Menu ✖

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Bupati Polman Bergerak, 800 Geobag Disiapkan Hadapi Abrasi yang Ancam Rumah Warga Tammangalle Polemik Blokir ASN Digital Sulbar Temui Titik Terang, Sekda Junda: 68 Jadi Fungsional Ahli Madya, 13 Dikembalikan ke Eselon III Buka Musda IV APDESI Sulbar, Sekda Junda: Tolak Ukur Keberhasilan Pembangunan Ada di Desa – 575 Desa Jadi Ujung Tombak Empat Bulan Kekurangan Air Bersih, BPBD Polman Salurkan Bantuan ke Ponpes Salafiyah Parappe Gubernur Sulbar: Kuatnya Pramuka Jadi Wadah Cetak SDM Berkarakter Pejuang Muda Mandar untuk Panca Daya Hadiri Pembukaan Karate Piala Panglima TNI, Gubernur SDK: Anak Muda Harus Punya Nilai Juang Tinggi di Tengah Persaingan Global

Advertorial

Tambak Mengering, Bupati Polman Segera Kerahkan Alat Berat Keruk Muara Sungai di Panyampa

badge-check


					0-3840x2160-0-0-{}-0-24# Perbesar

0-3840x2160-0-0-{}-0-24#

POLEWALI MANDAR — Ratusan hektare tambak di Desa Panyampa, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, terdampak kekeringan setelah aliran air laut ke kawasan tambak terganggu akibat muara sungai tertutup pasir.

Kondisi tersebut mendapat perhatian langsung dari Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud, yang turun meninjau kondisi tambak dan muara sungai di Desa Panyampa. Jum’at (02/10/26).

Example 728x250

Dalam peninjauan tersebut, Samsul Mahmud, melihat langsung kondisi tambak yang mengalami kekeringan. Sejumlah petambak sebelumnya terpaksa berupaya mengalirkan air secara mandiri menggunakan mesin untuk mempertahankan tambaknya.

Bupati didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Polewali Mandar, Kepala Desa Panyampa, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Samsul Mahmud, mengatakan, persoalan utama yang menyebabkan pasokan air ke tambak terganggu adalah kondisi muara sungai yang tertutup material pasir.

Menurut dia, pemerintah daerah akan segera mengambil langkah untuk membuka kembali akses aliran air tersebut.

“Dalam waktu dekat kita akan turunkan alat berat untuk melakukan pengerukan muara sungai,” kata Samsul Mahmud saat meninjau lokasi.

Pengerukan diharapkan dapat kembali membuka aliran muara sehingga air dapat masuk ke kawasan tambak dan membantu petambak yang terdampak kekeringan.

Samsul Mahmud menegaskan, kondisi tersebut akan menjadi perhatian pemerintah daerah karena menyangkut keberlangsungan usaha masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari tambak.

Pemerintah daerah kini menyiapkan langkah teknis untuk melakukan pengerukan, dengan harapan persoalan tertutupnya muara dapat segera ditangani, tutup Samsul Mahmud.

Facebook Comments Box

Read More

Bupati Polman Bergerak, 800 Geobag Disiapkan Hadapi Abrasi yang Ancam Rumah Warga Tammangalle

14 October 2026 - 23:46 WIT

Polemik Blokir ASN Digital Sulbar Temui Titik Terang, Sekda Junda: 68 Jadi Fungsional Ahli Madya, 13 Dikembalikan ke Eselon III

14 October 2026 - 23:38 WIT

Buka Musda IV APDESI Sulbar, Sekda Junda: Tolak Ukur Keberhasilan Pembangunan Ada di Desa – 575 Desa Jadi Ujung Tombak

14 October 2026 - 19:59 WIT

Empat Bulan Kekurangan Air Bersih, BPBD Polman Salurkan Bantuan ke Ponpes Salafiyah Parappe

10 October 2026 - 11:21 WIT

Gubernur Sulbar: Kuatnya Pramuka Jadi Wadah Cetak SDM Berkarakter Pejuang Muda Mandar untuk Panca Daya

10 October 2026 - 09:22 WIT

Trending on Advertorial