Menu

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Sekda Sulbar Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Polman, Target Rampung 31 Agustus 2026 Gubernur Sulbar Hadiri Peringatan Hari Mamuju, Bumi Manakarra Terus Mengalami Kemajuan Sekda Junda: Penilaian Jamsostek Award untuk Pastikan Perlindungan Ketenagakerjaan di Sulbar Sekda Junda Pimpin Rakor SAKIP 2026: Target Nilai Lebih Tinggi, 2027 Kita Kejar Predikat A Gubernur Sulbar Minta Penyuluh Pertanian Jadi Motor Swasembada Pangan, Targetkan IP Naik Jadi 2 Festival Rakyat Nusantara 2026 Resmi Dibuka, Sekda Sulbar Sebut UMKM Penopang Ekonomi Daerah

Advertorial

Suhardi Duka Ajak Alumni Hipermaju Bersatu Majukan Daerah Meski Berbeda Pilihan

badge-check


					Suhardi Duka Ajak Alumni Hipermaju Bersatu Majukan Daerah Meski Berbeda Pilihan Perbesar

MAMUJU — Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka, mengenang perjalanan masa mudanya saat menempuh pendidikan di Makassar dalam acara buka puasa dan salat tarawih bersama alumni Hipermaju Sulbar, Senin, 16 Maret 2026.

Dalam sambutannya, Gubernur Suhardi Duka yang merupakan salah satu alumni Hipermaju menegaskan bahwa Hipermaju memiliki peran besar dalam perjalanan banyak tokoh di Mamuju.

“Tidak ada orang besar di Mamuju yang tidak melalui Hipermaju,” kata Suhardi Duka.

Ia menceritakan bahwa kehidupan mahasiswa pada masa lalu jauh lebih berat dibandingkan sekarang. Mahasiswa, kata dia, benar-benar harus berjuang untuk menyelesaikan kuliah. Menurutnya, pada masa itu mahasiswa dari perguruan tinggi swasta seperti yang kuliah di Makassar harus mengikuti ujian negara dengan tingkat kelulusan yang sangat ketat.

“Biasa enam mata kuliah, satu yang lulus. Jadi kalau ada yang selesai lima tahun, enam tahun, tujuh tahun, itu sudah hebat,” ujarnya.

Bahkan, kata dia, tidak sedikit mahasiswa yang terpaksa pulang ke kampung halaman setelah meraih gelar sarjana muda (BA) karena keterbatasan ekonomi keluarga. Gubernur Suhardi Duka juga mengungkapkan bahwa harapan orang tua pada masa itu menyekolahkan anak ke Makassar umumnya hanya satu, yakni agar menjadi pegawai negeri sipil.

“Kalau anaknya sudah jadi PNS, apalagi sarjana, itu sudah dianggap jadi manusia,” kata Suhardi Duka sambil mengenang pandangan masyarakat saat itu.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Suhardi Duka juga berbagi kisah kehidupan pribadinya. Ia menikah saat masih berstatus mahasiswa semester tiga pada tahun 1983.
Selama satu setengah tahun ia tinggal di asrama mahasiswa, kemudian setelah menikah ia tinggal di rumah mertuanya.

“Sebelas bulan setelah saya kawin, lahir anak pertama tahun 1984,” tuturnya.

Ia mengaku tidak pernah membayangkan perjalanan hidupnya akan membawanya menjadi bupati, anggota DPR RI hingga akhirnya menjabat sebagai gubernur.

“Tidak ada yang mengira bahwa kita akan bisa jadi bupati, jadi anggota DPR RI, apalagi jadi gubernur. Itulah perjalanan hidup manusia,” pungkas Suhardi Duka.

Meski demikian, Gubernur Suhardi Duka menegaskan bahwa dalam hidupnya selalu fokus pada bidang yang ditekuni dan berusaha mempelajarinya secara mendalam.

“Saya tidak setengah-setengah kalau terjun pada suatu bidang. Saya pelajari betul dan pahami betul,” ujarnya.

Gubernur Suhardi Duka juga menekankan pentingnya menjaga persahabatan dan silaturahmi meskipun memiliki perbedaan pandangan. Ia mengaku tidak suka bertengkar, meski sering memiliki perbedaan sikap dengan orang lain.

“Beda pendapat itu biasa, tapi silaturahmi dan persahabatan harus tetap terjaga,” tegas Suhardi Duka.

Menurutnya, banyak alumni Hipermaju yang kini telah memberi warna dalam perjalanan pembangunan di Provinsi Sulbar, khususnya di Kabupaten Mamuju. Ia menyebut sejumlah tokoh alumni Hipermaju yang telah menduduki jabatan penting, mulai dari bupati, wakil bupati hingga anggota DPRD.

Karena itu, ia mengajak seluruh alumni untuk tetap menjaga persatuan di dalam organisasi meskipun memiliki latar belakang dan pilihan politik yang berbeda.

“Silakan berbeda pendapat, berbeda partai, berbeda warna. Tapi kalau sudah di Hipermaju, kita satu wadah bagaimana memajukan daerah,” tutupnya.(Rls)

Facebook Comments Box

Read More

Sekda Sulbar Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Polman, Target Rampung 31 Agustus 2026

14 July 2026 - 22:48 WIT

Gubernur Sulbar Hadiri Peringatan Hari Mamuju, Bumi Manakarra Terus Mengalami Kemajuan

14 July 2026 - 22:45 WIT

Sekda Junda: Penilaian Jamsostek Award untuk Pastikan Perlindungan Ketenagakerjaan di Sulbar

13 July 2026 - 23:39 WIT

Sekda Junda Pimpin Rakor SAKIP 2026: Target Nilai Lebih Tinggi, 2027 Kita Kejar Predikat A

13 July 2026 - 23:37 WIT

Gubernur Sulbar Minta Penyuluh Pertanian Jadi Motor Swasembada Pangan, Targetkan IP Naik Jadi 2

13 July 2026 - 17:03 WIT

Trending on Advertorial