Menu ✖

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Bupati Polman Bergerak, 800 Geobag Disiapkan Hadapi Abrasi yang Ancam Rumah Warga Tammangalle Polemik Blokir ASN Digital Sulbar Temui Titik Terang, Sekda Junda: 68 Jadi Fungsional Ahli Madya, 13 Dikembalikan ke Eselon III Buka Musda IV APDESI Sulbar, Sekda Junda: Tolak Ukur Keberhasilan Pembangunan Ada di Desa – 575 Desa Jadi Ujung Tombak Empat Bulan Kekurangan Air Bersih, BPBD Polman Salurkan Bantuan ke Ponpes Salafiyah Parappe Gubernur Sulbar: Kuatnya Pramuka Jadi Wadah Cetak SDM Berkarakter Pejuang Muda Mandar untuk Panca Daya Hadiri Pembukaan Karate Piala Panglima TNI, Gubernur SDK: Anak Muda Harus Punya Nilai Juang Tinggi di Tengah Persaingan Global

Advertorial

Komitmen Gubernur SDK Perluas Kuota Beasiswa Sulbar Dari 203 Jadi 524, Tahun Kedua Capai 1.040 Penerima Manfaat

badge-check


					Komitmen Gubernur SDK Perluas Kuota Beasiswa Sulbar Dari 203 Jadi 524, Tahun Kedua Capai 1.040 Penerima Manfaat Perbesar

Mamuju – Program beasiswa Pemprov Sulbar masuk tahun kedua dibawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka (SDK). Program ini merupakan prioritas dalam pemerintahannya, yang jumlahnya sudah mencapai seribu lebih penerima manfaat.

Meskipun, ditengah efesiensi anggaran justru anggaran beasiswa tetap dijadikan prioritas oleh Gubernur SDK di tahun 2026.

Example 728x250

Kepala Biro Pemkesra Sulbar Murdanil mengatakan meski dalam efesiensi program beasiswa tetap jalan, dan sudah menjadi komitmen Gubernur Suhardi Duka, dan sudah berjalan sejak tahun 2025 hingga saat ini 2026, sudah masuk tahun kedua.

“Kami memaksimalkan dengan sekuat tenaga dan pikiran untuk betul-betul memperhitungkan setiap anggaran bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Sulbar melalui program beasiswa yang menjadi salah satu program prioritas pak Gubernur Sulbar,” kata Murdanil, Minggu 6 September 2026.

Ia membeberkan bahwa rencana kuota awal tersedia hanya 203 orang, Namun berdasarkan data yang melakukan pendaftaran melalui link : beasiswa.sulbarprov.go.id sebanyak 2.531 orang yang melakukan pendaftaran (registrasi awal) dan yang berhasil menyelesaikan pendaftaran (submit/finalize) berkas sebanyak 908 orang.

“Proses ini dilakukan mulai dari pendaftaran sejak tanggal 1 Maret 2026 sampai 30 April 2026, selanjutnya dilakukan seleksi pemberkasan oleh tim beasiswa dan kemudian setelah itu diberikan ruang kepada calon penerima beasiswa untuk menyempurnakan atau memperbaiki dokumen yang keliru atau belum lengkap (tahap masa sangga) kurang lebih 2 minggu,” bebernya.

Selanjutnya, pada tanggal 9 Juni 2026 sebanyak 570 orang dinyatakan lulus seleksi verifikasi berkas, kemudian hasil seleksi ini dirapatkan dalam rapat Komite Beasiswa (BPKAD, Baperida, Inspektorat, Diknas, Dinkes, Dukcapil, Dinsos, Disporq, Biro Hukum, Biro Pemkesra) untuk membahas dan menentukan kelayakan dan keabsan termasuk pertimbangan lainnya, salah satunya adalah jumlah kuota yang tersedia sebelumnya hanya 203 orang dapat ditambah hingga 524 orang dengan memperhitungkan jumlah UKT yang bervariasi, dengan tidak merubah alokasi anggaran yang sudah disediakan sebelumnya sebesar 7 Milyar.

Hal tersebut didukung oleh Gubernur Sulawesi Barat, Bapak Dr. H. Suhardi Duka, MM, melalui SK Gubernur Nomor 483 Tahun 2026, tanggal 10 Juli 2026 menetapkan Penerima Beasiswa Tahun 2026 sebanyak 524 orang.

“Selain itu kami juga melakukan verifikasi kepada penerima beasiswa lanjutan dari tahun sebelumnya dan berhasil lanjut dan menerima beasiswa sebanyak 296 orang, ada juga kami tindaklanjuti melalui proses kerja sama kampus dengan kriteria tidak mampu dan prestasi seperti Kedokteran Unsulbar sebanyak 26 orang, STAIN Majene 69 orang, Tomakaka Mamuju 30 orang, Ambo Dalle Polman 26 orang, Unasma 22 orang, Unimaju 22 org, Politekes Mamuju 25 orang,
Sehingga total penerima beasiswa Sulawesi Barat tahun 2026 mencapai 1.040 orang,” ungkapnya.

Mulai dari jenjang Diploma 19 orang, sarjana 872 orang, magister 126 orang, Doktor 19 orang dan Profesi 4 orang.

Murdanil berharap, sesuai pesan bapak Gubernur Suhardi Duka, semoga beasiswa ini bisa dimanfaatkan dengan baik, bisa menjadi motivasi agar segera menyelesaikan studinya dan kembali membagunan Sulawesi Barat sehingga kedepannya daerah ini bisa lebih maju.

Diketahui, APBD 2026 Sulawesi Barat kurang lebih hanya 1,6 Triliun, namun ditengah efesiensi anggaran, bapak gubernur masih tetap fokus dan berkomitmen untuk tetap memperhatikan pendidikan khusus kepada pemberian beasiswa berupa pembayaran UKT dan penyelesaian studi bagi putra-putri Sulbar.

“Investasi pendidikan tidak bisa dirasakan hari ini tapi kedepan Insyaallah masyarakat Sulawesi Barat makin pintar dan cerdas,” harapnya. (Rls)

Facebook Comments Box

Read More

Bupati Polman Bergerak, 800 Geobag Disiapkan Hadapi Abrasi yang Ancam Rumah Warga Tammangalle

14 October 2026 - 23:46 WIT

Polemik Blokir ASN Digital Sulbar Temui Titik Terang, Sekda Junda: 68 Jadi Fungsional Ahli Madya, 13 Dikembalikan ke Eselon III

14 October 2026 - 23:38 WIT

Buka Musda IV APDESI Sulbar, Sekda Junda: Tolak Ukur Keberhasilan Pembangunan Ada di Desa – 575 Desa Jadi Ujung Tombak

14 October 2026 - 19:59 WIT

Gubernur Sulbar: Kuatnya Pramuka Jadi Wadah Cetak SDM Berkarakter Pejuang Muda Mandar untuk Panca Daya

10 October 2026 - 09:22 WIT

Hadiri Pembukaan Karate Piala Panglima TNI, Gubernur SDK: Anak Muda Harus Punya Nilai Juang Tinggi di Tengah Persaingan Global

10 October 2026 - 09:18 WIT

Trending on Advertorial