Menu

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Soroti Kedisiplinan ASN, Junda Maulana Beberkan PR Sulbar: Kemiskinan 10,18%, IPM di Bawah Nasional, Stunting hingga Infrastruktur Sekda Sulbar Buka MPLS Sekolah Rakyat, Tekankan Karakter dan Kemandirian Siswa Suardi S.IP Siap Bertarung di Pilkades, Bawa Gagasan Desa Maju, Lagi-agi Lebih Baik Sekda Sulbar Tegur Keras ASN: Disiplin Bukan Hanya Datang dan Pulang, Tapi Kinerja untuk Rakyat Komitmen Gubernur SDK Perluas Kuota Beasiswa Sulbar Dari 203 Jadi 524, Tahun Kedua Capai 1.040 Penerima Manfaat Disambut Hangat Diaspora, SDK Apresiasi Kekompakan Masyarakat Mandar di Jabodetabek-Banten

Daerah

Salat Tarawih Perdana, Kenang Almarhum Wagub Salim S Mengga, Suhardi Duka: Perbaiki Kehidupan Selagi Masih Diberi Kesempatan

badge-check


					Salat Tarawih Perdana, Kenang Almarhum Wagub Salim S Mengga, Suhardi Duka: Perbaiki Kehidupan Selagi Masih Diberi Kesempatan Perbesar

Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menunaikan salat tarawih perdana di Masjid Suada, Mamuju, Rabu 18 Februari 2026 malam.

Ia hadir mengenakan baju putih, didampingi Sekda Sulbar Junda Maulana dan sejumlah pimpinan OPD, berada di saf depan bersama jemaah lain.

Di masjid, Suhardi Duka mengajak warga menyambut Ramadan dengan harapan, kegembiraan, dan optimisme. Menurutnya, bulan puasa menjadi momentum tepat untuk memperbaiki diri.

Ia mengingatkan, bagi yang masih diberi kesempatan bertemu Ramadan tahun ini, patut bersyukur. Sebab tak sedikit saudara atau kerabat yang tahun lalu masih bisa menunaikan salat tarawih bersama, kini telah dipanggil sang pencipta.

Gubernur Suhardi Duka lalu mengenang almarhum Wakil Gubernur Sulbar, Salim S Mengga, yang tahun lalu masih salat tarawih bersama.

“Itulah siklus kehidupan, ada yang hidup pasti ada yang mati. Kalau hari ini kita yang hidup, perbaikilah kehidupan kita ini,” ucap Suhardi Duka.

Di atas mimbar, ia mengajak jemaah memanfaatkan Ramadan untuk memperbanyak amal dan tetap hidup sederhana meski berada dijabatan yang tinggi.

“Dan sekarang yang ada di bawah jangan pesimis, mungkin hari ini masih di bawah tapi besok atau lusa kamu akan menjadi yang di atas,” jelasnya.

Suhardi Duka menambahkan, Ramadan juga menjadi momen untuk memperbaiki lingkungan dan hubungan dengan sesama.

“Kalau hari ini mungkin anda kuat bantu yang lemah, kalau hari ini lemah, support yang kuat agar terus terjadi siklus keseimbangan dalam kehidupan kita dimanapun kita berada,” tuturnya.

Gubernur Suhardi Duka juga mengatakan, bulan puasa mengajarkan cara melawan hawa nafsu dan mengendalikan dorongan-dorongan hedonisme.

Ia menyebut, rasa kebersamaan menjadi kunci kemajuan daerah. Sulbar, menurutnya, dalam 10 tahun terakhir mengalami kemajuan, termasuk berkurangnya pengangguran.

Di kesempatan yang sama, Suhardi mengingatkan warga untuk selalu bersedekah selama Ramadan. “Bukan nilainya tapi nawaitunya,” pungkasnya. (Rls)

Facebook Comments Box

Read More

Soroti Kedisiplinan ASN, Junda Maulana Beberkan PR Sulbar: Kemiskinan 10,18%, IPM di Bawah Nasional, Stunting hingga Infrastruktur

8 September 2026 - 12:50 WIT

Sekda Sulbar Buka MPLS Sekolah Rakyat, Tekankan Karakter dan Kemandirian Siswa

8 September 2026 - 12:46 WIT

Suardi S.IP Siap Bertarung di Pilkades, Bawa Gagasan Desa Maju, Lagi-agi Lebih Baik

7 September 2026 - 22:59 WIT

Sekda Sulbar Tegur Keras ASN: Disiplin Bukan Hanya Datang dan Pulang, Tapi Kinerja untuk Rakyat

7 September 2026 - 22:09 WIT

Komitmen Gubernur SDK Perluas Kuota Beasiswa Sulbar Dari 203 Jadi 524, Tahun Kedua Capai 1.040 Penerima Manfaat

7 September 2026 - 14:00 WIT

Trending on Advertorial