Menu

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Samsul Mahmud Ajak Warga Dukung Sekolah Rakyat, Serahkan Bantuan untuk Masjid di Luyo Sulbar Raih WTP ke-12 Kalinya, Gubernur Suhardi Duka Tegaskan Komitmen Penuh Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK RI Dorong Pembangunan RS Rujukan KJSU-KIA, Gubernur Suhardi Duka dan Kepala Daerah Se-Sulbar Temui Kemenkes Bupati Polman Ingatkan ASN Hindari Gratifikasi dan Pungli dalam Pelayanan Publik Junda Maulana Minta OPD Tingkatkan Kualitas Data, BPS Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi Bupati Polman: Setelah Puskesmas, Kerja Sama Perbankan Akan Menyasar Seluruh Rumah Sakit

Advertorial

SDK Lantik Rektor UNSUMA: Perguruan Tinggi Wajib Jawab Kebutuhan Dunia Kerja

badge-check


					SDK Lantik Rektor UNSUMA: Perguruan Tinggi Wajib Jawab Kebutuhan Dunia Kerja Perbesar

Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK) melantik Rektor dan wakil Rektor Universitas Sulbar Manarang (UNSUMA) periode 2026-2030 yang berlangsung di Hotel Maleo Town Square (MATOS) Mamuju, Kamis 4 Juni 2026.

Pelantikan dan Pengambilan sumpah Rektor dan wakil Rektor UNSUMA tersebut dirangkaikan dengan rapat senat terbuka luar biasa wisuda sarjana program studi Strata Satu (S1) Farmasi angkatan ke-II tahun 2026.

Pada kesempatan itu gubernur, Suhardi Duka menyampaikan, kehadiran universitas sulbar manarang di sulawesi barat, ini bukti bahwa inilah bagian kerja kita kolaborasi untuk membangun daerah ini.

Bukan hanya harus institusi pemerintah tapi institusi swasta juga mampu mendorong peningkatan kualitas sumberdaya manusia melalui sektor pendidikan dan perguruan tinggi.

“Oleh karena itu tentunya selaku pemerintah daerah mengapresiasi kehadiran perguruan tinggi universitas sulbar manarang yang mampu melahirkan sarjana-sarjana,” ujar Suhardi Duka

Meski demikian gubernur, Suhardi Duka menyebut masih adanya ketidaksesuaian antara kompetensi lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja.

Ia mencontohkan seperti keperawatan. Hampir perguruan tinggi semua melahirkan perawat tapi lembaga lembaga institusi kesehatan kita tidak mampu lagi menampung. Jadi salah satu jalan adalah orientasi untuk bekerja di luar negeri.

“Nah orang bekerja di luar negeri tidak bisa kalau tidak tahu bahasa. Bahasa dimana yang akan kamu tuju. Kalau jepang ya Jepang, kalau Korea ya Korea, kalau Arab Saudi ya bahasa Arab,” jelas SDK.

Namun demikian, SDK meyakini bahwa sarjana itu akan bisa menyesuaikan dirinya. “Orang yang pintar pasti mampu menangkap peluang. Sarjana apapun dia,” pungkasnya. (Rls)

Facebook Comments Box

Read More

Samsul Mahmud Ajak Warga Dukung Sekolah Rakyat, Serahkan Bantuan untuk Masjid di Luyo

14 June 2026 - 23:12 WIT

Sulbar Raih WTP ke-12 Kalinya, Gubernur Suhardi Duka Tegaskan Komitmen Penuh Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK RI

13 June 2026 - 23:06 WIT

Dorong Pembangunan RS Rujukan KJSU-KIA, Gubernur Suhardi Duka dan Kepala Daerah Se-Sulbar Temui Kemenkes

11 June 2026 - 19:03 WIT

Bupati Polman Ingatkan ASN Hindari Gratifikasi dan Pungli dalam Pelayanan Publik

11 June 2026 - 00:10 WIT

Junda Maulana Minta OPD Tingkatkan Kualitas Data, BPS Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi

11 June 2026 - 00:04 WIT

Trending on Advertorial