Menu

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor UPTD Taman Budaya Sulbar Gelar Pekan Sastra 2026, Cetak Generasi Sastrawan Muda Sekda Sulbar Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Polman, Target Rampung 31 Agustus 2026 Gubernur Sulbar Hadiri Peringatan Hari Mamuju, Bumi Manakarra Terus Mengalami Kemajuan Sekda Junda: Penilaian Jamsostek Award untuk Pastikan Perlindungan Ketenagakerjaan di Sulbar Sekda Junda Pimpin Rakor SAKIP 2026: Target Nilai Lebih Tinggi, 2027 Kita Kejar Predikat A Gubernur Sulbar Minta Penyuluh Pertanian Jadi Motor Swasembada Pangan, Targetkan IP Naik Jadi 2

Daerah

UPTD Taman Budaya Sulbar Gelar Pekan Sastra 2026, Cetak Generasi Sastrawan Muda

badge-check


					0-3840x2160-0-0-{}-0-24# Perbesar

0-3840x2160-0-0-{}-0-24#

POLEWALI MANDAR – UPTD Taman Budaya dan Museum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat kembali menghadirkan ruang kreativitas bagi pegiat literasi melalui Pekan Sastra 2026 yang digelar di Boyang Kayyang, Buttu Ciping, Kabupaten Polewali Mandar, Kamis (16/7/2026).

Pembukaan Pekan Sastra 2026 ditandai dengan pemukulan gendang (ganrang) sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan. Prosesi tersebut sebagai penanda semangat pelestarian budaya yang berpadu dengan pengembangan sastra di Sulawesi Barat.

Kegiatan tahunan ini dikemas dalam bentuk kompetisi lomba cipta puisi dan teater monolog yang diikuti puluhan peserta dari berbagai kabupaten di Sulawesi Barat. Pada pembukaan acara, panitia juga menampilkan tiga finalis lomba cipta puisi dan tiga finalis teater monolog yang mendapat apresiasi meriah dari para tamu undangan.

Kepala UPTD Taman Budaya dan Museum Provinsi Sulawesi Barat, Irma Trisnawati, mengatakan Pekan Sastra menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk melahirkan generasi muda yang kreatif dan produktif di bidang sastra.

“Tahun ini kami menggelar lomba cipta puisi dan monolog. Antusiasme peserta sangat tinggi, dengan 43 peserta mengikuti lomba cipta puisi dan 22 peserta mengikuti lomba monolog,” ujarnya.

Menurut Irma, Pekan Sastra bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk menuangkan gagasan, mengasah kemampuan literasi, serta menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa, sastra, dan budaya daerah.

Ia juga menegaskan proses penjurian dilakukan secara profesional oleh dewan juri yang kompeten dan independen. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama untuk meraih prestasi karena penilaian sepenuhnya didasarkan pada kualitas karya dan penampilan.

“Kami telah menyiapkan juri yang profesional dan independen. Penilaian dilakukan secara objektif tanpa intervensi sehingga peserta tidak perlu khawatir karena yang dinilai adalah kualitas karya dan penampilannya,” katanya.

Melalui Pekan Sastra 2026, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berharap semakin banyak lahir sastrawan dan seniman muda yang mampu menghasilkan karya berkualitas sekaligus memperkuat ekosistem literasi dan seni pertunjukan di daerah.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen UPTD Taman Budaya dan Museum dalam mendorong pelestarian, pengembangan, dan pemajuan sastra serta seni pertunjukan sebagai identitas budaya Sulawesi Barat.

Facebook Comments Box

Read More

Sekda Sulbar Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Polman, Target Rampung 31 Agustus 2026

14 July 2026 - 22:48 WIT

Gubernur Sulbar Hadiri Peringatan Hari Mamuju, Bumi Manakarra Terus Mengalami Kemajuan

14 July 2026 - 22:45 WIT

Sekda Junda: Penilaian Jamsostek Award untuk Pastikan Perlindungan Ketenagakerjaan di Sulbar

13 July 2026 - 23:39 WIT

Sekda Junda Pimpin Rakor SAKIP 2026: Target Nilai Lebih Tinggi, 2027 Kita Kejar Predikat A

13 July 2026 - 23:37 WIT

Gubernur Sulbar Minta Penyuluh Pertanian Jadi Motor Swasembada Pangan, Targetkan IP Naik Jadi 2

13 July 2026 - 17:03 WIT

Trending on Advertorial