Menu

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Suhardi Duka Motivasi 1.476 Patriot Muda, Hasil Riset Diminta Jadi Dasar Kebijakan Transmigrasi Sambut Kunjungan Bappenas, Dinas Perkebunan Sulbar Survei Sentra Kakao di Pammulukang Festival Seni Boyang Kayyang Hidupkan Ruang Publik, Kolaborasi Seni dan UMKM Perkuat IPK Sulbar BRIN dan Pemprov Sulbar Sepakat Perkuat Sinergi, MoU Jadi Tahap Selanjutnya Bupati Polman Perjuangkan Percepatan Pembangunan Infrastruktur Jalan Kawasan Tertinggal Melalui Forum Strategis KPPD Kemendagri Langkah Nyata SDK untuk Nelayan: Tambak Rakyat 400 Ha Direvitalisasi, 50 Desa Pedalaman Dapat Tambak Air Tawar

Daerah

Proyek Strategis Nasional, Gubernur Pastikan SPAM Regional Memberi Manfaat untuk Semua Pihak

badge-check


					Proyek Strategis Nasional, Gubernur Pastikan SPAM Regional Memberi Manfaat untuk Semua Pihak Perbesar

Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka, memimpin rapat pembahasan draft nota kesepakatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) regional Majene–Polewali Mandar (Polman), Jumat, 20 Februari 2026.

Rapat tersebut digelar untuk membahas sejumlah poin dalam draf Memorandum of Understanding (MoU) yang dinilai belum sepenuhnya menciptakan rasa keadilan bagi kedua kabupaten.

Gubernur Suhardi Duka menegaskan, proyek SPAM regional tersebut merupakan proyek strategis nasional sekaligus kebutuhan mendesak masyarakat, khususnya dalam penyediaan air bersih bagi Kabupaten Majene dan Polman.

“Ini proyek strategis nasional dan menjadi kebutuhan masyarakat, yaitu pengadaan air bersih yang mencakup dua kabupaten, Majene dan Polman, dengan nilai kurang lebih Rp300 miliar,” ujar Suhardi Duka.

Namun demikian, ia mengakui saat ini terdapat hambatan pada aspek kesepakatan kerja sama antar daerah. “Saat ini ada hambatan karena MoU-nya belum menciptakan rasa adil di dua kabupaten. Karena itu saya panggil hari ini dan meminta supaya kita tiba pada satu titik yang sama-sama menguntungkan,” tegasnya.

Menurutnya, dalam proyek strategis tersebut tidak boleh ada pihak yang merasa dirugikan. “Tidak ada yang lose, semua harus untung,” pungkas Suhardi Duka.

Gubernur Suhardi Duka pun meminta agar rancangan MoU yang disusun oleh balai terkait dikaji secara cermat, termasuk menyampaikan keberatan jika terdapat poin yang dinilai belum sesuai.

“Saya minta supaya rancangan MoU dari balai itu dipelajari. Kalau memang ada yang diprotes, sampaikan apa yang diprotes, nanti kita rapatkan kembali,” tuturnya.

Ia berharap, melalui pembahasan lanjutan, kedua pemerintah kabupaten dapat mencapai kesepakatan bersama demi kelancaran proyek SPAM regional tersebut, sehingga manfaat penyediaan air bersih dapat segera dirasakan masyarakat di Majene dan Polman. (Rls)

Facebook Comments Box

Read More

Suhardi Duka Motivasi 1.476 Patriot Muda, Hasil Riset Diminta Jadi Dasar Kebijakan Transmigrasi

27 July 2026 - 14:45 WIT

Sambut Kunjungan Bappenas, Dinas Perkebunan Sulbar Survei Sentra Kakao di Pammulukang

26 July 2026 - 21:08 WIT

Festival Seni Boyang Kayyang Hidupkan Ruang Publik, Kolaborasi Seni dan UMKM Perkuat IPK Sulbar

25 July 2026 - 21:55 WIT

BRIN dan Pemprov Sulbar Sepakat Perkuat Sinergi, MoU Jadi Tahap Selanjutnya

25 July 2026 - 10:56 WIT

Bupati Polman Perjuangkan Percepatan Pembangunan Infrastruktur Jalan Kawasan Tertinggal Melalui Forum Strategis KPPD Kemendagri

24 July 2026 - 08:13 WIT

Trending on Advertorial