Menu

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Suhardi Duka Motivasi 1.476 Patriot Muda, Hasil Riset Diminta Jadi Dasar Kebijakan Transmigrasi Sambut Kunjungan Bappenas, Dinas Perkebunan Sulbar Survei Sentra Kakao di Pammulukang Festival Seni Boyang Kayyang Hidupkan Ruang Publik, Kolaborasi Seni dan UMKM Perkuat IPK Sulbar BRIN dan Pemprov Sulbar Sepakat Perkuat Sinergi, MoU Jadi Tahap Selanjutnya Bupati Polman Perjuangkan Percepatan Pembangunan Infrastruktur Jalan Kawasan Tertinggal Melalui Forum Strategis KPPD Kemendagri Langkah Nyata SDK untuk Nelayan: Tambak Rakyat 400 Ha Direvitalisasi, 50 Desa Pedalaman Dapat Tambak Air Tawar

Daerah

Aksi Penipuan Berkedok Bantuan Masjid, Pelaku Kembali Catut Nama Wagub Sulbar

badge-check


					Aksi Penipuan Berkedok Bantuan Masjid, Pelaku Kembali Catut Nama Wagub Sulbar Perbesar

MAMUJU — Modus penipuan dengan mencatut nama pejabat daerah kembali marak. Kali ini, seorang pelaku kembali menggunakan nama Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S. Mengga, untuk menipu sejumlah pihak dengan dalih memberikan bantuan pembangunan masjid, Jum’at (12/12/2025).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pelaku menghubungi pengurus masjid dan mengaku sebagai perantara Wakil Gubernur yang hendak menyalurkan bantuan dana. Untuk meyakinkan korban, pelaku mengirimkan bukti slip transfer yang ternyata belakangan diketahui palsu.

Tak berhenti di situ, pelaku juga meminta pihak masjid atau penerima bantuan untuk meneruskan sebagian dana tersebut kepada sebuah yayasan tertentu, sebagai bagian dari “amanah” dari Wakil Gubernur. Padahal, seluruh rangkaian informasi dan bukti transfer itu tidak pernah ada.

Pihak Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menegaskan bahwa Wakil Gubernur tidak pernah menugaskan siapapun untuk menghubungi masyarakat terkait bantuan pembangunan masjid, apalagi meminta penerusan dana ke pihak lain.

Sespri Wakil Gubernur Ardhi Amanah, juga angkat bicara. Ia menegaskan bahwa aksi penipuan yang mengatasnamakan Wakil Gubernur ini kembali terjadi dan meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati.

“Kami menegaskan, tidak ada bantuan yang disalurkan Wakil Gubernur melalui perantara pribadi, apalagi meminta penerusan dana. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dan segera melakukan pengecekan jika menerima informasi serupa,” ujarnya.

Pemerintah mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap modus penipuan yang memanfaatkan nama pejabat demi keuntungan pribadi. Kasus ini kini tengah dilacak lebih lanjut agar pelaku dapat segera ditindak.

 

Facebook Comments Box

Read More

Suhardi Duka Motivasi 1.476 Patriot Muda, Hasil Riset Diminta Jadi Dasar Kebijakan Transmigrasi

27 July 2026 - 14:45 WIT

Sambut Kunjungan Bappenas, Dinas Perkebunan Sulbar Survei Sentra Kakao di Pammulukang

26 July 2026 - 21:08 WIT

Festival Seni Boyang Kayyang Hidupkan Ruang Publik, Kolaborasi Seni dan UMKM Perkuat IPK Sulbar

25 July 2026 - 21:55 WIT

BRIN dan Pemprov Sulbar Sepakat Perkuat Sinergi, MoU Jadi Tahap Selanjutnya

25 July 2026 - 10:56 WIT

Langkah Nyata SDK untuk Nelayan: Tambak Rakyat 400 Ha Direvitalisasi, 50 Desa Pedalaman Dapat Tambak Air Tawar

23 July 2026 - 18:49 WIT

Trending on Advertorial