POLEWALI MANDAR, SUARAMANDAR.com — Dikawal ratusan massa pendukung, calon petahana Kepala Desa Bonde, S. Usman Abbas, berjalan kaki menuju Gedung Serbaguna Desa Bonde, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Senin (5/10/2026).
Rombongan berjalan bersama menuju lokasi pencabutan nomor urut calon Kepala Desa Bonde. Kehadiran ratusan pendukung membuat suasana tahapan Pilkades Bonde berlangsung meriah.
Setibanya di Gedung Serbaguna Desa Bonde, S. Usman Abbas mengikuti proses pencabutan nomor urut bersama calon lainnya.
Dalam pencabutan tersebut, S. Usman Abbas mendapatkan nomor urut 1, sementara Andi Kadir memperoleh nomor urut 2.
Nomor urut 1 tersebut selanjutnya menjadi identitas S. Usman Abbas dalam tahapan Pilkades Bonde, setelah kembali maju sebagai calon petahana untuk memperebutkan kepercayaan masyarakat.
Meski datang dengan dukungan ratusan massa, Usman Abbas mengingatkan para pendukungnya agar tetap menjaga suasana Pilkades Bonde berlangsung aman, tertib dan penuh kekeluargaan.
“Yang paling penting kita tetap menjaga persatuan. Pilkades ini adalah pesta demokrasi masyarakat Desa Bonde,” kata S. Usman Abbas.
Ia juga meminta masyarakat tidak menjadikan perbedaan pilihan sebagai alasan untuk saling bermusuhan.
“Jangan karena berbeda pilihan kemudian kita saling bermusuhan. Siapa pun yang terpilih nantinya, kita tetap masyarakat Desa Bonde,” ujarnya.
Pencabutan nomor urut menjadi salah satu tahapan penting sebelum para calon memasuki masa kampanye. Selanjutnya, masing-masing kandidat akan menyampaikan visi, misi dan program yang ditawarkan kepada masyarakat.
Antusiasme ratusan pendukung yang mengiringi S. Usman Abbas berjalan kaki menuju lokasi menjadi salah satu warna dalam tahapan Pilkades Bonde tahun ini.
Namun, jumlah massa yang hadir bukanlah penentu hasil akhir. Keputusan tetap berada di tangan masyarakat Desa Bonde melalui pilihan mereka dalam pemungutan suara.
Kini, S. Usman Abbas telah mengantongi nomor urut 1.
Tahapan berikutnya adalah menyampaikan visi dan program kepada masyarakat. Pada akhirnya, pilihan warga Desa Bonde yang akan menentukan siapa yang dipercaya memimpin desa tersebut.

"









