Menu ✖

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Bupati Polman Bergerak, 800 Geobag Disiapkan Hadapi Abrasi yang Ancam Rumah Warga Tammangalle Polemik Blokir ASN Digital Sulbar Temui Titik Terang, Sekda Junda: 68 Jadi Fungsional Ahli Madya, 13 Dikembalikan ke Eselon III Buka Musda IV APDESI Sulbar, Sekda Junda: Tolak Ukur Keberhasilan Pembangunan Ada di Desa – 575 Desa Jadi Ujung Tombak Empat Bulan Kekurangan Air Bersih, BPBD Polman Salurkan Bantuan ke Ponpes Salafiyah Parappe Gubernur Sulbar: Kuatnya Pramuka Jadi Wadah Cetak SDM Berkarakter Pejuang Muda Mandar untuk Panca Daya Hadiri Pembukaan Karate Piala Panglima TNI, Gubernur SDK: Anak Muda Harus Punya Nilai Juang Tinggi di Tengah Persaingan Global

Daerah

Staf Ahli PKK Sulbar Dorong Budaya Tanam Sehat dan TOGA di Tingkat Keluarga

badge-check


					Staf Ahli PKK Sulbar Dorong Budaya Tanam Sehat dan TOGA di Tingkat Keluarga Perbesar

SULBAR — Upaya mendorong kemandirian pangan dan kesehatan keluarga kembali digencarkan melalui program budidaya tanaman sehat, Tanaman Obat Keluarga (TOGA), tanaman bernilai ekonomi, serta pelatihan pembuatan pupuk organik cair di tingkat masyarakat.

Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Desa Botteng Utara, Kecamatan Simboro Kepulauan, Kabupaten Mamuju, Rabu (19/11/2025), turut dihadiri Staf Ahli PKK Sulawesi Barat Fatmawati Salim. Kehadiran perwakilan PKK tersebut memberi dorongan bagi warga untuk terus mengembangkan tanaman produktif di lingkungan rumah.

Example 728x250

Menggandeng pemerintah desa, penyuluh pertanian, kelompok wanita tani, hingga pemuda, kegiatan ini bertujuan menciptakan lingkungan yang produktif, sehat, dan ramah lingkungan. Warga didorong membudidayakan tanaman bernilai ekonomi seperti cabai, tomat, dan terong, serta tanaman obat seperti jahe, kunyit, dan sereh.

Peserta juga mendapatkan pelatihan pembuatan pupuk organik cair berbahan limbah dapur, sisa tanaman, hingga mikroorganisme lokal. Pupuk alami ini dinilai lebih ramah lingkungan dan dapat meningkatkan kesuburan tanah tanpa ketergantungan bahan kimia.

Program ini tidak hanya menambah pengetahuan masyarakat, tetapi juga mendorong kemandirian keluarga dalam memenuhi kebutuhan pangan dan obat tradisional. Tanaman hortikultura bernilai ekonomi diharapkan dapat menambah pendapatan rumah tangga, sementara TOGA mendukung kebutuhan kesehatan sehari-hari.

Staf Ahli PKK Sulbar, Fatmawati Salim, dalam sambutannya menyampaikan bahwa gerakan ini sejalan dengan visi PKK untuk membentuk keluarga sehat, mandiri, dan produktif. Ia berharap kegiatan serupa terus diperluas sebagai langkah nyata meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan kolaborasi berbagai pihak, gerakan tanaman sehat, TOGA, dan pemanfaatan pupuk organik cair diharapkan menjadi budaya baru yang ramah lingkungan dan berkelanjutan di tengah masyarakat.

Facebook Comments Box

Read More

Bupati Polman Bergerak, 800 Geobag Disiapkan Hadapi Abrasi yang Ancam Rumah Warga Tammangalle

14 October 2026 - 23:46 WIT

Polemik Blokir ASN Digital Sulbar Temui Titik Terang, Sekda Junda: 68 Jadi Fungsional Ahli Madya, 13 Dikembalikan ke Eselon III

14 October 2026 - 23:38 WIT

Buka Musda IV APDESI Sulbar, Sekda Junda: Tolak Ukur Keberhasilan Pembangunan Ada di Desa – 575 Desa Jadi Ujung Tombak

14 October 2026 - 19:59 WIT

Empat Bulan Kekurangan Air Bersih, BPBD Polman Salurkan Bantuan ke Ponpes Salafiyah Parappe

10 October 2026 - 11:21 WIT

Gubernur Sulbar: Kuatnya Pramuka Jadi Wadah Cetak SDM Berkarakter Pejuang Muda Mandar untuk Panca Daya

10 October 2026 - 09:22 WIT

Trending on Advertorial