Menu

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Soroti Kedisiplinan ASN, Junda Maulana Beberkan PR Sulbar: Kemiskinan 10,18%, IPM di Bawah Nasional, Stunting hingga Infrastruktur Sekda Sulbar Buka MPLS Sekolah Rakyat, Tekankan Karakter dan Kemandirian Siswa Suardi S.IP Siap Bertarung di Pilkades, Bawa Gagasan Desa Maju, Lagi-agi Lebih Baik Sekda Sulbar Tegur Keras ASN: Disiplin Bukan Hanya Datang dan Pulang, Tapi Kinerja untuk Rakyat Komitmen Gubernur SDK Perluas Kuota Beasiswa Sulbar Dari 203 Jadi 524, Tahun Kedua Capai 1.040 Penerima Manfaat Disambut Hangat Diaspora, SDK Apresiasi Kekompakan Masyarakat Mandar di Jabodetabek-Banten

Advertorial

Gubernur Suhardi Duka Sambut Wamen HAM di Rujab, Paparkan Kondisi Sulbar yang Kondusif

badge-check


					Gubernur Suhardi Duka Sambut Wamen HAM di Rujab, Paparkan Kondisi Sulbar yang Kondusif Perbesar

Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menerima kunjungan Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM) Republik Indonesia, Mugiyanto, bersama rombongan di Rumah Jabatan Gubernur Sulbar, Senin malam 27 April 2026.

Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana hangat melalui jamuan makan malam yang juga dihadiri Sekretaris Daerah Junda Maulana, para kepala OPD, serta tim ahli gubernur.

Dalam kesempatan itu, Gubenur Suhardi Duka memaparkan gambaran umum Provinsi Sulawesi Barat, mulai dari kondisi sosial, stabilitas daerah, hingga capaian ekonomi selama masa pemerintahannya.

Ia menyampaikan, hingga saat ini Sulbar relatif kondusif dan tidak menghadapi persoalan besar terkait hak asasi manusia. Menurutnya, keberagaman suku dan agama di Sulbar justru menjadi kekuatan tersendiri dalam menjaga harmoni sosial.

“Sulbar ini dihuni berbagai suku, meskipun yang terbesar adalah suku Mandar. Semua agama juga ada, dengan mayoritas Muslim. Secara umum, stabilitas politik dan keamanan di daerah ini cukup baik,” ujarnya.

Dari sisi ekonomi, Suhardi Duka mengungkapkan pertumbuhan ekonomi Sulbar mencapai 5,76 persen. Sementara itu, tingkat kemiskinan berada di kisaran 10 persen dan angka pengangguran sekitar 3 persen, lebih rendah dari rata-rata nasional. Indeks ketimpangan (gini rasio) juga dinilai cukup baik.

Ia menambahkan, struktur ekonomi Sulbar masih ditopang sektor pertanian sebagai penyumbang terbesar Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), disusul sektor industri pengolahan. Komoditas unggulan seperti kelapa sawit, kakao, kopi dan beras turut menjadi penggerak ekonomi daerah.

“Ketahanan pangan kita juga cukup baik, bahkan kami swasembada pangan,” tambahnya.

Di akhir penyampaiannya, Gubernur berharap kunjungan Wamen HAM ini tidak berhenti sampai di sini dan dapat terus berlanjut melalui kerja sama ke depan.

Sementara itu, Wamen HAM Mugiyanto menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Ia mengaku kunjungan tersebut merupakan yang pertama kalinya ke Sulbar.

“Terima kasih atas jamuan malam ini, Pak Gubernur. Besok kami akan melaksanakan agenda utama terkait penguatan penilaian kepatuhan HAM, khususnya bagi pemerintah daerah dan pelaku usaha,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa Kementerian HAM sebagai kementerian yang relatif baru memiliki tanggung jawab besar dalam mengimplementasikan agenda nasional, termasuk memperkuat pemahaman masyarakat terkait hak asasi manusia.

Menurutnya, salah satu fokus utama saat ini adalah mendorong pemahaman HAM tidak hanya pada aspek hukum, tetapi juga pada sektor ekonomi, sosial, budaya, hingga politik yang selama ini belum banyak disadari sebagai bagian dari HAM. (Rls)

Facebook Comments Box

Read More

Soroti Kedisiplinan ASN, Junda Maulana Beberkan PR Sulbar: Kemiskinan 10,18%, IPM di Bawah Nasional, Stunting hingga Infrastruktur

8 September 2026 - 12:50 WIT

Sekda Sulbar Buka MPLS Sekolah Rakyat, Tekankan Karakter dan Kemandirian Siswa

8 September 2026 - 12:46 WIT

Sekda Sulbar Tegur Keras ASN: Disiplin Bukan Hanya Datang dan Pulang, Tapi Kinerja untuk Rakyat

7 September 2026 - 22:09 WIT

Komitmen Gubernur SDK Perluas Kuota Beasiswa Sulbar Dari 203 Jadi 524, Tahun Kedua Capai 1.040 Penerima Manfaat

7 September 2026 - 14:00 WIT

Disambut Hangat Diaspora, SDK Apresiasi Kekompakan Masyarakat Mandar di Jabodetabek-Banten

5 September 2026 - 21:43 WIT

Trending on Advertorial