 2026 - 22:09 WIT

Komitmen Gubernur SDK Perluas Kuota Beasiswa Sulbar Dari 203 Jadi 524, Tahun Kedua Capai 1.040 Penerima Manfaat

7 September 2026 - 14:00 WIT

Disambut Hangat Diaspora, SDK Apresiasi Kekompakan Masyarakat Mandar di Jabodetabek-Banten

5 September 2026 - 21:43 WIT

Trending on Advertorial