Menu ✖

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Bupati Polman Bergerak, 800 Geobag Disiapkan Hadapi Abrasi yang Ancam Rumah Warga Tammangalle Polemik Blokir ASN Digital Sulbar Temui Titik Terang, Sekda Junda: 68 Jadi Fungsional Ahli Madya, 13 Dikembalikan ke Eselon III Buka Musda IV APDESI Sulbar, Sekda Junda: Tolak Ukur Keberhasilan Pembangunan Ada di Desa – 575 Desa Jadi Ujung Tombak Empat Bulan Kekurangan Air Bersih, BPBD Polman Salurkan Bantuan ke Ponpes Salafiyah Parappe Gubernur Sulbar: Kuatnya Pramuka Jadi Wadah Cetak SDM Berkarakter Pejuang Muda Mandar untuk Panca Daya Hadiri Pembukaan Karate Piala Panglima TNI, Gubernur SDK: Anak Muda Harus Punya Nilai Juang Tinggi di Tengah Persaingan Global

Polman

Tanggapan Imam Mesjid Syuhada Ahmad Fadly Al Mahdaly, Terkait Ideologi Pancasila

badge-check


					Tanggapan Imam Mesjid Syuhada Ahmad Fadly Al Mahdaly, Terkait Ideologi Pancasila Perbesar

 

Example 728x250

SUARAMANDAR.COM, POLEWALI MANDAR –Imam besar mesjid Syuhada, Ahmad Fadlu Al Mahdaly, memberikan tanggapannya terkait ideologi Pancasila dalam kehidupan beragama.Kamis(16/10/2025).

Bagi dia, nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari umat manusia seperti semangat gotong royong bekerjasama dan dapat dilihat di semua tempat.

“Manusia Indonesia dengan cerminan nilai-nilai Pancasila dalam kesehariannya menjadi warna tersendiri dalam semangat kepentingan bersama,” ujar Ahmad Fadlu Al Mahdaly.

Namun pada hari ini, kata dia, semangat itu kian hilang dikarenakan pola hidup yang sangat transaksional.

” Pancasila harus diajarkan dalam bentuk sikap dan perilaku, bukan hanya dalam pelajaran di sekolah-sekolah,” tambah syekh Fadlu.

Ideologi pancasila dalam bingkai keagamaan telah diajarkan dengan konsep ke-esaan, juga sebagai bentuk penghormatan kepada sesama umat beragama.

Apalagi, Pancasila sangat berkesinambungan dengan seruan agama Islam melalui semangat kebebasan keyakinan dan komitmen untuk hidup bersama.

“Kita diajarkan bagiaman setiap orang diberikan ruang untuk meyakini tuhan yang maha esa, komitmen bersama tanpa membedakan suku, agama, ras, dan golongan,” tutup Syekh Fadlu.*

Facebook Comments Box

Read More

Bupati Polman Bergerak, 800 Geobag Disiapkan Hadapi Abrasi yang Ancam Rumah Warga Tammangalle

14 October 2026 - 23:46 WIT

Polemik Blokir ASN Digital Sulbar Temui Titik Terang, Sekda Junda: 68 Jadi Fungsional Ahli Madya, 13 Dikembalikan ke Eselon III

14 October 2026 - 23:38 WIT

Buka Musda IV APDESI Sulbar, Sekda Junda: Tolak Ukur Keberhasilan Pembangunan Ada di Desa – 575 Desa Jadi Ujung Tombak

14 October 2026 - 19:59 WIT

Empat Bulan Kekurangan Air Bersih, BPBD Polman Salurkan Bantuan ke Ponpes Salafiyah Parappe

10 October 2026 - 11:21 WIT

Gubernur Sulbar: Kuatnya Pramuka Jadi Wadah Cetak SDM Berkarakter Pejuang Muda Mandar untuk Panca Daya

10 October 2026 - 09:22 WIT

Trending on Advertorial