Menu

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Soroti Kedisiplinan ASN, Junda Maulana Beberkan PR Sulbar: Kemiskinan 10,18%, IPM di Bawah Nasional, Stunting hingga Infrastruktur Sekda Sulbar Buka MPLS Sekolah Rakyat, Tekankan Karakter dan Kemandirian Siswa Suardi S.IP Siap Bertarung di Pilkades, Bawa Gagasan Desa Maju, Lagi-agi Lebih Baik Sekda Sulbar Tegur Keras ASN: Disiplin Bukan Hanya Datang dan Pulang, Tapi Kinerja untuk Rakyat Komitmen Gubernur SDK Perluas Kuota Beasiswa Sulbar Dari 203 Jadi 524, Tahun Kedua Capai 1.040 Penerima Manfaat Disambut Hangat Diaspora, SDK Apresiasi Kekompakan Masyarakat Mandar di Jabodetabek-Banten

Advertorial

Tim Gabungan Polresta Mamuju dan Polda Sulbar Kerahkan Dua Anjing Pelacak Buru Pelaku Pemukulan Polisi di Demo BWS

badge-check


					Tim Gabungan Polresta Mamuju dan Polda Sulbar Kerahkan Dua Anjing Pelacak Buru Pelaku Pemukulan Polisi di Demo BWS Perbesar

MAMUJU – Tim gabungan Polresta Mamuju dan Polda Sulawesi Barat menunjukkan respons cepat dalam mengungkap kasus pemukulan terhadap anggota polisi saat pengamanan aksi unjuk rasa di depan Kantor Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi V Sulbar.

Kurang dari 1×24 jam setelah insiden terjadi, aparat berhasil mengamankan pelaku berinisial AR (37) yang diduga melakukan penganiayaan terhadap personel Polresta Mamuju saat aksi demonstrasi yang berujung ricuh tersebut.

Penangkapan AR dipimpin langsung Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Ferdyan Indra Fahmi. Operasi pengejaran melibatkan personel gabungan dari Polresta Mamuju, Brimob Polda Sulbar, dan Sabhara Polda Sulbar yang bergerak cepat menelusuri keberadaan pelaku.

Dalam proses pengembangan kasus, aparat juga memburu seorang demonstran lain berinisial AN (36) yang diduga turut melakukan pemukulan terhadap anggota polisi saat aksi berlangsung pada Selasa (2/6/2026).

Untuk mempercepat pengejaran, polisi mengerahkan dua anjing pelacak dari Unit K-9 Polda Sulbar, yakni Peres dan Bono. Kedua anjing pelacak tersebut diturunkan untuk menyisir jalur pelarian pelaku yang diketahui melarikan diri ke kawasan hutan usai melakukan aksi kekerasan.

Upaya pencarian yang dilakukan secara intensif akhirnya membuahkan hasil. Berbekal kemampuan pelacakan Peres dan Bono, tim gabungan berhasil menemukan jejak pelarian AN hingga ke area perkebunan yang berada tidak jauh dari lokasi persembunyiannya.

Pada Rabu (3/6/2026), AN akhirnya berhasil diamankan tanpa perlawanan setelah tim gabungan mendeteksi lokasi persembunyiannya.

Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Ferdyan Indra Fahmi, mengatakan, Keberhasilan penangkapan pelaku menjadi bukti keseriusan Polresta Mamuju dan Polda Sulbar dalam menindak tegas setiap bentuk kekerasan terhadap aparat yang sedang menjalankan tugas negara, khususnya dalam pengamanan aksi penyampaian pendapat di muka umum.

“Pihak kepolisian menegaskan proses hukum akan terus berjalan terhadap pelaku sesuai ketentuan yang berlaku. Kasus ini masih terus didalami penyidik guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam aksi penganiayaan terhadap anggota kepolisian saat pengamanan demonstrasi berlangsung,” Jelas Kombes Pol Ferdyan Indra Fahmi

Facebook Comments Box

Read More

Soroti Kedisiplinan ASN, Junda Maulana Beberkan PR Sulbar: Kemiskinan 10,18%, IPM di Bawah Nasional, Stunting hingga Infrastruktur

8 September 2026 - 12:50 WIT

Sekda Sulbar Buka MPLS Sekolah Rakyat, Tekankan Karakter dan Kemandirian Siswa

8 September 2026 - 12:46 WIT

Sekda Sulbar Tegur Keras ASN: Disiplin Bukan Hanya Datang dan Pulang, Tapi Kinerja untuk Rakyat

7 September 2026 - 22:09 WIT

Komitmen Gubernur SDK Perluas Kuota Beasiswa Sulbar Dari 203 Jadi 524, Tahun Kedua Capai 1.040 Penerima Manfaat

7 September 2026 - 14:00 WIT

Disambut Hangat Diaspora, SDK Apresiasi Kekompakan Masyarakat Mandar di Jabodetabek-Banten

5 September 2026 - 21:43 WIT

Trending on Advertorial