Menu ✖

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Hadiri Pembukaan Karate Piala Panglima TNI, Gubernur SDK: Anak Muda Harus Punya Nilai Juang Tinggi di Tengah Persaingan Global Malam Kenal Pamit Kapolda Sulbar, Gubernur Suhardi Duka: Peran Polisi Sangat Tinggi Sukseskan Pembangunan, Perlu Sinergi Kuat Gubernur Suhardi Duka Harap Media Siber Bantu Masyarakat Pilah Informasi dan Tangkal Hoaks Gubernur Suhardi Duka Terima Manager PLN UP2K Sulbar, Bahas Percepatan Lisdes dan Peningkatan Elektrifikasi Sulbar Pemprov Sulbar Launching SIPAINGARANG, Kerja Humas OPD Kini Tak Sekadar Posting Berita HMI Mamuju Demo SPBU Simbuang, Soroti Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi

Daerah

Dzikir 14 Hari di Rumah Putih, Hj. Fatmawati Salim Sampaikan Maaf atas Pemakaman Almarhum di Kalibata

badge-check


					Dzikir 14 Hari di Rumah Putih, Hj. Fatmawati Salim Sampaikan Maaf atas Pemakaman Almarhum di Kalibata Perbesar

POLEWALI MANDAR — Ratusan masyarakat dari berbagai wilayah memadati kegiatan dzikir dan doa bersama memperingati 14 hari wafatnya almarhum Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Salim S. Mengga.

Kegiatan yang berlangsung khidmat itu digelar di Rumah Putih Palippis, kediaman Ketua Komisi I DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Syamsul Samad, yang menjadi tuan rumah pelaksanaan dzikir dan doa bersama, Sabtu (14/02/2026).

Example 728x250

Sejak sore hari, warga terus berdatangan memenuhi area kediaman yang disiapkan secara terbuka untuk umum. Lantunan ayat suci Al-Qur’an dan dzikir yang dipimpin para tokoh agama menambah suasana haru. Banyak warga tampak menundukkan kepala, larut dalam doa untuk mengenang sosok almarhum yang dikenal dekat dengan masyarakat.

Istri almarhum, Hj. Fatmawati Salim, turut hadir dan menyampaikan sambutan penuh keharuan. Ia menyampaikan terima kasih kepada tuan rumah yang memfasilitasi pelaksanaan doa malam ke-14 almarhum.

“Atas nama keluarga, saya menyampaikan terima kasih kepada Bapak Syamsul Samad yang telah menyediakan tempat untuk pelaksanaan malam ke-14 ini. Kami sangat menghargai kebaikan dan perhatian tersebut,” ujar Hj. Fatmawati.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas keputusan keluarga memakamkan almarhum di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.

“Dengan segala kerendahan hati, saya mewakili keluarga memohon maaf kepada seluruh masyarakat atas keputusan pemakaman almarhum di Kalibata, bukan di tanah Mandar. Keputusan ini tentu melalui banyak pertimbangan. Kami mohon maaf apabila hal tersebut meninggalkan rasa kurang berkenan,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Hj. Fatmawati kembali memohon maaf apabila almarhum semasa hidup memiliki khilaf atau kekeliruan yang tidak disengaja.

“Jika almarhum memiliki salah dan khilaf, kami memohon pintu maaf dari masyarakat. Semoga segala kebaikan yang beliau lakukan menjadi amal jariyah baginya.”

Sementara itu, Dr. Syamsul Samad selaku tuan rumah menegaskan bahwa pelaksanaan dzikir malam ke-14 merupakan bentuk kecintaan masyarakat kepada almarhum.

“Kehadiran kita semua malam ini adalah bentuk doa dan penghormatan kepada almarhum. Sejak awal saya meminta agar kegiatan ini dilaksanakan di rumah sebagai representasi kecintaan masyarakat Mandar kepada beliau,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran warga. “Terima kasih kepada masyarakat yang hadir. Ini bukti bahwa almarhum sangat dicintai,” tuturnya.

Sejumlah warga menilai kehadiran mereka merupakan bentuk penghormatan terakhir kepada sosok pemimpin yang rendah hati, dekat dengan rakyat, dan meninggalkan banyak kebaikan sepanjang pengabdiannya.

Dalam tausiah yang disampaikan Ketua MUI Kabupaten Polewali Mandar, ia mengajak jamaah untuk meneladani akhlak dan pengabdian almarhum. Ia turut mengenang pengalamannya berinteraksi dengan Salim S. Mengga, yang dinilainya sebagai sosok Mandar yang langka karena sangat menjaga penggunaan bahasa Mandar dalam setiap percakapan.

“Almarhum adalah salah satu tokoh Mandar yang sangat saya hormati. Beliau sangat fasih dan menjaga bahasa Mandar dengan baik. Setiap kali beliau berbicara dalam bahasa Mandar, kata-katanya selalu menyentuh hati. Itu yang membuat saya pribadi sangat kehilangan,” ujarnya.

Facebook Comments Box

Read More

Hadiri Pembukaan Karate Piala Panglima TNI, Gubernur SDK: Anak Muda Harus Punya Nilai Juang Tinggi di Tengah Persaingan Global

10 October 2026 - 09:18 WIT

Malam Kenal Pamit Kapolda Sulbar, Gubernur Suhardi Duka: Peran Polisi Sangat Tinggi Sukseskan Pembangunan, Perlu Sinergi Kuat

10 October 2026 - 09:15 WIT

Gubernur Suhardi Duka Harap Media Siber Bantu Masyarakat Pilah Informasi dan Tangkal Hoaks

9 October 2026 - 09:18 WIT

Gubernur Suhardi Duka Terima Manager PLN UP2K Sulbar, Bahas Percepatan Lisdes dan Peningkatan Elektrifikasi Sulbar

9 October 2026 - 09:13 WIT

Pemprov Sulbar Launching SIPAINGARANG, Kerja Humas OPD Kini Tak Sekadar Posting Berita

9 October 2026 - 06:03 WIT

Trending on Advertorial