Menu

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Samsul Mahmud Ajak Warga Dukung Sekolah Rakyat, Serahkan Bantuan untuk Masjid di Luyo Sulbar Raih WTP ke-12 Kalinya, Gubernur Suhardi Duka Tegaskan Komitmen Penuh Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK RI Dorong Pembangunan RS Rujukan KJSU-KIA, Gubernur Suhardi Duka dan Kepala Daerah Se-Sulbar Temui Kemenkes Bupati Polman Ingatkan ASN Hindari Gratifikasi dan Pungli dalam Pelayanan Publik Junda Maulana Minta OPD Tingkatkan Kualitas Data, BPS Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi Bupati Polman: Setelah Puskesmas, Kerja Sama Perbankan Akan Menyasar Seluruh Rumah Sakit

Advertorial

Dinas Kesehatan Sulbar Tangani Cepat Kasus Keracunan Makanan di Malunda, Majene

badge-check


					Dinas Kesehatan Sulbar Tangani Cepat Kasus Keracunan Makanan di Malunda, Majene Perbesar

SUARAMANDAR.COM, Mamuju – Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Majene dan Puskesmas Malunda bergerak cepat menangani kasus keracunan makanan yang terjadi di Desa Salutahongan, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene. Hingga Sabtu, 11 Oktober 2025 pukul 18.00 WITA, tercatat 36 warga terdampak, terdiri atas 21 laki-laki dan 15 perempuan, tanpa adanya korban jiwa.

Kejadian bermula pada Selasa, 7 Oktober 2025, saat warga menghadiri acara pesta pernikahan di Dusun Salubiru. Sehari kemudian, sejumlah warga mulai mengalami gejala mual, muntah, diare, demam, dan sakit kepala setelah menyantap hidangan seperti nasi putih, ayam goreng, sayur sup, telur rebus, ikan goreng, dan acar.

Kasus pertama tercatat masuk ke UGD Puskesmas Malunda pada Rabu, 8 Oktober 2025 pukul 09.30 WITA. Jumlah pasien terus bertambah hingga mencapai 30 orang pada 10 Oktober, dan empat kasus tambahan dilaporkan pada 11 Oktober. Dari total tersebut, 26 orang dirawat di Puskesmas Malunda, dua orang dirujuk ke RSUD Majene, dan delapan orang telah dinyatakan sembuh.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat, dr. Hj. Nursyamsi Rahim, menyampaikan bahwa pihaknya telah menurunkan Tim Gerak Cepat (TGC) ke lokasi bersama tim surveilans, tenaga kesehatan lingkungan, dan petugas laboratorium.

“Kami telah melakukan investigasi lapangan, termasuk pengambilan sampel air yang digunakan masyarakat dan pada saat acara berlangsung. Untuk sampel makanan, sudah tidak memungkinkan diambil karena sudah habis dikonsumsi. Saat ini kami masih menunggu hasil uji laboratorium,” ujar dr. Nursyamsi.

Tindakan medis telah dilakukan oleh petugas Puskesmas berupa pemasangan infus, pemberian obat, observasi, serta pemasangan oksigen bagi pasien dengan gejala sesak. Pemerintah daerah dalam hal ini Pemprov Sulbar dibawah kepemimpinan Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wagub Salim S Mengga memastikan seluruh pasien mendapatkan perawatan optimal hingga pulih.

kondisi terkini seluruh pasien dilaporkan stabil. Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar terus berkoordinasi dengan pihak Kabupaten Majene untuk pemantauan lanjutan serta melakukan penyelidikan epidemiologi guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang. (Rls)

Facebook Comments Box

Read More

Samsul Mahmud Ajak Warga Dukung Sekolah Rakyat, Serahkan Bantuan untuk Masjid di Luyo

14 June 2026 - 23:12 WIT

Sulbar Raih WTP ke-12 Kalinya, Gubernur Suhardi Duka Tegaskan Komitmen Penuh Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK RI

13 June 2026 - 23:06 WIT

Dorong Pembangunan RS Rujukan KJSU-KIA, Gubernur Suhardi Duka dan Kepala Daerah Se-Sulbar Temui Kemenkes

11 June 2026 - 19:03 WIT

Bupati Polman Ingatkan ASN Hindari Gratifikasi dan Pungli dalam Pelayanan Publik

11 June 2026 - 00:10 WIT

Junda Maulana Minta OPD Tingkatkan Kualitas Data, BPS Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi

11 June 2026 - 00:04 WIT

Trending on Advertorial