Menu ✖

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Bupati Polman Bergerak, 800 Geobag Disiapkan Hadapi Abrasi yang Ancam Rumah Warga Tammangalle Polemik Blokir ASN Digital Sulbar Temui Titik Terang, Sekda Junda: 68 Jadi Fungsional Ahli Madya, 13 Dikembalikan ke Eselon III Buka Musda IV APDESI Sulbar, Sekda Junda: Tolak Ukur Keberhasilan Pembangunan Ada di Desa – 575 Desa Jadi Ujung Tombak Empat Bulan Kekurangan Air Bersih, BPBD Polman Salurkan Bantuan ke Ponpes Salafiyah Parappe Gubernur Sulbar: Kuatnya Pramuka Jadi Wadah Cetak SDM Berkarakter Pejuang Muda Mandar untuk Panca Daya Hadiri Pembukaan Karate Piala Panglima TNI, Gubernur SDK: Anak Muda Harus Punya Nilai Juang Tinggi di Tengah Persaingan Global

Advertorial

Gubernur SDK Buka Kejurnas Drag Bike Piala Gubernur Sulbar di Mamuju, Ratusan Pembalap Regional 5-6 Adu Kecepatan

badge-check


					Gubernur SDK Buka Kejurnas Drag Bike Piala Gubernur Sulbar di Mamuju, Ratusan Pembalap Regional 5-6 Adu Kecepatan Perbesar

Mamuju – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pertamax Turbo Drag Bike Regional 5-6 Putaran 4 Sulawesi Barat Piala Gubernur Sulawesi Barat resmi digelar di Sirkuit Non Permanen Jalur Arteri Mamuju, Sabtu, 26 September 2026.

Ajang balap lurus paling bergengsi di Kawasan Timur Indonesia ini dibuka langsung oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), dan akan berlangsung selama dua hari hingga Minggu, 27 September 2026. Ratusan pembalap dari berbagai daerah di Sulawesi dan luar Sulawesi dipastikan ambil bagian.

Example 728x250

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Suhardi Duka menekankan bahwa kejuaraan drag bike bukan sekadar adu kecepatan, melainkan pelajaran berharga tentang bagaimana menangkap peluang dengan cepat.

“Sesungguhnya setiap peluang itu ada, tinggal bagaimana kita cepat menangkap peluang itu. Siapa yang cepat, siapa yang dapat. Sama halnya dengan kejuaraan Pertamax Turbo Drag Bike ini,” ujar Suhardi Duka saat membuka acara.

Menurutnya, dalam dunia balap, kecepatan menjadi penentu kemenangan. Siapa yang paling cepat memacu motornya, dialah yang akan menjadi juara.

“Salah satu pelajaran dalam menangkap peluang itu adalah dengan berlomba siapa yang paling cepat. Dengan cepatnya motor dipacu, saya yakin itulah yang akan menjadi juara,” katanya.

Gubernur SDK juga menekankan dua hal penting yang harus dijaga dalam setiap kejuaraan, yakni keamanan dan sportivitas.

“Drag Bike seperti ini tentunya yang pertama kita jaga adalah keamanan. Kalau sudah aman, SOP-nya sudah sesuai, saya yakin pasti aman. Yang kedua adalah sportivitas. Kalau memangnya dia juara ya juara, tidak diakal-akali. Dan saya kira kejuaraan seperti ini susah diakal-akali karena siapa yang duluan itu yang kelihatan menang,” tegas Suhardi Duka.

Lebih jauh, SDK menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Barat yang telah menginisiasi kejuaraan ini. Menurutnya, selain menjadi wadah positif bagi anak muda untuk menyalurkan bakat otomotif, event ini juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.

“Saya terima kasih kepada IMI Sulbar atas kejuaraan ini karena selain memacu anak muda untuk berlomba juga tentunya mendukung peningkatan ekonomi masyarakat kita karena banyak tamu yang datang dari luar daerah. Hotel penuh, UMKM bergerak, warung-warung ramai,” ucapnya.

Gubernur mengungkapkan, Pemprov Sulbar akan mulai mendiskusikan rencana pengembangan olahraga otomotif secara lebih serius di Sulawesi Barat. Salah satu fokus utamanya adalah penyediaan lahan untuk sirkuit latihan.

“Insya Allah kita akan diskusi lebih lanjut bagaimana caranya mengembangkan olahraga motor di Sulawesi Barat ini. Yang paling utama adalah tempat. Tidak perlu seperti Sentul atau Mandalika, cukuplah kita di sini yang sederhana punya lahan 2-3 hektare sudah cukup untuk bisa berlatih anak-anak kita,” jelas SDK.

Ia menilai, Sulawesi Barat tidak boleh tertinggal dalam perkembangan olahraga otomotif yang kini sudah dipertandingkan hingga level nasional bahkan internasional. Ia menyebut sudah banyak pembalap asal Indonesia, termasuk dari Sulawesi Selatan, yang berhasil menembus kejuaraan dunia.

“Karena ini juga dipertandingkan secara nasional bahkan internasional. Bahkan sudah banyak anak Indonesia, Sulawesi Selatan yang sudah masuk di tingkat kejuaraan dunia. Olehnya itu Sulawesi Barat tidak boleh tertinggal,” pungkasnya.

Lebih jauh SDK berharap, Kejurnas Pertamax Turbo Drag Bike ini tidak hanya menjadi panggung adu kecepatan bagi para racer, tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet berbakat Sulbar, penyaluran hobi secara positif dan terarah untuk menghindari balap liar, serta menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antar pembalap dan komunitas otomotif dari berbagai daerah. (Rls)

Facebook Comments Box

Read More

Bupati Polman Bergerak, 800 Geobag Disiapkan Hadapi Abrasi yang Ancam Rumah Warga Tammangalle

14 October 2026 - 23:46 WIT

Polemik Blokir ASN Digital Sulbar Temui Titik Terang, Sekda Junda: 68 Jadi Fungsional Ahli Madya, 13 Dikembalikan ke Eselon III

14 October 2026 - 23:38 WIT

Buka Musda IV APDESI Sulbar, Sekda Junda: Tolak Ukur Keberhasilan Pembangunan Ada di Desa – 575 Desa Jadi Ujung Tombak

14 October 2026 - 19:59 WIT

Gubernur Sulbar: Kuatnya Pramuka Jadi Wadah Cetak SDM Berkarakter Pejuang Muda Mandar untuk Panca Daya

10 October 2026 - 09:22 WIT

Hadiri Pembukaan Karate Piala Panglima TNI, Gubernur SDK: Anak Muda Harus Punya Nilai Juang Tinggi di Tengah Persaingan Global

10 October 2026 - 09:18 WIT

Trending on Advertorial