Menu ✖

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Empat Bulan Kekurangan Air Bersih, BPBD Polman Salurkan Bantuan ke Ponpes Salafiyah Parappe Gubernur Sulbar: Kuatnya Pramuka Jadi Wadah Cetak SDM Berkarakter Pejuang Muda Mandar untuk Panca Daya Hadiri Pembukaan Karate Piala Panglima TNI, Gubernur SDK: Anak Muda Harus Punya Nilai Juang Tinggi di Tengah Persaingan Global Malam Kenal Pamit Kapolda Sulbar, Gubernur Suhardi Duka: Peran Polisi Sangat Tinggi Sukseskan Pembangunan, Perlu Sinergi Kuat Gubernur Suhardi Duka Harap Media Siber Bantu Masyarakat Pilah Informasi dan Tangkal Hoaks Gubernur Suhardi Duka Terima Manager PLN UP2K Sulbar, Bahas Percepatan Lisdes dan Peningkatan Elektrifikasi Sulbar

Daerah

Pasien BPJS Tertahan Rujukan, Wagub Sulbar Salim S. Mengga Turun Tangan

badge-check


					Pasien BPJS Tertahan Rujukan, Wagub Sulbar Salim S. Mengga Turun Tangan Perbesar

MAMUJU — Seorang pasien peserta BPJS Kesehatan di Kabupaten Mamuju, yang sempat tertahan rujukan akibat tunggakan iuran kini telah mendapatkan penanganan medis setelah Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S. Mengga turun tangan, senin (22/12/2025).

Pasien bernama Pase (75), warga Desa Salukayu, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju, sebelumnya membutuhkan penanganan lanjutan. Namun, proses rujukan dari Puskesmas Topore belum dapat dilakukan karena status kepesertaan BPJS Kesehatan pasien tercatat menunggak iuran.

Example 728x250

Kondisi tersebut membuat keluarga pasien kesulitan, mengingat keterbatasan ekonomi yang tidak memungkinkan mereka menempuh jalur pengobatan umum. Informasi mengenai kondisi pasien kemudian disampaikan masyarakat melalui media sosial dan mendapat perhatian pemerintah daerah.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Wakil Gubernur Sulawesi Barat segera berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk BPJS Kesehatan dan manajemen rumah sakit, untuk mencari solusi atas kendala administratif yang dihadapi pasien.

Hasil koordinasi itu memungkinkan pasien akhirnya memperoleh surat rujukan dan mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Regional Sulawesi Barat. Pihak keluarga menyampaikan apresiasi atas respons cepat pemerintah daerah.

Wakil Gubernur Sulawesi Barat menegaskan bahwa akses terhadap layanan kesehatan merupakan hak dasar masyarakat. Ia meminta agar pelayanan kesehatan tetap mengedepankan aspek kemanusiaan dan tidak semata-mata terhambat persoalan administratif, terutama dalam situasi mendesak.

Kasus ini menjadi perhatian pemerintah daerah untuk mendorong perbaikan koordinasi layanan kesehatan, sehingga kejadian serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari, tutup Wagub.

Facebook Comments Box

Read More

Empat Bulan Kekurangan Air Bersih, BPBD Polman Salurkan Bantuan ke Ponpes Salafiyah Parappe

10 October 2026 - 11:21 WIT

Gubernur Sulbar: Kuatnya Pramuka Jadi Wadah Cetak SDM Berkarakter Pejuang Muda Mandar untuk Panca Daya

10 October 2026 - 09:22 WIT

Hadiri Pembukaan Karate Piala Panglima TNI, Gubernur SDK: Anak Muda Harus Punya Nilai Juang Tinggi di Tengah Persaingan Global

10 October 2026 - 09:18 WIT

Malam Kenal Pamit Kapolda Sulbar, Gubernur Suhardi Duka: Peran Polisi Sangat Tinggi Sukseskan Pembangunan, Perlu Sinergi Kuat

10 October 2026 - 09:15 WIT

Gubernur Suhardi Duka Harap Media Siber Bantu Masyarakat Pilah Informasi dan Tangkal Hoaks

9 October 2026 - 09:18 WIT

Trending on Advertorial