Menu

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Soroti Kedisiplinan ASN, Junda Maulana Beberkan PR Sulbar: Kemiskinan 10,18%, IPM di Bawah Nasional, Stunting hingga Infrastruktur Sekda Sulbar Buka MPLS Sekolah Rakyat, Tekankan Karakter dan Kemandirian Siswa Suardi S.IP Siap Bertarung di Pilkades, Bawa Gagasan Desa Maju, Lagi-agi Lebih Baik Sekda Sulbar Tegur Keras ASN: Disiplin Bukan Hanya Datang dan Pulang, Tapi Kinerja untuk Rakyat Komitmen Gubernur SDK Perluas Kuota Beasiswa Sulbar Dari 203 Jadi 524, Tahun Kedua Capai 1.040 Penerima Manfaat Disambut Hangat Diaspora, SDK Apresiasi Kekompakan Masyarakat Mandar di Jabodetabek-Banten

Advertorial

Gubernur Sulbar Siapkan PPPK Turun ke Kecamatan: Jadi Ujung Tombak Program Percepatan Penurunan Stunting dan Kemiskinan

badge-check


					Gubernur Sulbar Siapkan PPPK Turun ke Kecamatan: Jadi Ujung Tombak Program Percepatan Penurunan Stunting dan Kemiskinan Perbesar

Mamuju — Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK) berencana mengerahkan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk terlibat langsung dalam Program Percepatan Penurunan Stunting dan Kemiskinan Terpadu (Pastipadu).

Langkah itu disiapkan untuk memperkuat pendataan dan pendampingan masyarakat dalam upaya menekan angka stunting dan kemiskinan di Sulbar.

Hal tersebut ia sampaikan saat memberikan arahan setelah mendengarkan paparan sejumlah pimpinan OPD, Baznas, BKKBN, BPS, hingga mitra pengusaha dalam Rapat Koordinasi Pimpinan Program Pastipadu di Ballroom Lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar, Selasa 2 Juni 2026.

Dalam rapat itu, berbagai persoalan yang masih menjadi penyebab kemiskinan dibahas, mulai dari keterbatasan masyarakat, rendahnya pendapatan, hingga akses pendidikan dan layanan kesehatan.

OPD dan kabupaten juga diminta memperkuat koordinasi agar penanganan stunting dan kemiskinan berjalan searah.

Selain bantuan sosial, sejumlah solusi jangka panjang ikut dibahas, seperti penyediaan listrik bagi masyarakat miskin, dukungan bagi petani, peningkatan akses pendidikan, hingga penyediaan hunian layak bagi warga.

Akurasi data juga menjadi perhatian karena menjadi dasar dalam menentukan kebutuhan masyarakat miskin.

Gubernur Suhardi Duka mengusulkan agar sebagian PPPK dilibatkan dalam pelaksanaan Program Pastipadu hingga tingkat kecamatan.

“Dari paparan, yang saya catat banyak. Ada beberapa hal yang menjadi baseline saya yang pertama adalah, PPPK. PPPK ini tugaskan sebahagian di penanganan Pastipadu. Kalau kita kekurangan pendata dan lain sebagainya, tugaskan PPPK di kecamatan,” kata Suhardi Duka.

SDK mengatakan PPPK yang selama ini bekerja dari rumah dapat dialokasikan untuk mendukung program tersebut.

“Nanti kita alokasi PPPK ini untuk masuk di Pastipadu,” jelasnya. (Rls)

Facebook Comments Box

Read More

Soroti Kedisiplinan ASN, Junda Maulana Beberkan PR Sulbar: Kemiskinan 10,18%, IPM di Bawah Nasional, Stunting hingga Infrastruktur

8 September 2026 - 12:50 WIT

Sekda Sulbar Buka MPLS Sekolah Rakyat, Tekankan Karakter dan Kemandirian Siswa

8 September 2026 - 12:46 WIT

Sekda Sulbar Tegur Keras ASN: Disiplin Bukan Hanya Datang dan Pulang, Tapi Kinerja untuk Rakyat

7 September 2026 - 22:09 WIT

Komitmen Gubernur SDK Perluas Kuota Beasiswa Sulbar Dari 203 Jadi 524, Tahun Kedua Capai 1.040 Penerima Manfaat

7 September 2026 - 14:00 WIT

Disambut Hangat Diaspora, SDK Apresiasi Kekompakan Masyarakat Mandar di Jabodetabek-Banten

5 September 2026 - 21:43 WIT

Trending on Advertorial